Hukum

KPK Kembali Sita Lima Mobil Adik Gubernur Banten

Tuesday, 04 Februari 2014 | View : 751

JAKARTA-SBN.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyita lima mobil milik suami Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany yang juga adik kandung Gubernur Provinsi Banten, Ratu Atut Chosiyah yakni Tubagus Chaery Wardana alias Wawan.

Penyitaan ini terkait penyidikan kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat adik Gubernur provinsi Banten Ratu Atut Chosiyah tersebut.

Juru Bicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo mengungkap lima mobil tersebut disita dari perusahaan milik Wawan, yaitu PT. Bali Pasific Pragama di kawasan Mega Kuningan, Jakarta pada hari Senin (3/2/2014) lalu.

“Diinformasikan bahwa Penyidik KPK, terkait dengan penyidikan kasus dugaan TPPU dengan tersangka TCW (Tubagus Chaery Wardana) telah melakukan penyitaan aset yang diduga terkait dengan TCW,” beber Johan Budi Sapto Prabowo di Kantor KPK, plaza Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (4/2/2014).

Kelima mobil yang disita tersebut, yakni tiga unit Toyota Kijang Innova, satu unit Mitsubishi Pajero, dan unit Honda CRV. Dengan demikian, total sebanyak 22 mobil telah disita KPK terkait kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Wawan.

Sebelumnya, KPK telah menyita 17 mobil dan sebuah motor besar/gede (moge) Harley Davidson terkait TPPU Wawan. Meski jumlah unit yang disita tidak sebanyak kasus TPPU yang menjerat mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar, namun penyitaan tersebut memecahkan rekor KPK dari sisi nilainya.

Pasalnya, diketahui dari 17 mobil tersebut, lima diantaranya diketahui tergolong mobil super mewah yang harga per unitnya diperkirakan diatas Rp 1 miliar. Bahkan, beberapa di antaranya bernilai diatas Rp 10 miliar.

Kelima mobil super mewah milik Wawan tersebut, yakni sedan sport Lamborghini warna putih, Ferrari warna merah, Bentley warna hitam, Rolls Royce warna hitam, dan Nissan GTR warna putih.

Sedangkan, ke-12 mobil lainnya yakni, Toyota Land Cruiser, Lexus LS, dua unit Mitsubishi Pajero, satu unit BMW, satu unit Honda Freed, tiga unit Toyota Kijang Innova, satu unit Toyota Avanza, satu unit Ford Fiesta, dan satu unit Toyota Fortuner. Selain itu, ada juga motor besar/gede (moge) merk Harley Davidson sport berwarna silver.

KPK menahan Tubagus Chaery Wardana alias Wawan sejak 4 Oktober 2013. Adik kandung Gubernur provinsi Banten, Ratu Atut Chosiyah ini Tubagus Chaery Wardana alias Wawan ditetapkan sebagai tersangka sejumlah kasus korupsi di KPK dan dijerat kasus berlapis.

Selain, Tubagus Chaery Wardana alias Wawan awalnya ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan suap penanganan dan pengurusan perkara sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Lebak, provinsi Banten di Mahkamah Konstitusi (MK). Suami dari Wali Kota Tangerang Selatan ini, diduga memberikan suap sebesar Rp 1 miliar kepada mantan Ketua MK, Akil Mochtar. Tubagus Chaery Wardana alias Wawan juga merupakan tersangka kasus dugaan korupsi terkait proyek pengadaan sarana dan prasarana alat kesehatan (alkes) kedokteran umum di Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang Selatan Tahun Anggaran (TA) 2012 dan terjerat juga kasus dugaan korupsi terkait proyek pengadaan sarana dan prasarana alat kesehatan (alkes) di lingkungan Dinas Kesehatan provinsi Banten Tahun Anggaran (TA) 2011-2013. Terakhir, Tubagus Chaery Wardana juga disangka dan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Sejauh ini KPK sudah menyita sejumlah hartanya demi kepentingan penyidikan. Harta-harta itu disita lantaran diduga berasal dari Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (tem/kom)

See Also

Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.787.900 Since: 05.03.13 | 0.1371 sec