Agama & Masyarakat

Suryadharma Ali Apresiasi TV One Tayangkan Acara Siram Air

Wednesday, 03 Juli 2013 | View : 844

JAKARTA-SBN.

Debat Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI), Munarman dengan Sosiolog dari Universitas Indonesia, Thamrin Amal Tomagola masih menjadi pembicaraan. Dalam diskusi yang disiarkan langsung TV One itu, Munarman menyiramkan air ke wajah Profesor Sosiologi dari Universitas Indonesia tersebut.

Menteri Agama Suryadharma Ali ikut memberikan tanggapan atas hal itu. “Kalau saya berpendapat presenternya TV One waktu itu, saya kira perlu mendapatkan bintang dari perusahaan. Karena dapat membangun dialog yang panas,” ucap Suryadharma Ali di Gedung DPR, Jakarta, Senin (1/7/2013) malam.

Menteri Agama Suryadharma Ali menilai terdapat tiga poin dari peristiwa yang terjadi tersebut. Pertama yakni TV One yang membangun dialog panas dengan menggunakan metode konflik. “Semakin tajam konflik dalam dialog itu semakin sukses dialog itu. Dan itu sampai pada klimaksnya, kalau bertengkar mulut di dalam dialog-dialog semacam itu, itu kan sudah biasa," ungkap Ketua Umum PPP itu. “Pada saat dialog, bukan saja bertengkar mulut namun penyiraman air ke wajah Thamrin Amal Tomagola,” lanjut Menteri Agama Suryadharma Ali.

“Jadi ini sukses dari sisi TV One.  Saya lihat ini sukses saja,” ujar Suryadharma Ali. “Karena memang sekarang ini ada kecenderungan membangun talkshow-talkshow dengan metode konflik itu. Kadang-kadang presenter itu melebihi dari pembahas,” tutur mantan Ketua Umum PMII. 

Ketua Umum Partai berlambang Kabah tersebut juga melihat presenter tersebut layaknya seorang penyidik dalam bertanya kepada narasumber.

“Saya lihat Pak Munarman sebagai seorang yang idealis tapi dia juga memperlihatkan fakta-fakta,” kata Ketua Umum PPP. “Lalu kalau Pak Thamrin Amal Tamagola ini menurut saya cendekiawan yang kurang bisa mengontrol diri begitu,” sambungnya. “Kurang bisa meletakkan diri sebagai ilmuwan. akhirnya seperti itu. Ini harus menjadi koreksi bagi seluruhnya,” tandasnya.

Suryadharma Ali pun meminta Komisi Penyiaran Indonesia untuk mengevaluasi dialog tersebut dan memberikan rekomendasinya. “Iya harus bergerak begitu. Kalau bicara jujur, semuanya harus mengoreksi,” cetus Menteri Agama Suryadharma Ali. (tri)

See Also

Kapolri Sebut Teringat Insiden Sweeping Sabuga Bandung
MUI Bantah Buat Spanduk Tolak Natal Di Pangandaran
Lepas Santri Ke Luar Negeri Di Momentum Hari Santri
Pesan K. H. Aniq Muhammadun Dalam Halalbihalal UMK
Forkopimda Kabupaten Demak Gelar Halal Bi Halal
Mahasiswa UMK Kembangkan Kap Lampu Bertema Kebangsaan Dan Pluralisme
Danpos-Babinkamtibmas Kebonagung Bersinergi Amankan Perayaan Kebaktian
Dandim 0716/Demak Tarling Perdana Bersama Bupati
Kodim 0716/Demak Dan GP Ansor Milik Warga Demak
Tangkal Radikalisme, Babinsa Bangun Komunikasi Dengan GP Ansor
Menangkal Gerakan Radikal Teroris Kaum Perempuan: Belajar Dari Sunan Kudus
Kepedulian Babinsa Kodim 0716/Demak Terhadap Tokoh Agama
Ngalap Berkah, Dandim 0716/Demak Ruwahan Dan Kirab Budaya
Bersama Bupati, Dandim 0716/Demak Buka Acara Tradisi Megengan Guna Menyambut Bulan Suci Ramadhan
Kasdim 0716/Demak Hadiri Musyawarah Tamir Masjid Agung Demak
Danramil 03/Wonosalam Komsos Dengan Toga, Tomas, Dan Toda
Nuansa Religius Warnai HUT Kabupaten Demak Yang Ke-515
Selamat Jalan Bang Indra Sahnun Lubis
UGM Tolak Usul Penerimaan Mahasiswa Lewat Kemampuan Baca Kitab Suci
Kodim 0716/Demak Gelar Doa Bersama Pada 171717
Dandim 0721/Blora Ajak Warga Blora Doa Bersama
Ulama NU KH Hasyim Muzadi Wafat Kamis Pagi
Anton Ferdian Rilis Kisahku
Marie Muhammad Berpulang
K.H. Sofiyan Hadi Sebut Setiap Anak Itu Spesial
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.600.729 Since: 05.03.13 | 0.1521 sec