Hukum

KPK Geledah Rumah Wakil Ketua Komisi VII DPR RI

JAKARTA-SBN.

Selain penggeledahan ruang kerjanya Ketua DPD partai Golkar Jawa Timur Zainuddin Amali di ruang kerja Lantai 11, Nusantara 1 Gedung DPR RI, Senayan, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menggeledah kediamannya Wakil Ketua Komisi VII dari Fraksi Golkar Zainuddin Amali.

KPK menggeledah rumah politisi Partai Golkar tersebut, Zainuddin Amali yang berlokasi di Kompleks AURI Jalan Wirabudi I Blok I, Cipinang, Melayu, Jakarta Timur. Hingga saat ini, penggeledahan masih berlangsung. “Kemudian juga di rumah Zainuddin, di Jalan Wirabudi I, Blok I, Cipinang Melayu," ungkap Juru Bicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo saat jumpa pers di plaza Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (16/1/2014).

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi hari ini menggeledah ruang kerja dan rumah anggota Komisi Energi DPR RI itu di Jakarta. “Untuk melengkapi proses penyidikan bagi tersangka WK (Waryono Karno),” beber Juru Bicara KPK, Johan Budi SP. di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis, (16/1/2014).

Saat ditanya apakah penggeledahan itu juga berkaitan dengan kasus sengketa Pemilukada Jawa Timur di Mahkamah Konstitusi, Johan Budi SP. membantah. “Tidak, (penggeledahan) ini terkait SKK Migas,” ucapnya.

Di DPR RI, Zainuddin Amali menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VII DPR RI yang membidangi urusan perminyakan, tambang, dan gas. Zainuddin Amali juga menjabat sebagai Ketua Pansus Revisi UU Migas No.22/2001.

Diduga, penggeledahan ini terkait dengan kasus suap dengan tersangka mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) juga mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya pada Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, Prof. Dr-Ing. Ir. Rudi Rubiandini R.S. (R.R.). Zainuddin Amali diperiksa terkait kasus SKK Migas dengan tersangka Rudi Rubiandini.

Ketua DPD partai Golkar Jawa Timur, Zainuddin Amali diduga terlibat dalam kasus suap Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Zainuddin Amali, diduga menerima aliran uang dari proyek minyak mentah, menyusul ditetapkannya mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Waryono Karno sebagai tersangka.

Sebelumnya, nama Zainuddin Amali santer terdengar telibat dalam kasus suap Pemilukada Jawa Timur di Mahkamah Konstitusi.

Berdasarkan pantuan di lokasi penggeledahan, Kamis (16/1/2014), petugas KPK datang ke rumah Zainuddin Amali sekitar pukul 11.00 WIB, Kamis (16/1/2014), di Kompleks AURI, Jalan Wirabudi, Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Terlihat dua kendaraan mobil jenis Toyota Innova dengan nomor polisi B 1776 UKN berwarna hitam dan nomor polisi B 1891 UFR warna silver yang ditumpangi penyidik KPK. Dua mobil Toyota Innova terparkir tidak jauh dari rumah politisi Golkar ini, Zainuddin Amali.

Dikawal anggota Brimob bersenjata lengkap, sekitar pukul 12.40 WIB, petugas KPK menggeledah rumah mewah milik Zainuddin Amali. Tidak diketahui secara pasti berapa banyak personel KPK yang diterjunkan untuk menggeledah rumah mewah bergaya klasik modern itu. Delapan penyidik KPK terlihat turun dan masuk ke dalam rumah Zainuddin Amali yang bergaya klasik modern itu.

Namun yang tampak dari halaman, hanya ada 2 petugas yang keluar masuk rumah. Dua satpam yang berjaga mempersilakan masuk dan berjaga di depan pagar tinggi rumah itu. Sedangkan 2 petugas keamanan rumah hanya terlihat duduk-duduk di garasi sambil mengamati keadaan.

Tidak diketahui apakah Zainuddin Amali berada di dalam rumah atau tidak.

Di garasi rumah Zainuddin Amali, hanya terlihat sebuah mobil Toyota Alphard B 1471 RFS yang terparkir. Sementara, pintu utama rumah Zainuddin Amali tampak dibiarkan terbuka. Pintu pagar rumah tambak terbuka, namun di dalamnya tak terlihat aktivitas penyidik KPK yang sedang menggeledah atau pun kegiatan yang ada di dalam rumah tersebut.

Penggeledahan berlangsung sekitar empat jam. Dari rumah politisi Golkar, anggota Komisi VII DPR RI ini, penyidik KPK keluar membawa satu koper besar dari dalam rumah.

Petugas KPK yang berada di lokasi belum bisa memberikan keterangan terkait pengeledahan tersebut. (met/lip6/det)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.186.658 Since: 05.03.13 | 0.2722 sec