Ekonomi

Lenovo Beli Bisnis Server IBM US 2,3 Miliar

Thursday, 23 Januari 2014 | View : 787
Tags : Ibm, Lenovo

HONG KONG-SBN.

Setelah setahun bernegosiasi, Lenovo Group Ltd. salah satu pembuat komputer terbesar China berhasil membuat kesepakatan akan membeli bisnis server low-end milik IBM Corps. yang berasal dari Amerika Serikat (AS).

Lenovo Group Ltd. akan membeli bisnis server low-end IBM Corps senilai pembelian ini mencapai US$ 2,3 miliar.

Kamis (23/1/2014), dalam keterbukaan kepada otoritas bursa Hong Kong dan pernyataan resmi perusahaan, Lenovo Group Ltd. akan membayar US$ 2,07 miliar secara tunai pada IBM Corps. dan sisanya berupa saham perseroan.

Pembelian ini akan menjadi akuisisi teknologi terbesar oleh perusahaan China. Pembelian ini menjadi belanja teknologi terbesar di China.

Nilai akuisisi tersebut melebihi akuisisi Baidu Inc. terhadap 91 Wireless dari NetDragon Websoft Inc. Tahun lalu, Baidu Inc. mengakuisisi 91 Wireless dari NetDragon Websoft Inc. senilai US$ 1,85 miliar.

Analis menilai, akuisisi ini akan membuat Lenovo Group Ltd. leluasa mengumpulkan keuntungan di bisnis perangkat mobile dan server penyimpanan data, mengimbangi penurunan penjualan Personal Computer (PC). Apalagi, bisnis ini tak terlalu menguntungkan untuk IBM Corps.

China berencana melokalisasi pembelian tekonologi informasi, sehingga server x86 milik IBM Corps. diyakini tak akan laku di China. Terbukti, penjualan server x86 merosot terus selama tujuh kuartal berturut-turut. Sedangkan penjualan IBM Corps. di China melorot 23% di kuartal IV tahun lalu.

Akuisisi bisnis server x86 milik IBM Corps juga akan membantu Lenovo Group Ltd. untuk mendiversifikasi usaha dari pasar Personal Computer (PC). Penjualan PC global terus merosot karena tergeser dominasi perangkat bergerak.

"Kelayakan bisnis ini untuk IBM tidak lagi penting. Yang penting, bagaimana Lenovo bisa membuat bisnis ini layak untuk dirinya," kata Alberto Moel, analis Sanford C. Bernstein di Hong Kong.

Down Jones Newswires, seperti dikutip AFP melaporkan IBM Corps. Masih akan menyediakan layanan perawatan atas nama Lenovo Group Ltd. Sedangkan, sekitar 7,500 stafnya di seluruh dunia untuk bisnis tersebut akan ditawari bergabung dengan Lenovo Group Ltd.

Ricky Lai analis Guotai Junan International Holdings di Hong Kong mengatakan kesepakatan akuisisi itu akan meningkatkan daya saing Lenovo Group Ltd. di pasar server segmen korporasi. Di segmen ini, perusahaan China masih menjadi pemain kecil. Pembelian ini akan membuka jalan bagi Lenovo Group Ltd. untuk bersaing di pasar server global melawan Dell serta Hewlett Packard (HP) yang seperti IBM Corps juga berasal dari Amerika Serikat (AS).

“Akuisisi ini akan berdampak positif kepada Lenovo. Perseroan bisa mendiversifikasikan segmen bisnisnya. Begitu pula dengan sumber pendapatan,” kata Ricky Lai analis Guotai Junan International Holdings di Hong Kong.

Pembelian ini mendongkrak Lenovo Group Ltd. menjadi pembuat PC terbesar dunia, menyaingi Hewlett Packard (HP).

Lenovo Group Ltd. yang dilaporkan sudah menjadi vendor PC terbesar di dunia, sangat ingin untuk mendiversifikasikan usahanya. Penjualan PC di Asia Pasifik anjlok 10% tahun lalu.

Selain karena lesunya pertumbuhan ekonomi global, International Data Corporation (IDC) pekan ini melaporkan penyebabnya adalah persaingan keras dari produk-produk ponsel pintar serta komputer tablet.

IDC menyebutkan penjualan PC di Asia Pasifik selain Jepang pada tahun 2013 turun menjadi 108 juta unit. Persentase penurunan dua digit itu juga baru pertama kali terjadi.

Meski begitu, perjanjian bisnis Lenovo-IBM ini bisa menemui hambatan. Regulator-regulator di AS kemungkinan akan menyelidikinya lagi. Hal sama terjadi tatkala Lenovo Group Ltd. mengakuisisi bisnis PC IBM.

“Ada masalah keamanan nasional, bergantung pada di mana dan bagaimana server itu dipakai,” ujar Jonathan Gafni, Presiden perusahaan konsultan Compass Point Analytics.

Pada tahun 2005 lalu Lenovo Group Ltd. juga pernah membeli bisnis PC ThinkPad milik IBM Corps. senilai US$ 1,75 miliar. Proses akuisisi tersebut menandai ekspansi perusahaan-perusahaan China ke luar negeri.

Pembicaraan antara Lenovo Group Ltd. dan IBM Corps. untuk bisnis server itu sampai buyar tahun lalu. Penyebabnya adalah tidak ada kesepakatan soal harga. (afp/rtr/bloomberg)

See Also

Harga Emas Berbalik Menguat Didukung Data Ekonomi AS
Dow Jones Dan S&P Melemah, Nasdaq Menguat
Merger Peugeot Dan Fiat-Chrysler Jadi Pabrikan Mobil Ke-4 Terbesar Dunia
Turunkan Angka Pengangguran, BLKK Al Mawaddah Melatih 48 Tenaga Kompeten
Ditunggu Warga, Pensertifikatan Tanah Massal Di TMMD Kalikondang
Bursa Asia Ditutup Bervariasi
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun
Bursa Asia Dan AS Menguat
Menko Maritim Sebut Bandara Kulonprogo Mulai Layani Penerbangan April 2019
Kodim 0716/Demak Buka Stand Pasar Murah
Babinsa Kodim 0716/Demak Perkuat Alsintan Dengan Diklat
Mengoptimalkan LTT Dengan Pemanfaatan Alsintan
Awas Tamu Tak Diundang Di Saat Panen Tiba
Demak Panen Raya Perdana Jagung Hibrida
Dandim 0716/Demak Jamin Demplot Kodim Kualitas Dan Produktivitasnya Panen Bagus
Generasi Muda Didorong Untuk Kreatif
Bursa Nikkei Dibuka Menguat
Menteri Perindustrian Bertemu Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss, Bahas Kerja Sama Dua Negara
Presiden Joko Widodo Terima Kunjungan Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss
Babinsa Pendampingan Nyemprot Tanaman Padi
7,23 Juta Wajib Pajak Yang Sudah Lapor SPT
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.802.822 Since: 05.03.13 | 0.1401 sec