Internasional

PM Yingluck Shinawatra Berikan Suara

Sunday, 02 Februari 2014 | View : 722

BANGKOK-SBN.

Kendati mendapat desakan keras untuk mundur, Perdana Menteri sementara Thailand Yingluck Shinawatra tidak surut untuk memberikan hak suaranya. Perdana Menteri sementara Thailand Yingluck Shinawatra pada hari Minggu (2/2/2014) pagi memberikan suara di satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Sekolah Klong Lam Chiak dekat kediamannya di Ibu Kota negeri Gajah Putih tersebut, Bangkok.

Pemilihan umum Thailand dimulai pukul 08.00 pagi waktu setempat (pukul 08.00 WIB) Minggu (2/2/2014), di tengah kekhawatiran kekerasan dan pertumpahan darah yang mungkin terjadi karena gangguan dari para pengunjuk rasa anti-pemerintah.

Pemungutan suara Minggu (2/2/2014) akan berlangsung sampai pukul 15.00 waktu setempat, dengan total 93.305 TPS didirikan di 375 daerah pemilihan nasional untuk 48.770.000 pemilih yang berhak.

Komisi Pemilihan Umum memutuskan pada Sabtu (1/2/2014) malam untuk membatalkan pemungutan suara di semua TPS di distrik Lak Si di Bangkok menyusul bentrokan antara kelompok pro-pemerintah "Kaos Merah" dan para demonstran, yang menewaskan sedikitnya delapan orang terluka.

Suthep Thaugsuban, pemimpin para pengunjuk rasa telah menyerukan aksi massa pada Minggu (2/2/2014) untuk benar-benar melumpuhkan Ibu Kota Bangkok dan mencegah semua orang memberikan suara mereka.

Suthep Thaugsuban telah bergerak di jalan-jalan Bangkok selama beberapa hari terakhir untuk mengajak orang bergabung dengannya.

Selain itu, surat suara pengiriman ke beberapa provinsi selatan telah diblokir oleh pengunjuk rasa.

Ini masih harus dilihat apakah negara tersebut akan mampu melewati pemilihan dan berapa banyak pemilih berhasil memberikan suara di tengah blokade.

Pemimpin Partai Demokrat Abhisit Vejjajiva sebelumnya mengatakan ia tidak akan memberikan suara pada Minggu (2/2/2014), dan menyebut pemilu "inkonstitusional."

Tetapi para anggota dari Partai Demokrat, yang telah memboikot pemilu, bebas untuk memutuskan apakah mereka akan memberikan suara atau tidak.

Sementara itu, surat perintah penangkapan telah diumumkan selama tiga pengunjuk rasa anti-pemerintah Thailand menghalangi pemungutan suara awal pada 26 Januari, termasuk pemimpin Komite Reformasi Demokratis Rakyat (PDRC), Issara Somchai.

Pengadilan Kriminal Thailand telah menyetujui surat perintah penangkapan pemimpin PDRC Issara Somchai, seorang pria yang dikenal sebagai "Little Saddam", dan seorang pria lain yang difoto mencoba untuk mencekik seorang pria yang mencoba untuk menggunakan hak suaranya pada 26 Januari. (afp)

See Also

Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
7 Fakta Rumah Sakit Kilat Pasien Korban Virus Corona Wuhan
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi
Penembakan Dalam Bus Greyhound Di California
Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 362
TNI Siap Bantu Kebakaran Hutan Di Australia
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.498.327 Since: 05.03.13 | 0.2664 sec