Internasional

Pemerintah Paksa Ambil Alih Kendali Keamanan Negara Bagian Meksiko

Tuesday, 14 Januari 2014 | View : 735

APATZINGAN-SBN.

Pada hari Senin (13/1/2014) waktu setempat, Pemerintah Meksiko mendesak kelompok-kelompok sipil bersenjata menghentikan perlawanan terhadap kartel narkoba dan pulang ke rumah masing-masing.

Pemerintah Meksiko menandaskan pasukan keamanan federal akan menangani masalah keamanan di kota-kota tempat mereka tinggal.

Pemerintah Meksiko memaksa mengambil alih kendali perihal keamanan negara bagian Meksiko. Pemerintah federal mengatakan bahwa kelompok-kelompok sipil bersenjata tersebut beroperasi di luar ketentuan hukum. Kelompok sipil bersenjata tersebut membawa senjata dengan kaliber berat dimana yang di Meksiko sendiri hanya diizinkan untuk keperluan peralatan persenjataan militer.

“Laporan yang beredar diantara kekhawatiran penduduk kota bahwa kartel narkoba telah mengancam untuk membumihanguskan kota yang berpenduduk 100,000 jiwa tersebut,” demikian ujar Juru Bicara Keuskupan Apatzingan, Javier Cortes. “Gerombolan kartel narkoba mengatakan mereka ingin meninggalkan Apatzingan menjadi abu,” imbuh Javier Cortes. “Satu-satunya jalan untuk menghentikan ini semua bagi kelompok sipil bersenjata adalah dengan memasuki kota,” lanjutnya.

Anggota kongres, Ernesto Nunez dari Partai Hijau atau Green Party yang ikut menghadiri pertemuan di Morelia, Ibu Kota negara bagian Michoacan mengatakan bahwa pemerintah federal mengharapkan untuk mempunyai anggota kelompok sipil bersenjata bergabung dengan departemen kepolisian Meksiko. “Bagi mereka yang benar-benar ingin mendapatkan lapangan pekerjaan (sebagai polisi), bagi mereka yang benar-benar mencintai komunitas mereka, akan diundang untuk bergabung di kepolisian,” bilang Ernesto Nunez.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) atau Interior Secretary, Miguel Angel Osorio Chong mengeluarkan permohonan itu setelah pasukan-pasukan sipil bela diri tersebut kembali merebut kota kecil di negara bagian Michoacan, sebuah negara bagian pertanian yang kaya dengan produksi terbesarnya limau, alpukat, dan mangga. Michoacan ini adalah negara bagian di wilayah barat Meksiko itu menjadi ajang pertarungan menghadapi kartel narkoba yang bernama Ksatria Templar atau Knights Templar.

Namun, pemimpin kelompok sipil bersenjata tersebut, Estanislao Beltran menandaskan pihaknya belum siap meletakkan senjata setelah bertempur setahun terakhir di negara bagian penghasil terbesarnya limau, alpukat, dan mangga itu yang disebut Tierra Caliente atau daerah panas karena merupakan markas besar kartel narkoba Ksatria Templar atau Knights Templar.

“Kami tidak bisa melepaskan senjata karena begitu hal tersebut dilakukan, kelompok kejahatan terorganisasi akan mendatangi kami beserta keluarga,” tukas Estanislao Beltran.

Pemimpin kelompok sipil bersenjata itu, Estanislao Beltran mengatakan itu dari kota Nueva Italia yang dilaporkan telah direbut kelompok sipil bersenjata pada Minggu (12/1/2014) waktu setempat.

Di lain pihak, Mendagri atau Interior Secretary, Miguel Angel Osorio Chong menyadari bahwa Michoacan terancam krisis keamanan. Bersama Gubernur Michoacan atau Michoacan state Government, Fausto Vallejo, ia meneken pakta keamanan baru bahwa pasukan keamanan federal yang bertanggung jawab atas kepolisian negara bagian dan lokal. “Kelompok-kelompok bela diri diminta kembali ke tempat-tempat asal dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari sebagaimana biasanya,” ucap Miguel Angel Osorio Chong usai menggelar rapat keamanan darurat di Morelia, Ibu Kota negara bagian Michoacan tersebut. (the guardian/ap)

See Also

Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
7 Fakta Rumah Sakit Kilat Pasien Korban Virus Corona Wuhan
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi
Penembakan Dalam Bus Greyhound Di California
Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 362
TNI Siap Bantu Kebakaran Hutan Di Australia
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.876.716 Since: 05.03.13 | 0.1305 sec