Hukum

KPK Sudah Sita 32 Mobil Mewah Wawan

Friday, 14 Februari 2014 | View : 1026

JAKARTA-SBN.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menyita 32 mobil mewah yang diduga milik adik Gubernur provinsi Banten Ratu Atut Chosiyah dan suami dari Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany, Tubagus Chaery Wardana alias Wawan terkait kasus penyuapan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar.

KPK terakhir menyita enam mobil yang dua diantaranya Toyota Alphard Vellfire, satu mobil BMW, dua Mitsubishi Pajero Sport, satu Suzuki APV, dan satu Mini Cooper pada Kamis (13/2/2014).

“Mobil Mini Cooper disita dari Herdian dari rumahnya di BSD (Bumi Serpong Damai),” beber Juru Bicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo.

KPK sebelumnya telah menyita mobil lain adalah Honda CRV hitam dengan nomor polisi B-710-MED dari Ketua Harian Badan Anggaran DPRD Banten, Media Warman, Mercedes Benz bernomor polisi B 818 WWN dan Toyota Alphard Vellfire berplat nomor B 818 TTA dari kediaman rumah Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Pandeglang Gunawan, Ketua Dewan Pimpinan Daerah II Partai Golkar Kabupaten Pandeglang, Banten, serta Honda CRV dari anggota DPRD Banten Fraksi Demokrat, Sonny Indra Djaya. Semua kepemilikan mobil dari sejumlah anggota DPRD Banten itu pun masih terkait Wawan.

Juru Bicara KPK Johan Budi SP. mengatakan, kecurigaan lembaganya muncul karena mobil-mobil itu masih atas nama Tubagus Chaery Wardana. Mobil-mobil itu pun, baru dikembalikan usai para anggota Dewan diperiksa. Mereka beralasan mobil itu pinjaman.  "Kalau pinjaman, kok ada yang plat nomornya sesuai dengan inisial anggota DPRD?" ujar dia.

Mobil itu adalah Honda CRV B-287-SON. STNK mobil tersebut atas nama Tubagus Chaery Wardana. Penyitaan mobil Jennifer Dunn menambah panjang daftar mobil yang disita KPK dari Wawan. Sebelumnya, KPK menyita mobil Honda CRV B-710-MED hitam dari Ketua Harian Badan Anggaran DPRD Banten, Media Warman. Kepemilikan mobil dari Media Warman itu pun masih atas nama Tubagus Chaery Wardana.

Kemudian, pada Kamis (13/2/2014) malam, KPK kembali menyita dua Toyota Alphard Vellfire, satu sedan BMW, dan satu Mitsubishi Pajero Sport. Salah satunya, mobil yang disita dari Ketua DPRD Banten Aeng Haerudin.

Selain kepada Jennifer Dunn, adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah itu juga diduga memberikan mobil kepada sejumlah anggota DPRD Banten.

Pengacara Wawan, Maqdir Ismail, mengatakan bahwa kliennya hanya meminjamkan mobil-mobil itu kepada anggota DPRD Banten. Menurut dia, Wawan kerap meminjamkan mobil kepada sejumlah pihak atas dasar pertemanan.

Terkait dugaan pencucian uang dalam kasus Wawan, KPK telah menyita sekitar 32 mobil dan sebuah motor gede (moge) Harley-Davidson yang diduga milik Wawan. Beberapa di antaranya merupakan mobil mewah bermerek Lexus RS 460L hitam bernomor polisi B 888 ARD, Nissan GTR B 888 GAW, Land Cruiser hitam B 888 TCW, Lamborghini Aventador B 888 WAN, Ferrari merah B 888 GIF, Bentley Continental, dan Rolls-Royce Flying Spur B 888 CHW serta satu motor gede Harley Davidson B 3484 NWW.

Mobil mewah antara lain mobil Rolls Royce, Lamborghini, Bentley, dan Ferrari bahkan bukan ditemukan di rumah Wawan, tapi di satu show room di Tanah Abang, Jakarta Pusat karena mobil-mobil tersebut dibeli melalui perusahaan leasing sehingga masih dalam proses kredit.

Menurut Juru Bicara KPK, Johan Budi SP., KPK masih belum selesai melacak harta Wawan yang diduga berasal dari tindak pidana.

Johan Budi SP. juga mengatakan, saat ini penyidik KPK sedang mendalami sejumlah harta Wawan, panggilan Tubagus Chaery Wardana, termasuk mobil yang diberikan kepada sejumlah politikus. Di antara politikus itu adalah Ketua DPRD Banten Aeng Chaeruddin. Jika benar ada pemberian itu, politikus itu bisa terkena pasal gratifikasi. 

Hingga kemarin, dudah dua anggota DPRD Banten yang menyerahkan mobil ke KPK. Mobil-mobil itu merupakan pemberian dari suami Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), yang saat ini menjadi tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Adik Gubernur provinsi Banten dan suami dari Wali Kota Tangerang Selatan ini, Tubagus Chaery Wardana dikenakan sangkaan pencucian uang dari dua Undang-undang yaitu Pasal 3 dan Pasal 4 UU No.8/2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Tersangka juga diduga melanggar Pasal 3 ayat (1) dan atau Pasal 6 ayat (1) UU No.15 Tahun 2002 sebagaimana diubah berdasarkan UU No.25 Tahun 2003 tentang TPPU jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman pidana terhadap orang yang melanggar pasal tersebut adalah penjara paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar.

Tubagus Chaery Wardana juga menjadi tersangka untuk tiga perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yaitu pemberian suap terkait penanganan dan pengurusan perkara sengketa Pemilukada Kabupaten Lebak, Banten di MK.

Suami dari Airin Rachmi Diany ini juga sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Alat Kesehatan (Alkes) Kedokteran Umum di Puskesmas Kota Tangerang Selatan Tahun Anggaran (TA) 2012.

Adik Gubernur provinsi Banten nonaktif Ratu Atut Chosiyah tersebut juga disangkakan kasus dugaan korupsi pengadaan Alkes Provinsi Banten.

Berdasarkan Laporan Kekayaan Harta Penyelenggara Negara (LHKPN) milik istri Wawan yang juga Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany tertanggal 24 Agustus 2010, hartanya mencapai Rp 103 miliar, dengan Rp 22,1 miliar diantaranya berupa mobil-mobil mewah. (tem/ant)

See Also

Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.787.718 Since: 05.03.13 | 0.1428 sec