Internasional

Pencalonan Abdel Fattah Al-Sisi Didukung Militer

Tuesday, 28 Januari 2014 | View : 1089

KAIRO-SBN.

Lembaga militer Mesir pada Senin (27/1/2014) mendukung komandannya Jenderal Abdel Fattah al-Sisi untuk mencalonkan diri sebagai presiden.

Sejumlah Jenderal Mesir secara resmi memberikan jalan untuk Panglima Angkatan Bersenjata Jenderal Abdel Fattah al-Sisi maju sebagai calon presiden pada pemilu yang akan digelar beberapa hari mendatang.

Panglima Angkatan Bersenjata yang juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan ini Jenderal Abdel Fattah al-Sisi diyakini  akan menang setelah memimpin kudeta terhadap Presiden Mohammed Moursi dan menggulingkan pemimpin terpilih secara demokratis tersebut pada 3 Juli 2013 silam. Kepala Militer Mesir, yang sekaligus Menteri Pertahanan, Jenderal yang pada Juli 2013 lalu berhasil menggulingkan mantan Presiden Mohammed Moursi, presiden pertama yang terpilih secara demokratis di Mesir, memang menjadi calon kuat mengingat belum ada tokoh yang mengemuka jelang pemilihan umum yang rencananya digelar April mendatang. Jenderal Abdel Fattah al-Sisi dilihat sebagai tokoh kuat yang dibutuhkan untuk membawa Mesir keluar dari krisis politik dan ekonomi yang sudah berlangsung selama tiga tahun terakhir.

Jenderal Abdel Fattah al-Sisi dikenal luas karena menggulingkan mantan Presiden Mohammed Moursi, saat ini diharapkan untuk mengundurkan diri sebagai Panglima Militer dan menempatkan dirinya untuk maju sebagai calon dalam pemilihan umum (pemilu) yang dijadwalkan diselenggarakan pada pertengahan April.

Pengumuman tentara ini muncul setelah pada akhir pekan puluhan jalanan antara para pendukung Mohammed Moursi dan polisi serta serangan militan, menggarisbawahi kesulitan-kesulitan yang akan dihadapi Jenderal Abdel Fattah al-Sisi.

Hal ini muncul hampir tujuh bulan setelah pihak militer menggulingkan Mohammed Moursi pada 3 Juli 2013 silam menyusul protes massal yang menuntut pengunduran diri presiden sipil Mesir pertama yang berasal dari gerakan Persaudaraan Muslim.

Sebuah kemenangan bagi Jenderal Abdel Fattah al-Sisi (59 tahun) yang akan menyerahkan seragam militernya demi berada di pemilu.

Jenderal Abdel Fattah al-Sisi akan melanjutkan tradisi presiden Mesir yang datang dari Angkatan Bersenjata.

Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata mengatakan ‘kepercayaan rakyat pada Sisi merupakan sebuah panggilan yang harus diperhatikan sebagai pilihan bebas dari rakyat’.

Pernyataan tersebut mengatakan Sisi mengucapkan terima kasih pada pimpinan militer karena mengizinkan dia ‘menggunakan hak untuk merespon panggilan tugas’.

Washington pun menangkis pertanyaan tentang rencana Sisi tersebut, tapi Juru Bicara Gedung Putih Jay Carney menekankan pentingnya menjaga ‘pengawasan dan keseimbangan’ antara militer dan pemerintah.

Bagi para pendukungnya, Jenderal Abdel Fattah al-Sisi merupakan pilihan terbaik untuk mengakhiri ketidakstabilan selama tiga tahun menyusul pemberontakan 2011 yang mengakhiri kekuasaan Presiden Hosni Mubarak, mantan pejabat militer lainnya.

“Dua tahun lalu saya adalah orang pertama yang mengatakan gulingkan kekuasaan militer. Saya bahkan memilikinya sebagai nada dering di ponsel saya,” kata Ibrahim Mohamed, seorang guru sejarah.

“Tapi hari ini, setelah apa yang kami lihat dengan Moursi dan Persaudaraannya, negeri ini membutuhkan seorang pria militer,” ujarnya.

Pada Sabtu (25/1/2014), ribuan orang tumpah ruah ke alun-alun Tahrir Square Kairo untuk mendukung pencalonan Abdel Fattah al-Sisi, setelah dia mengatakan dia dikehendaki oleh ‘permintaan publik’ untuk mencalonkan diri dalam pemilu.

Sementara itu, di tempat lain pada hari ini, setidaknya 49 orang tewas ketika polisi mengawasi ketat para pengunjuk rasa pendukung militer dan aktivis anti militer.

Kekerasan tersebut menunjukkan betapa sengitnya polarisasi di negara piramida ini.

Lebih dari 1.000 orang sebagian besar dari Persaudaraan Muslim dan Ikhwanul Muslimin telah tewas dalam bentrokan jalanan, dan ribuan lainnya di penjara, sejak penggulingan Mohammed Moursi. (afp)

See Also

Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
7 Fakta Rumah Sakit Kilat Pasien Korban Virus Corona Wuhan
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi
Penembakan Dalam Bus Greyhound Di California
Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 362
TNI Siap Bantu Kebakaran Hutan Di Australia
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.909.942 Since: 05.03.13 | 0.154 sec