Hukum

Kasus Wawan, KPK Kembali Sita Sebuah Mobil

JAKARTA-SBN.

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyita sebuah mobil mewah terkait kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) tersangka Tubagus Chaery Wardana alias Wawan yang merupakan adik Gubernur provinsi Banten Ratu Atut Chosiyah.

Mobil mewah Toyota Vellfire putih bernomor polisi B 510 JDC itu disita dari rumah seorang artis yang pemain sinetron bernama Jennifer Dunn. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sebuah mobil Toyota Vellfire dari kediaman artis Jennifer Dunn di Jalan Bangka, Jakarta Selatan. Diduga mobil tersebut milik Tubagus Chaery Wardana alias Wawan.

Juru Bicara KPK, Johan Budi SP., membenarkan penyitaan mobil berwarna putih dengan nomor polisi B 510 JDC tersebut oleh tim penyidik. Terkait Toyota Vellfire, Johan Budi SP. mengatakan mobil tersebut dari kediaman artis cantik Jennifer Dunn di Jalan Bangka, Jakarta Selatan pada Rabu (12/2/2014) sore. “Terkait dengan penanganan perkara dugaan TPPU untuk tersangka TCW (Tubagus Chaery Wardana) tadi sore, penyidik KPK telah melakukan penyitaan kembali terhadap sebuah mobil Toyota Vellfire berwarna putih B 510 JDC di kediaman milik Jennifer Dunn di Jalan Bangka, Jakarta Selatan," ungkap Johan Budi Sapto Prabowo di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2014). "Mobil disita dari kediaman milik Jennifer Dunn, di Jalan Bangka, Jakarta Selatan," beber Juru Bicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo Rabu (12/2/2014) malam.

Mobil tersebut diduga berkaitan dengan Tindakan Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh Wawan. Menurut Johan Budi SP., penyidik KPK menyita mobil tersebut karena diduga terkait dengan pencucian uang yang dilakukan Wawan.

Terkait nama dalam STNK, Juru Bicara KPK Johan Budi SP. mengaku belum mendapat informasi dari penyidik KPK. Meski begitu, mobil tersebut sudah disita dan kini sudah berada di kantor KPK.

Namun Johan Budi SP. belum memastikan nama di STNK apakah sudah berganti nama Jennifer Dunn atau belum. "STNK belum tahu atas nama siapa. Saya tidak tahu kaitannya, masih didalami," urainya. "Karena diduga mobil ini terkait dengan TCW (Tubagus Chaery Wardana). Sejauh mana informasi detailnya tentu penyidik yang tahu," ungkap Johan Budi SP.

Ditanya mengenai kemungkinan Jennifer Dunn dipanggil oleh tim penyidik KPK, Johan Budi SP. mengatakan, "Bisa saja (dipanggil KPK) untuk nanti dimintai klarifikasi,” tuturnya.

Lebih lanjut, dia juga mengatakan kemungkinan Jennifer Dunn juga akan dipanggil untuk dimintai keterangan terkait penyitaan tersebut. “KPK akan segera melakukan pemeriksaan terhadap Jennifer. Namun belum diketahui jadwal pastinya,” ungkap Johan Budi SP.

Sekadar diketahui, KPK telah menyita 27 mobil yang diduga terkait dengan Wawan. KPK sendiri masih terus melakukan pengusutan harta yang diduga milik Wawan dan terindikasi sebagai TPPU.

Adapun KPK memang sedang menelusuri TPPU adik Ratu Atut Chosiyah dan suami dari Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany tersebut. Mencuat kabar, selain ke Jennifer Dunn, Wawan juga disebutkan banyak menyalurkan hartanya yang diduga dari hasil tindak pidana ke sejumlah artis Ibukota.

