Nasional

Gubernur DKI Dan Bupati Bogor Tanam Pohon Dan Tinjau Lokasi Bakal Waduk

Tuesday, 04 Februari 2014 | View : 1218

JAKARTA-SBN.

Gubernur DKI Jakarta Ir. H. Joko Widodo, Bupati Bogor Rachmat Yasin, beserta beberapa pihak swasta menanam 1.000 pohon di hulu Sungai Ciliwung, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/2/2014) siang. Gerimis disertai kabut tebal menyambut Gubernur DKI Jakarta Ir H. Joko Widodo yang akrab disapa ‘Jokowi’ dan Bupati Bogor Rachmat Yasin di tepi Telaga Saat, hulu Sungai Ciliwung, Desa Tugu Selatan, Cisarua, Bogor, Jawa Barat pada Selasa (4/2/2014) siang.

Penanaman pohon dilaksanakan di tepi Telaga Saat. Wilayah itu memiliki luas sekitar 800 hektar. Jenis pohon yang ditanam adalah ecalyptus. Meski hujan gerimis disertai kabut tebal, aksi penanaman ribuan pohon tersebut berjalan lancar. Namun demikian, acara penanaman pohon yang dilakukan keduanya tetap dilaksanakan dan berjalan lancar.

Penanaman pohon itu dilaksanakan demi memperbaiki kondisi lingkungan di wilayah hulu.

Setelah perjalanan sekitar 60 menit dari Jakarta ke kawasan Puncak, mantan Wali Kota Solo tersebut, Jokowi bersama rombongan wartawan masuk ke area telaga. Dari jalan utama Puncak, rombongan mesti menempuh sekitar 20 menit jalan yang bebatuan, menanjak serta berliku dengan hamparan kebun teh di kiri dan kanan demi sampai lokasi.

Sesampainya di tenda acara, Jokowi tampak kedinginan. Meski sudah mengenakan jaket merah dan topi, ia mengapitkan kedua tangannya di antara kakinya. Sementara, Rachmat Yasin yang mengenakan jaket hijau duduk di samping Jokowi tampak biasa. “Kita kini disambut cuaca dingin, kabut tebal dan hujan, warga Bogor sudah biasa Pak," seloroh Rachmat Yasin.

Bupati Bogor Rachmat Yasin memuji langkah Gubernur DKI Jakarta Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa ‘Jokowi’ melirik wilayah di hulu Sungai Ciliwung sebagai penanggulangan banjir di Ibu Kota. Rachmat Yasin mengapresiasi aksi Jokowi yang menyentuh wilayah hulu sebagai antisipasi penanggulangan banjir.

Padahal, kata dia, permasalahan banjir di Jakarta sudah teridentifikasi sejak dulu. “Cuma gubernur-gubernur Jakarta sebelumnya enggak mau menyentuh persoalan dasarnya. Nah, datanglah Pak Jokowi yang mau ambil risikonya," ujarnya saat memberi sambutan acara penanaman pohon di hulu Sungai Ciliwung, Desa Tugu Selatan, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/2/2014).

“Risikonya apa? Ya, kalau mau urusi banjir Jakarta, ya, harusnya urusi juga daerah-daerah hulu dan penyangga. Cuma Pak Jokowi yang mau ambil risiko ini," tuturnya.

Bupati Bogor Rachmat Yasin mengungkapkan, Pemprov DKI Jakarta kepemimpinan Jokowi telah membantu Pemkab Bogor memperbaiki kualitas daerah aliran sungai hulu. Rachmat Yasin mengakui, buruknya wilayah hulu memperparah banjir di Jakarta setiap tahun.

Rachmat Yasin mengatakan, seluruh pihak harus memandang DKI Jakarta tidak hanya sebagai sebuah provinsi semata, tetapi harus juga memandang sebagai ibu kota Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Harusnya semua pihak mendukung langkah Jakarta yang ingin menanggulangi banjir di Jakarta," tukasnya.

Pemerintah Kabupaten Bogor, lanjut Rachmat Yasin, sudah membuktikan dukungannya, yakni dengan membantu sosialisasi kepada warga yang terkena pembebasan lahan waduk. Selain itu, Pemkab Bogor juga tengah menertibkan sejumlah vila yang melanggar ruang terbuka hijau. "Kegiatan ini harus dilanjutkan dengan melibatkan sejumlah pihak, bukan hanya Pak Jokowi. Tentu saja saya yang punya kawasan bertanggung jawab untuk menyelesaikan permasalahan di Jakarta," terang Rachmat Yasin.

