Hukum

Misteri Sepatu Hitam Milik Sisca Yofie

Monday, 17 Februari 2014 | View : 909

BANDUNG-SBN.

Dalam sidang lanjutan kasus tewasnya tewasnya Kepala Cabang Bandung, PT. Verena Multi Finance Tbk., Bandung, Jawa Barat, korban yang bernama Franceisca Yofie alias Sisca (34) di Jalan Cipedes Tengah RT07/RW01, Kelurahan Cipedes, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat pada penghujung bulan suci Ramadhan 2013 yakni Senin (5/8/2013) silam dengan dua tersangka yaitu Wawan alias Awing (39) dan Ade Ismayadi alias Epul (24) di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Senin (17/2/2014) siang, terkuak fakta baru yang diungkapkan para saksi.

Salah satu kesaksian yang cukup mencengangkan adalah hilangnya sepasang sepatu hak setinggi sekira 10 sentimeter. Padahal sepatu itu adalah yang terakhir dipakai Sisca Yofie sebelum tewas.

Kesaksian itu‎ diungkapkan seorang perempuan bernama Yati yang rumahnya tidak jauh dari kos Sisca Yofie. Yati, tetangga kos Sisca Yofie mengaku, dirinya menemukan sepasang sepatu itu yang berada tidak jauh dari mobilnya Sisca Yofie yang terparkir, di depan rumah kosannya, sekitar pukul 19.00 WIB, hari ketika Sisca Yofie tewas. “Waktu itu saya jalan dari atas, lihat ada mobil. Sekitar dua meter dari situ saya lihat ada satu sepatu‎, awalnya saya enggak begitu tertarik. Pas jalan lagi ketemu lagi pasangan dari sepatu itu,” jelas Yati, saat bersaksi di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Senin (17/2/2014).

Yati pun berinsiaitif mengamankan sepasang sepatu itu di pinggir jalan. "Saya simpan, terus turun ke bawah. Di situ banyak orang yang ngomongin soal pembunuhan. Saya bilang, mungkin itu sepatunya yang saya temukan dan disimpan di sana," tuturnya.

Singkat cerita, di hari ‎yang sama sekitar pukul 23.00 WIB, Yati kedatangan dan kehadiran dua orang polisi berpakaian preman atau sipil menanyakan perihal keberadaan sepatu yang ditemukannya. Yati pun langsung menunjukkan lokasi dia menyimpannya dan menyerahkan sepasang sepatu itu kepada polisi. Bahkan, dia sendiri langsung menyerahkan sepasang sepatu itu terhadap seorang polisi berseragam. "Tapi tidak tahu itu polisi dari mana. Saya kasih (sepatu) tanpa tanda terima," terangnya.

Di tempat sama, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rinaldi Umar memaparkan bahwa sepatu tersebut dinyatakan hilang oleh pihak kepolisian. “Sepatu itu tidak ada. Dan sekarang masuk dalam Daftar Pencarian Barang (DPB) kepolisian,” jelas Jaksa Rinaldi Umar kepada majelis hakim.

Selain sepatu, ada barang lain yang tidak dijadikan barang bukti, yakni adalah sebuah BlackBerry jenis Javelin yang ditemukan oleh anak buah Sisca Yofie bernama Kemal di dekat tempat kosannya. “Jadi waktu itu saya dapat kabar katanya beliau meninggal. Lalu saya datang ke lokasi. Di dekat tempat kosnya saya menemukan BlackBerry Javelin itu masih menyala,” ungkap Kemal.

Namun dalam persidangan, ‎BlackBerry yang ditemukan Kemal itu tidak juga dijadikan barang bukti.

Sidang lanjutan kasus tewasnya Sisca Yofie ini akan kembali digelar pada Senin (24/2/2014) dengan agenda pemeriksaan kedua terdakwa, yakni Wawan alias Awing (39) dan Ade Ismayadi alias Epul (24). (sin/mer/oke)

See Also

Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.787.752 Since: 05.03.13 | 0.133 sec