Nasional

Jalan Raya Jatinegara Tergenang Banjir

Monday, 13 Januari 2014 | View : 1509

JAKARTA-SBN.

Hujan yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak hari Minggu (12/1/2014), hingga Senin (13/1/2014) pagi ini, membuat beberapa jalan di Jakarta Timur tergenang banjir. Kemacetan pun tak terhindarkan akibat terputusnya akses lintas Jakarta Timur.

Kendaraan dari arah Bogor dan Bekasi yang hendak masuk Jakarta Timur sulit melintasi ruas-ruas jalan yang tergenang banjir.

Informasi dari Satuan Lalu Lintas wilayah Jakarta Timur, beberapa jalan yang terputus atau tidak bisa dilewati karena tingginya genangan air.

Jalan Raya Pondok Gede, tepatnya di Jembatan Hek, dan sekitar Lubang Buaya. Tinggi air 1 meter akibat meluapnya Kali Sunter. Kendaraan dari arah Lubang Buaya menuju Kramat Jati maupun sebaliknya tidak dapat melintas.

Jalan Otista Raya terendam banjir setinggi 50 sentimeter. Kendaraan menuju Kampung Melayu masih bisa melintas karena satu ruas jalan tidak terendam banjir.

Kepala Satuan Lalu Lintas wilayah Jakarta Timur, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Supoyo, mengatakan Jalan Jatinegara Barat ditutup karena dikhawatirkan air dari Kali Ciliwung terus meluap. Kendaraan yang menuju Matraman dapat berbelok melewati Jalan Jatinegara Timur.

Sementara itu, AKBP Supoyo melanjutkan, kendaraan yang menuju Taman Mini dialihkan melalui Jalan Raya Bogor. "Kendaraan yang menuju Kalibata (Jakarta Selatan) juga kami alihkan lewat M.T. Haryono," ujar AKBP Supoyo, Senin (13/1/2014).

Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur merupakan kawasan langganan banjir. Pagi ini, luapan air dari Kali Ciliwung telah sampai ke jalan raya. Arus kendaraan dari arah Terminal Kampung melayu atau dari Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista) yang menuju ke arah Jalan Matraman dialihkan ke Jalan Raya Jatinegara Barat.

Pantauan di lokasi, Senin (13/1/2014) pagi, beberapa petugas kepolisian sudah mengarahkan para pengendara motor menuju Jalan Jatinegara Barat menuju Jalan Matraman Raya. Hal tersebut tidak terlepas Jalan Raya Jatinegara-Kampung Melayu yang berada tepat di jembatan kali Ciliwung dan Kampung Pulo, terendam banjir setinggi paha orang dewasa. "Ditutup karena banjir, dialihkan ke Jalan Jatinegara Barat," ujar Kanit Dikyasa Satlantas Jakarta Timur AKP Joko Santoso di lokasi, Senin (13/1/2014).

AKP Joko Santoso menambahkan, nantinya para pengendara pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintasi jalan tersebut hingga waktu yang tidak dapat ditentukan. "Belok kiri langsung sudah dikasih pembatas jalan depan Polres (Jakarta Timur) untuk arah ke barat, seberang Polres ke arah timur," tutur AKP Joko Santoso.

AKP Joko Santoso pun mengimbau, kepada pengguna kendaraan yang bisa melewati Jalan Raya Jatinegara-Kampung Melayu untuk memaklumi situasi ini. "Ya mau gimana lagi, kami juga sebenarnya tidak mau menutup dan mengalihkan jalur seperti ini. Lihat situasi nanti sampai kapan kita alihkan," pungkas AKP Joko Santoso.

Jalan Jatinegara Barat, depan Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, mulai direndam banjir, Senin (13/1/2014) dini hari. Jalan Raya Jatinegara Barat di Jakarta Timur terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 50 centimeter, atau selutut orang dewasa. Jalan Jatinegara Barat, Kampung Melayu, terendam banjir sekitar 50 sentimeter. Akibatnya, kendaraan dari Kampung Melayu menuju Matraman dialihkan ke Jalan Jatinegara Timur. Satu jam sebelum pergantian hari, ketinggian air belum sampai ke ruas jalan itu.

