Internasional

Pemerintah Thailand Tuntut Pemilu Tetap Dilaksanakan

Tuesday, 28 Januari 2014 | View : 677

BANGKOK-SBN.

Pemerintah Thailand menghendaki pemilihan umum (pemilu) tetap dilakukan pada akhir pekan ini, meskipun masih dipersoalkan.

Hal ini disampaikan Wakil Perdana Menteri Thailand, Surapong Tovichakchaikul yang juga menjabat sebagai Menteri Luar Negeri pada Selasa (28/1/2014).

Sementara itu, oposisi mengancam akan merecoki pemilihan umum (pemilu) guna menghentikan partai berkuasa naik ke pemerintahan lagi.

Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra akan bertemu dengan panitia pemilihan yang ingin menunda pemilu setelah tindak kekerasan jalanan yang menyebabkan 10 orang meninggal dan ratusan lainnya cedera.

“Kami mendesak agar Pemilu 2 Februari harus dilaksanakan karena kebanyakan rakyat menginginkannya,” kata Deputi Perdana Menteri, Surapong Tovichakchaikul yang juga menjabat sebagai Menteri Luar Negeri,  kepada wartawan, seperti dilaporkan AFP.

Ibu Kota negeri Gajah Putih tersebut, Bangkok diguncang unjukrasa oleh massa yang turun ke jalan sudah hampir tiga bulan ini, yang meminta pemerintahan PM Yingluck Shinawatra mengundurkan diri dan memberi jalan bagi ‘Dewan Rakyat’ untuk mengawasi reformasi tanpa pemilihan serta membatasi dominasi keluarga PM yang kaya raya itu.

Partai oposisi Demokrat memboikot jajak pendapat pada Minggu dan mengatakan bahwa reformasi diperlukan untuk memastikan pemilihan umum yang benar-benar demokratis dan mencegah penyalahgunaan kekuasaan oleh pemerintah mendatang, demikian AFP.

Pada Minggu (26/1/2014), sekitar 440 ribu orang dari 2 juta pemilih dihalang-halangi untuk ikut dalam pemungutan suara jelang Pemilu 2 Februari.

Massa antipemerintah yang menentang Perdana Menteri Yingluck Shinawatra menolak Pemilu karena khawatir itu akan kembali memilih keluarga Shinawatra.

Pemimpin demonstran Suthep Thaugsuban mengancam akan kembali menutup semua rute ke TPS pada Pemilu 2 Februari, memicu kekhawatiran akan terjadi kekerasan lanjutan.

Pada Senin (27/1/2014) menambah ketegangan yang tak kunjung usai, pemimpin partai berkuasa Puea Thai Parti mengatakan pihaknya menentang penundaan pemilu dan menuding Komisi Pemilu yang memutuskan penundaan, tidak melakukan cukup untuk memastikan pemungutan suara berlangsung tertib.

“Komisi Pemilu diperintahkan untuk menggelar Pemilu dan Puea Thai sebagai partai politik yang memiliki calon perwakilan, tidak sepakat dengan penundaan pemilu,” tegas Jarupong Ruangsuwan kepada AFP.

Jarupong Ruangsuwan menuding Komisi Pemilu bersikap keras kepala dengan tetap menunda pemilu. “Menurut saya, Mahkamah Konstitusi dan Komisi Pemilu memihak demonstran,” tukas Jarupong Ruangsuwan. (afp)

See Also

Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
7 Fakta Rumah Sakit Kilat Pasien Korban Virus Corona Wuhan
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi
Penembakan Dalam Bus Greyhound Di California
Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 362
TNI Siap Bantu Kebakaran Hutan Di Australia
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.498.359 Since: 05.03.13 | 0.5761 sec