Menanggapi itu, mantan Wali Kota Solo, Jokowi hanya sedikit berkomentar. Menurut dia, segala persoalan sudah jelas akarnya, jalan solusinya pun sudah dipetakan. Kini, dia pun tinggal memupuk keberanian untuk mengeksekusi program itu. "Mari kita bekerja saja," tambah Jokowi.

Beberapa langkah yang telah ditempuh adalah memberikan dana kepada Pemkab Bogor untuk membantu membongkar vila-vila yang melanggar, membantu penanaman pohon, membantu pembebasan lahan untuk dua waduk, yakni Waduk Mega Mendung (sebelumnya dikenal Waduk Ciawi) dan Waduk Sukamahi, dan memberikan bantuan peralatan normalisasi. “Tinggal kita melaksanakan program kultural, yaitu tidak boleh menghuni bantaran Ciliwung, tidak boleh buang sampah dan warga Bogor juga harus sadar, Ciliwung terkait dengan warga yang ada di hilir. Kita sudah sosialisasikan hal itu," tegas Rachmat Yasin.

Setelah Jokowi, Rachmat Yasin serta pihak Perum Perhutani memberikan sambutan secara bergantian, rombongan pun bertolak ke tepi telaga, titik penanaman pohon.

Jokowi mendapat kesempatan menanam pohon pertama, sementara Rachmat Yasin giliran yang kedua.

Jokowi merelakan kedua tangan dan sepatunya kotor lantaran memegang tanah tanaman yang akan ditanam. Adapun, pohon yang ditanam yakni jenis Ecalyptus. Jenis pohon tersebut pun sempat menjadi bahan candaan oleh peserta penanaman pohon. "Itu pohon Kayu Putih Pak. Jadi kalau Pak Jokowi masuk angin, tinggal ambil ke sini aja Pak, petik daunnya." Jokowi pun tertawa.

Meski diiringi hujan serta kabut tebal, penanaman pohon di area hulu Ciliwung tersebut berjalan lancar. Rencananya setelah acara penanaman pohon, Jokowi dan Rachmat Yasin berencana meninjau lokasi yang bakal dijadikan waduk sebagai penanggulangan banjir di DKI.

Seusai penanaman, mantan Wali Kota Surakarta tersebut, Jokowi mengungkapkan bahwa banjir di Jakarta tidak terlepas dari persoalan penyerapan air pada kawasan hulu. Oleh sebab itu, Jokowi rela melepaskan sejenak aktivitasnya di Jakarta untuk turut serta memperbaiki kualitas di kawasan hulu.

“Yang ditanam itu harus di kawasan lindung, resapan di hulu. Kita tidak pernah menyalahkan siapa pun yang di hulu siapa. Tapi yang penting bagaimana kita selesaikan masalah yang ada," jelas Jokowi.

Mantan Wali Kota Solo, Jokowi mengaku bosan soal rencana-rencana penanggulangan banjir di Jakarta. Menurut dia, peta persoalan sekaligus solusinya telah diketahui. Namun, dia mengakui tak ada kerja konkret yang dilaksanakan selama ini sehingga banjir tetap melanda DKI. Jokowi pun menegaskan sudah tugasnya untuk menuntaskan itu. (kom)

See Also

Banjir Yang Melanda Di Demak, Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Prajurit Kodim 0716/Demak Menyerbu Desa Sayung
Al Mawaddah Gelar Hypno Motivasi Untuk Mengisi Liburan Sekolah
Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Ajari Anak-Anak Di Desa TMMD Tentang Kebersihan Lingkungan
Permudah Media Akses Berita, Dirikan Posko Penerangan Di Lokasi TMMD
Balai Desa Kalikondang Disiapkan Sebagai Poskotis TMMD Reguler Ke-105
Sosok Tenaga Teknis Yang Akan Menyukseskan TMMD
Maturnuwun Pak Tentara, Jalan Beton Ini Sudah Ditunggu Warga
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.787.763 Since: 05.03.13 | 0.171 sec