Internasional

Jenderal Polisi Mesir Tewas Ditembak Di Kairo

Tuesday, 28 Januari 2014 | View : 752

KAIRO-SBN.

“Kelompok bersenjata mengendarai sepeda motor pada Selasa (28/1/2014) pagi menembak mati seorang jenderal polisi di Ibu Kota negeri piramida tersebut, Kairo, yang juga merupakan staf Menteri Dalam Negeri,” kata pejabat keamanan dan dokter.

"Jenderal Mohamed Saeed sedang meninggalkan rumahnya di sebuah satu daerah permukiman di Kairo Barat, ketika para pria bersenjata yang mengendarai sebuah sepeda motor menembakinya, dan peluru menghantam kepala dan dada," kata pejabat keamanan.

Ia meninggal di rumah sakit akibat luka-luka yang dialaminya, sementara para pelakunya melarikan diri. Jenderal Mohamed Saeed adalah kepala "departemen teknik" Menteri Dalam Negeri Mohamed Ibrahim.

Serangan berani pada pagi itu terjadi sehari setelah militer Mesir mendukung panglimanya, Jenderal Abdel Fattah al-Sisi, yang memimpin penggulingan mantan presiden Mohammed Moursi, untuk mencalonkan diri bagi jabatan sebagai Presiden.

Peristiwa itu juga terjadi bersamaan dengan dimulainya sidang kedua terhadap mantan presiden terguling, Mohammed Moursi, presiden Mesir terpilih pertama secara demokratis, yang penggulingannya pada Juli 2013 silam telah memecah belah rakyat Mesir di tengah satu tindakan pembersihan yang keras terhadap para pendukungnya, Persaudaraan Muslim dan Ikhwanul Muslimin.

Menteri Dalam Negeri Mesir, Mohamed Ibrahim sendiri juga pernah telah menjadi sasaran oleh satu bom mobil pada 5 September di Kairo. Ia selamat tanpa cedera.

Serangan itu diklaim oleh kelompok Ansar Beit al-Maqdis yang pro Al-Qaeda, atau Partisans of Jerusalem.

Kelompok itu juga mengaku melakukan sejumlah serangan bom yang paling banyak menelan korban jiwa di seluruh negara itu setelah Mohammed Moursi digulingkan. Demikian diberitakan AFP.

Kelompok itu mengatakan pihaknya melakukan empat serangan bom yang ditujukan pada polisi di Kairo, Jumat (24/1/2014) yang menewaskan enam orang, sehari sebelum Mesir memperingati ulang tahun ketiga penggulingan presiden Hosni Mubarak.

Seperti kejadian tahun 2013 lalu, seorang Jenderal polisi Mesir dilaporkan juga telah terbunuh dalam kericuhan antara pasukan keamanan dan Ikhwanul Muslimin. Kericuhan ini terjadi di Kardasa, dekat Kairo dan merupakan salah satu kota yang mayoritas penduduknya mendukung mantan Presiden terguling, Mohammed Moursi.

Jenderal Nabel Faraq merupakan Jenderal yang tewas dalam pertempuran berdarah ini. Sang Jenderal tewas akibat tembakan yang diarahkan kepadanya dari atap beberapa sekolah dan Masjid yang telah diduduki oleh kelompok Ikhwanul Muslimin.

Keterangan dari pihak kepolisan Mesir, saat baku tembak terjadi, pihak mereka sudah berlindung di belakang gedung tempat tembakan berlangsung. Menjelang sore, aksi penyerangan mereda tetapi pihak kepolisian tetap melakukan patroli di semua jalur keluar kota ini.

Kericuhan yang pecah di Kurdasa ini membuat 11 anggota kepolisan Mesir tewas. Sehingga menyebabkan aparat keamanan mencari siapa pelaku pembunuhan tersebut di Kurdasa. Demikian dilansir dari BBC News, Jumat (20/9/2013).

Pihak kepolisian setelah peristiwa ini dilaporkan telah menangkap 55 milisi yang diduga terlibat dalam pembunuhan anggota polisi Mesir. Penangkapan anggota Ikhwanul Muslimin bukanlah yang pertama dilakukan di bulan ini. Pada Senin 16 September lalu puluhan masa pendukung Morsi orang di kota Delga juga ditangkap pihak kepolisian. (bbc/afp)

See Also

Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
7 Fakta Rumah Sakit Kilat Pasien Korban Virus Corona Wuhan
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi
Penembakan Dalam Bus Greyhound Di California
Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 362
TNI Siap Bantu Kebakaran Hutan Di Australia
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.909.890 Since: 05.03.13 | 0.1413 sec