KPK menahan suami Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany, Tubagus Chaery Wardana alias Wawan sejak 4 Oktober 2013. Adik kandung Gubernur provinsi Banten, Ratu Atut Chosiyah ini Tubagus Chaery Wardana alias Wawan ditetapkan sebagai tersangka sejumlah kasus korupsinya di KPK dan dijerat kasus berlapis. Selain merupakan tersangka kasus dugaan suap di pengurusan dan penanganan perkara sengketa Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Lebak, Banten di Mahkamah Konstitusi (MK), Tubagus Chaery Wardana alias Wawan menjadi tersangka kasus dugaan korupsi terkait proyek pengadaan sarana dan prasarana alat kesehatan (alkes) kedokteran umum di Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang Selatan Tahun Anggaran (TA) 2012 dan terjerat juga kasus dugaan korupsi terkait proyek pengadaan sarana dan prasarana alat kesehatan (alkes) di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Banten Tahun Anggaran (TA) 2011-2013.

Terakhir, tak sampai disitu, belakangan KPK menemukan bukti dugaan pencucian uang dari suami Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany tersebut. Tubagus Chaery Wardana juga disangka dan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Sejauh ini KPK sudah menyita sejumlah hartanya demi kepentingan penyidikan. Harta-harta itu disita lantaran diduga berasal dari Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Terkait dugaan pencucian uang Wawan, KPK sebelumnya mengklaim bahwa adik Gubernur provinsi Banten Ratu Atut Chosiyah ini memiliki 100 item lebih aset. Di antaranya kamar kos-kosan yang disewakan di Bandung, Jawa Barat. KPK juga telah menyita 22 mobil dan sebuah motor gede (moge) Harley Davidson yang diduga milik Wawan. Beberapa diantaranya merupakan mobil super mewah bermerek Lamborghini, Ferrari, Bentley, dan Rolls Royce. (tri/oke/jos)

See Also

Kasat Narkoba Polres Demak Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba
Wujudkan Keamanan Dan Ketertiban Babinsa Dapat Pembekalan Dari Kasat Intelkam Polres Demak
Pendukung La Nyalla Mahmud Mattalitti Sebut Kejaksaan Tidak Tahu Diri
Amarah Presiden Joko Widodo Pada Pembunuh Yuyun
12 Pemerkosa Gadis 14 Tahun Di Bengkulu Dibekuk Polisi
Polri Mempersilakan Lapor Terkait Kejanggalan Kasus JIS
Polisi Amankan Tiga Provokator Kerusuhan Lapas Banceuy
Polda Metro Jaya Tunggu Petunjuk Kejaksaan Soal Jessica Kumala Wongso
Hartawan Aluwi Diserahkan Ke Kejaksaan Agung
KPK Dalami Kaitan Reklamasi Tangerang-Jakarta Ke Bupati Tangerang
Polsek Wonosalam Gencar Sosialisasi Bahaya Narkoba Di TMMD Kodim 0716/Demak
Polisi Teliti DNA Bayi Korban Mutilasi Di Cikupa
Polisi Temukan Titik Terang Pelaku Mutilasi Perempuan Hamil Di Cikupa
KPK Kembali Periksa Mohamad Taufik Terkait Kasus Suap Reklamasi
KPK Temukan Uang Dari Ruang Kerja Ketua Komisi D DPRD DKI
Gerebek Lapas Tuminting Manado Ditemukan 3 Narapidana Positif Methamphetamine Dan Puluhan HP
KPK Cekal Bos Agung Sedayu Group
KPK OTT Anggota DPRD DKI Jakarta
Anggota Gerombolan Teroris Santoso Kelaparan
UMK Kerja Sama Dengan KAI
2 Anggota Ormas Perusak Rumah Dinas Kajati Jatim Diciduk
Kronologis Ratusan Massa Ormas Rusak Rumah Dinas Kajati Jatim
Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Kadin, Ratusan Massa Ormas Rusak Rumah Dinas Kajati Jatim
Masalah SMS Teror Dari Oknum Tenaga Honorer Selesai
Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Mirna Dibatalkan
jQuery Slider

Comments

Arsip :2016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 4.059.217 Since: 05.03.13 | 0.1674 sec