Nasional

BNPB: Pergerakan Abu Vulkanik Gunung Kelud Tinggalkan Jawa

Saturday, 15 Februari 2014 | View : 608

JAKARTA-SBN.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta kewaspadaan di jalur penerbangan kawasan barat Sumatera, menyusul pergerakan abu hasil letusan Gunung Kelud. Permintaan itu dikeluarkan berdasarkan peringatan dari Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) yang berpusat di Washington untuk Region Indonesia (BMKG) pada Sabtu (15/2/2014) pukul 10.00 WIB. ”Sebaran abu vulkanik di udara sebagian besar telah meninggalkan Jawa dan Sumatera dan mengarah ke Samudera Indonesia barat Sumatera,” ungkap Juru Bicara BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

Dalam kaitan itu, imbuhnya, VAAC mengeluarkan rekomendasi agar pesawat tidak melintas di area tersebut. Aktivitas penerbangan diminta menunggu hasil evaluasi otoritas masing-masing wilayah. Saat ini masih dilakukan pembersihan di semua bandara.

Namun, Pelaksana Tugas Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang S. Ervan mengatakan, abu Gunung Kelud dipastikan tidak mengganggu rute penerbangan di sekitar Sumatera, karena penerbangan domestik maupun internasional umumnya berada pada ketinggian 30-35 ribu kaki.

Adapun posisi debu vulkanis akibat letusan Kelud yang mencapai Samudera Hindia di bagian barat Pulau Sumatera berada pada ketinggian 65.000 kaki.

Lebih lanjut, Bambang S. Ervan menyebutkan, terkait dengan dampak letusan gunung berapi, di kalangan penerbangan telah berlaku mekanisme khusus penyampaian informasi yang dilakukan secara detail dan selalu di-up to date.

Terkait dengan meletusnya Gunung Kelud, Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan selaku otoritas penerbangan sipil di Indonesia telah mengeluarkan ash volcanic hazard to airmen (Astham).

Astham merupakan dokumen yang berisi data titik-titik koordinat di dalam rute penerbangan yang terkena dampak debu vulkanis.

Perumusan Astham berdasarkan data yang diperoleh dari berbagai lembaga, di antaranya VAAC, BMKG, dan PVMBG.

Berdasarkan Astham inilah Ditjen Perhubungan Udara mengeluarkan notice to airmen kepada bandara yang terkena dampak sehingga perlu berhenti operasi terlebih dahulu.

Penutupan dan pembukaan kembali bandar udara yang terkena dampak juga diputuskan berdasarkan laporan evaluasi lapangan masing-masing pengelola bandara. ”Jadi tidak boleh sembarangan pihak menyampaikan informasi menyangkut dampak gangguan letusan gunung berapi terhadap penerbangan. Informasi yang sepotong-sepotong dapat menimbulkan penafsiran yang salah di tengah publik,” jelas Bambang S. Ervan. (sm)

See Also

Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Ajari Anak-Anak Di Desa TMMD Tentang Kebersihan Lingkungan
Permudah Media Akses Berita, Dirikan Posko Penerangan Di Lokasi TMMD
Balai Desa Kalikondang Disiapkan Sebagai Poskotis TMMD Reguler Ke-105
Sosok Tenaga Teknis Yang Akan Menyukseskan TMMD
Maturnuwun Pak Tentara, Jalan Beton Ini Sudah Ditunggu Warga
Excavator Menjadi Pusat Perhatian Anak-Anak Pada TMMD Kodim 0716/Demak
Pedagang Es Tebu Raup Untung, Berkat TMMD
Dibalik Layar TMMD Reg Ke-105 Kodim 0716/Demak
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.604.222 Since: 05.03.13 | 0.1317 sec