Nasional

DPRD Minta Inspektorat DKI Ungkap Oknum Pemain Pengadaan Bus Baru

Tuesday, 11 Februari 2014 | View : 872

JAKARTA-SBN.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang akrab disapa ‘Ahok’ menegaskan dirinya tidak akan segan-segan memutasi Kepala Dinas Perhubungan DKI, Udar Pristono jika terbukti adanya dugaan permainan dalam pembelian bus baru yang nyatanya ditemukan kerusakan. “Kalau ada keterlibatan Kepala Dinas maka akan dipertanggungjawabkan. Nggak dicopot, paling Pak Gubernur pindahin," tukas Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa ‘Ahok’ di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (11/2/2014).

Untuk membuktikan adanya permainan, mantan anggota DPR RI tersebut mengatakan pihaknya telah meminta kepada Inspektorat untuk meneliti laporan terkait pembelian bus baru Transjakarta dan BKTB yang kondisinya cacat.

Setelah diperoleh hasil laporan dari Inspektorat, mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan nasib Kepala Dinas Perhubungan DKI akan diputuskan oleh Gubernur DKI Jakarta Ir. H. Joko Widodo melalui hasil laporan tersebut. "Ini lagi Inspektorat teliti nanti laporannya ke Pak Gubernur dan Pak Gubernur yang putuskan," ucap mantan anggota DPR RI tersebut.

Sementara itu, mekanik berusaha memperbaiki bus transjakarta yang diproduksi oleh Anhui Ankai Automobile Co Ltd, China di Pool transjakarta, Cawang, Jakarta Timur, Senin (10/2/2014). Belum lama ini Pemprov DKI Jakarta membeli puluhan hingga ratusan armada bus transjakarta dari China, namun ternyata banyak dari bus-bus tersebut yang diduga sudah dalam kondisi rusak.

Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI Jakarta, Selamat Nurdin, belum berencana memanggil Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono untuk dimintai keterangan terkait bus transjakarta dan Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) yang cacat.

"Saya kira semua sudah dibuka di publik. Kalau berdampak lebih lama, baru kita panggil," tegas Selamat Nurdin, Selasa (11/2/2014).

"Kan pak Jokowi sudah ngomong, Ahok sudah ngomong, Dishub sudah ngomong, ada komentar dari masyarakat. Menurut saya itu sudah bagian dari kontrol," tandas Selamat Nurdin.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DKI, Triwisaksana meminta Komisi B agar memanggil Dinas Perhubungan DKI untuk memberikan penjelasan mengenai rusaknya bus baru transjakarta dan BKTB yang baru tiba.

"Saya minta Komisi B untuk mengundang Dinas Perhubungan untuk menjelaskan kenapa situasi seperti ini bisa terjadi," ucap Triwisaksana.

Sani menjelaskan, langkah pemanggilan tersebut merupakan langkah evaluasi dari Dewan. Sebab, Pemprov DKI selama pengajuan anggaran pembelian bus baru tersebut mendesak DPRD untuk segera mengesahkannya.

Anggota Komisi B DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi menegaskan agar Inspektorat Pemprov DKI Jakarta untuk mengungkap siapa oknum dibalik dugaan permainan pengadaan bus baru yang nyatanya didapati cacat.

"Sekarang intinya tangkap yang main itu. Itu kan sebenarnya bus baru buat masyarakat untuk transportasi. Ini Inspektorat Pemprov DKI harus turun dan tangkap itu yang main," tukas Prasetyo Edi Marsudi saat dihubungi, Selasa (11/2/2014).

Selain mengungkap siapa oknum dibalik permainan itu, Prasetyo Edi Marsudi mengatakan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono harus bertanggung jawab atas ditemukannya bus-bus yang cacat tersebut.

"Kalau misalnya Kadisnya (Kepala Dinas) benar kan semua benar. Kalau enggak benar semua berarti enggak benar. Enggak pantes bus seperti itu dibilang baru," ucap Prasetyo Edi Marsudi.

Seperti diberitakan sebelumnya, rangkaian foto-foto yang menggambarkan komponen bus transjakarta dan BKTB yang rusak. Rangkaian foto-foto itu menunjukan ada lima transjakarta articulated dan delapan BKTB yang tidak layak.

Bus transjakarta jenis articulated bus atau bus gandeng dengan nomor kendaraan B 7146 IX dan nomor seri bus AK5200, kondisi beberapa komponen tampak tidak seperti baru.

Tabung oli power steering berkarat, turbo sensor berkarat, indikator air cleaner berada di batas kuning-merah (tidak layak), pulley terbuka sehingga gemuk bocor, tabung knalpot karatan, water coolant bocor (mesin masih hidup), kompresor AC berjamur, kabel otomatis spion terpasang tak rapih, rangka kendaraan berkarat dan lain-lain.

Sementara untuk BKTB, kondisinya serupa. BKTB bernomor kendaraan B 77241 IV misalnya, instrumen dashboard tidak dibaut, kaca spion retak, tutup panel speedometer kendur, karet penutup persneling terlepas, wiring elektrikal menempel di manifolt.

Dari delapan unit BKTB yang ada di dalam foto tersebut, satu bus diketahui belum memiliki pelat nomor Polisi dan satu lagi memakai pelat kendaraan provit. (tri/kom)

See Also

Banjir Yang Melanda Di Demak, Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Prajurit Kodim 0716/Demak Menyerbu Desa Sayung
Al Mawaddah Gelar Hypno Motivasi Untuk Mengisi Liburan Sekolah
Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Ajari Anak-Anak Di Desa TMMD Tentang Kebersihan Lingkungan
Permudah Media Akses Berita, Dirikan Posko Penerangan Di Lokasi TMMD
Balai Desa Kalikondang Disiapkan Sebagai Poskotis TMMD Reguler Ke-105
Sosok Tenaga Teknis Yang Akan Menyukseskan TMMD
Maturnuwun Pak Tentara, Jalan Beton Ini Sudah Ditunggu Warga
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.787.827 Since: 05.03.13 | 0.14 sec