Internasional

Pemerintah Paksa Ambil Alih Kendali Keamanan Negara Bagian Meksiko

Tuesday, 14 Januari 2014 | View : 719

APATZINGAN-SBN.

Pada hari Senin (13/1/2014) waktu setempat, Pemerintah Meksiko mendesak kelompok-kelompok sipil bersenjata menghentikan perlawanan terhadap kartel narkoba dan pulang ke rumah masing-masing.

Pemerintah Meksiko menandaskan pasukan keamanan federal akan menangani masalah keamanan di kota-kota tempat mereka tinggal.

Pemerintah Meksiko memaksa mengambil alih kendali perihal keamanan negara bagian Meksiko. Pemerintah federal mengatakan bahwa kelompok-kelompok sipil bersenjata tersebut beroperasi di luar ketentuan hukum. Kelompok sipil bersenjata tersebut membawa senjata dengan kaliber berat dimana yang di Meksiko sendiri hanya diizinkan untuk keperluan peralatan persenjataan militer.

“Laporan yang beredar diantara kekhawatiran penduduk kota bahwa kartel narkoba telah mengancam untuk membumihanguskan kota yang berpenduduk 100,000 jiwa tersebut,” demikian ujar Juru Bicara Keuskupan Apatzingan, Javier Cortes. “Gerombolan kartel narkoba mengatakan mereka ingin meninggalkan Apatzingan menjadi abu,” imbuh Javier Cortes. “Satu-satunya jalan untuk menghentikan ini semua bagi kelompok sipil bersenjata adalah dengan memasuki kota,” lanjutnya.

Anggota kongres, Ernesto Nunez dari Partai Hijau atau Green Party yang ikut menghadiri pertemuan di Morelia, Ibu Kota negara bagian Michoacan mengatakan bahwa pemerintah federal mengharapkan untuk mempunyai anggota kelompok sipil bersenjata bergabung dengan departemen kepolisian Meksiko. “Bagi mereka yang benar-benar ingin mendapatkan lapangan pekerjaan (sebagai polisi), bagi mereka yang benar-benar mencintai komunitas mereka, akan diundang untuk bergabung di kepolisian,” bilang Ernesto Nunez.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) atau Interior Secretary, Miguel Angel Osorio Chong mengeluarkan permohonan itu setelah pasukan-pasukan sipil bela diri tersebut kembali merebut kota kecil di negara bagian Michoacan, sebuah negara bagian pertanian yang kaya dengan produksi terbesarnya limau, alpukat, dan mangga. Michoacan ini adalah negara bagian di wilayah barat Meksiko itu menjadi ajang pertarungan menghadapi kartel narkoba yang bernama Ksatria Templar atau Knights Templar.

Namun, pemimpin kelompok sipil bersenjata tersebut, Estanislao Beltran menandaskan pihaknya belum siap meletakkan senjata setelah bertempur setahun terakhir di negara bagian penghasil terbesarnya limau, alpukat, dan mangga itu yang disebut Tierra Caliente atau daerah panas karena merupakan markas besar kartel narkoba Ksatria Templar atau Knights Templar.

“Kami tidak bisa melepaskan senjata karena begitu hal tersebut dilakukan, kelompok kejahatan terorganisasi akan mendatangi kami beserta keluarga,” tukas Estanislao Beltran.

Pemimpin kelompok sipil bersenjata itu, Estanislao Beltran mengatakan itu dari kota Nueva Italia yang dilaporkan telah direbut kelompok sipil bersenjata pada Minggu (12/1/2014) waktu setempat.

Di lain pihak, Mendagri atau Interior Secretary, Miguel Angel Osorio Chong menyadari bahwa Michoacan terancam krisis keamanan. Bersama Gubernur Michoacan atau Michoacan state Government, Fausto Vallejo, ia meneken pakta keamanan baru bahwa pasukan keamanan federal yang bertanggung jawab atas kepolisian negara bagian dan lokal. “Kelompok-kelompok bela diri diminta kembali ke tempat-tempat asal dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari sebagaimana biasanya,” ucap Miguel Angel Osorio Chong usai menggelar rapat keamanan darurat di Morelia, Ibu Kota negara bagian Michoacan tersebut. (the guardian/ap)

See Also

Boris Johnson Terpilih Sebagai PM Inggris Baru
Menlu Inggris Ancam Iran
Laut China Selatan Tegang
Presiden AS Pecat Direktur Dinas Rahasia
Kapal China Dekati Pulau Filipina
Thailand Dilanda Badai Pabuk
Warga Kelas Menengah Australia Akan Kian Sulit Dapat Kredit Perumahan
Donald Trump Kunjungi Militer AS Di Irak
Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
Suriah Berhasil Usir ISIS
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Polri Benarkan Penangkapan WNI Isteri Tokoh ISIS Marawi
Sultan Selangor Kecewa Terhadap Mahathir Mohamad Soal Bugis
China Meminjamkan Sepasang Panda Ke Indonesia
Spanyol Buru Sopir Pelaku Teror Di Barcelona
Serangan Teror Di Barcelona
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.664.807 Since: 05.03.13 | 0.2018 sec