Nasional

BNPB: Banjir Lebih Besar Ancam Jakarta

Monday, 13 Januari 2014 | View : 556

JAKARTA-SBN.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin (13/1/2014), banjir menggenangi sebanyak 276 RT, 75 RW, di 31 kelurahan dan 18 kecamatan di Jakarta. Sebanyak 7.367 rumah atau 24.269 jiwa tergenang banjir. Banjir juga menyebabkan sebanyak 5.152 jiwa mengungsi di 35 titik. Dua orang meninggal dunia akibat tak kuat menahan dingin.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta warga Jakarta meningkatkan kewaspadaan terhadap banjir. Pasalnya, saat ini curah hujan belum mencapai puncaknya. Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat Sutopo Purwo Nugroho memperkirakan puncak musim hujan akan terjadi pada akhir Januari hingga pertengahan Februari 2014.

Saat itu kemungkinan banjir yang lebih besar dibanding banjir kemarin dan hari ini akan terjadi. "Tapi kami meminta warga waspada dan tidak panik," kata Sutopo Purwo Nugroho, Senin (13/1/2014).

Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, BNPB sudah mempersiapkan segala antisipasi jika bencana banjir terjadi nanti. Para personil BNPB dan alat bantuan telah disiapkan di titik-titik rawan banjir. Ia meminta supaya warga mengikuti arahan dan koordinasi BNPB. Semisal bila pemerintah menetapkan siaga dua banjir, maka warga mesti bersiap untuk dievakuasi. Sehingga bila sewaktu-waktu status banjir naik menjadi siaga satu maka warga akan lebih cepat dievakuasi. "Karena jika ditingkatkan siaga satu, maka semua harus dievakuasi," katanya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa ‘Jokowi’ mengingatkan bahwa kerjanya memimpin Ibu Kota masih terbilang baru lebih dari setahun. Sehingga, jika disebut belum maksimal, memang belum maksimal karena pekerjaan masih terus berjalan. "(Jadi Gubernur) Baru setahun, yang 20 tahun yang 30 tahun sudah apa?" tukas mantan Wali Kota Solo, Jokowi di Pintu Air Karet, Jakarta Pusat, Minggu (12/1/2014).

Menurut mantan Wali Kota Surakarta tersebut, Jokowi, soal kemacetan dan banjir, sudah ada perkembangan yang bisa dilakukan untuk menguranginya. Untuk persoalan banjir, sudah ditanganinya dengan melakukan pengamatan pada lokasi genangan air di jalan-jalan di Ibu Kota. Untuk perbaikan tanggul juga sedang dikerjakan Pemprov DKI Jakarta seperti di Waduk Pluit dan juga Waduk Ria Rio, Waduk Ciracas, dan Waduk Tomang, Jakarta Barat. "Perbaiki tanggul, kan sudah kita keruk semuanya. Dulu yang tergenang mana, yang tidak mana," ucap Jokowi. (mer/tri/kom)

See Also

Penyebab Kecelakaan Bus Damri Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Bus Damri Kecelakaan Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Banjir Yang Melanda Di Demak, Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Prajurit Kodim 0716/Demak Menyerbu Desa Sayung
Al Mawaddah Gelar Hypno Motivasi Untuk Mengisi Liburan Sekolah
Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Ajari Anak-Anak Di Desa TMMD Tentang Kebersihan Lingkungan
Permudah Media Akses Berita, Dirikan Posko Penerangan Di Lokasi TMMD
Balai Desa Kalikondang Disiapkan Sebagai Poskotis TMMD Reguler Ke-105
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.802.872 Since: 05.03.13 | 0.1376 sec