Ekonomi

Harga Emas Jatuh, Bank Sentral Swiss Rugi

Tuesday, 07 Januari 2014 | View : 2101

JENEWA-SBN.

Swiss National Bank (SNB) atau bank sentral Swiss pada Senin (6/1/2014) mengumumkan kerugian US$ 9,9 miliar atau setara sembilan miliar franc Swiss pada 2013 akibat jatuhnya harga emas dunia.

Dengan demikian, SNB menyatakan tidak akan membayar dividen kepada negara.

Dari sisi valuasi kepemilikan emas, kerugian itu mencapai 15 miliar franc Swiss pada 2013. Sebab, harga emas dunia anjlok hingga 28%.

Kerugian tersebut bisa ditutupi oleh gain tiga miliar franc Swiss dari cadangan devis dan tiga miliar franc Swiss lainnya dari dana stabilisasi, yang berjalan sejak 2008 untuk menyelamatkan bank terbesar, UBS.

Tapi, oleh karena SNB harus menyisihkan dana tiga miliar franc sebagai provisi untuk cadangan devisanya, kerugian diprediksi mencapai sekitar 12 miliar franc Swiss.

“Oleh karena kerugian ini jauh lebih besar dibandingkan 5,3 miliar franc Swiss dalam distribution reserve, SNB tidak bisa memberikan dividen,” kata SNB dalam pernyataan tertulisnya.

SNB biasanya membagikan dividen kepada pemerintah konfederasi maupun pemerintah-pemerintah daerah. Tahun lalu, SNB melaporkan laba 6,9 miliar franc Swiss dan membagikan dividen 2,4 miliar franc Swiss.

SNB dijadwalkan mengumumkan laporan keuangan pada 7 Maret 2014.

Tahun lalu, harga emas dunia mencatat penurunan terbesar sejak 1981 seiring membaiknya perekonomian global.

Valuasi kepemilikan emas SNB, yang mencapai 1.040 ton, mencapai 37,84 miliar franc Swiss per akhir November 2013. Sedangkan, cadangan devisa mencapai 446,4 miliar franc Swiss.

Sebanyak 26 pemerintah daerah adalah pemegang saham terbesar SNB. Bersama pemerintah konfederasi, 26 pemerintah daerah itu menerima dividen tahunan satu miliar franc Swiss.

Saat ini, sedikitnya 20% aset SNB harus dalam bentuk emas.

SNB juga dilarang menjual kepemilikan emas tersebut dan seluruh emas SNB harus disimpan di Swiss.

Saat ini, sekitar 20% dari cadangan emas SNB dipegang oleh Bank of England (BoE) dan 10% oleh Bank of Canada.

Presiden Swiss National Bank (SNB) atau bank sentral Swiss, Thomas Jordan tahun lalu mengatakan aturan tersebut membatasi kemampuan pihaknya untuk menjalankan kebijakan moneter. (afp/bloomberg)

See Also

Ditunggu Warga, Pensertifikatan Tanah Massal Di TMMD Kalikondang
Bursa Asia Ditutup Bervariasi
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun
Bursa Asia Dan AS Menguat
Menko Maritim Sebut Bandara Kulonprogo Mulai Layani Penerbangan April 2019
Kodim 0716/Demak Buka Stand Pasar Murah
Babinsa Kodim 0716/Demak Perkuat Alsintan Dengan Diklat
Mengoptimalkan LTT Dengan Pemanfaatan Alsintan
Awas Tamu Tak Diundang Di Saat Panen Tiba
Demak Panen Raya Perdana Jagung Hibrida
Dandim 0716/Demak Jamin Demplot Kodim Kualitas Dan Produktivitasnya Panen Bagus
Generasi Muda Didorong Untuk Kreatif
Bursa Nikkei Dibuka Menguat
Menteri Perindustrian Bertemu Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss, Bahas Kerja Sama Dua Negara
Presiden Joko Widodo Terima Kunjungan Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss
Babinsa Pendampingan Nyemprot Tanaman Padi
7,23 Juta Wajib Pajak Yang Sudah Lapor SPT
Koperasi Kodim 0716/Demak Ikuti Pasar Murah
Babinsa Koramil 10/Kradenan Bersama Petani Panen Jagung
Babinsa Koramil 05/Cepu Bantu Petani Bajak Sawah
Persit Ranting 9/Kedungtuban Semangati Suami Tanam Padi
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.539.486 Since: 05.03.13 | 0.1875 sec