Berdasarkan pantauan, ketinggian air yang terus bertambah terjadi di Jembatan Tong Tek, di ruas jalan tersebut. Lokasi ini berbatasan dengan kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan. Sungai Ciliwung di wilayah itu berada pada lokasi yang berbelok sebelum mengarah ke Pintu Air Manggarai.

Tinggi air di ruas Jalan Jatinegara Barat sudah mencapai 15-an sentimeter, kira-kira di atas mata kaki orang dewasa, sepanjang 200 meter sebelum kantor Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur. Sejumlah halaman ruko di sisi kiri jalan setelah jembatan Bukit Duri juga sudah terendam air dengan ketinggian 20 sampai 30 sentimeter.

Adapun permukiman warga di kolong jembatan tersebut sudah tenggelam dan hanya menyisakan genting yang terlihat. Pemandangan tersebut serupa juga terlihat atas permukiman warga RT03/RW03, Gang V Kampung Pulo, yang tinggal memperlihatkan bangunan berlantai dua yang belum tenggelam total.

Untuk masuk ke permukiman tersebut hanya dapat dilalui menggunakan perahu karet. Wilayah RT 03 berbatasan langsung dengan bibir Sungai Ciliwung dan berada di dataran rendah.

Hingga dini hari, petugas masih terlihat hilir mudik berupaya mengevakuasi warga, terutama yang berusia paruh baya. Rata-rata, warga ini tinggal di bangunan dua lantai, yang sebelumnya bertahan di rumah masing-masing.

Dari gang permukiman RT03, air terlihat mengalir deras, meluber keluar gang menuju jalan raya laiknya sungai kecil. Dado, salah satu warga setempat, mengatakan, kedalaman air di jalan setapak menuju rumahnya sudah mencapai 4 meter. "Ada ini 4 meter. Sekarang paling hanya rumah berlantai dua saja yang belum kena air," kata Dado kepada wartawan saat dijumpai di penampungan di Jalan Jatinegara Barat. Dia pun mengatakan ketinggian air masih terus bertambah. Meski demikian, ujar Dado, ketinggian air sekarang belum sampai kondisi banjir pada 2013. Dia mengatakan tahun lalu air naik sampai ke depan Pasar Jatinegara.

Menurut pantauan, Jalan Raya Jatinegara ditutup mulai dari sekolah Santa Maria. Genangan air terlihat mulai dari Pintu Keluar Pasar Jatinegara.

Kedua ruas jalan digunakan untuk memarkir kendaraan dan juga dipadati warga. Toko-toko yang berada di sepanjang jalan tersebut juga tidak beroperasi.

Ahan, seorang pemilik toko keramik, mengatakan banjir di tempat itu melanda sejak semalam. Beranda di depan tokonya pun dipenuhi warga yang mengungsi karena rumahnya terendam banjir.

Robert Simanjuntak, warga RT03/RW04 Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, bersama keluarganya terpaksa mengungsi ke Jalan Raya Jatinegara Barat karena rumahnya terendam banjir sejak kemarin sore. “Selama 2014 ini sudah enam kali banjir. Tapi tanggal 12 paling gede," paparnya.

Rumah Kiki Agustin, 27, pun terendam banjir. Air masuk ke rumahnya dan merendam lantai bawah rumahnya. Menurut pengakuannya, air menggenangi rumahnya hingga lantai dua. "Lantai dua pun selutut," tuturnya. Kiki Agustin baru saja tiba di Jalan Raya Jatinegara bersama dua anaknya yang masih balita. Ia mengatakan warga di daerah tempat tinggalnya, RT16/RW02, masih ada yang terjebak di rumah mereka masing-masing.

Di lokasi ini ada tiga perahu karet besar yang dipakai para petugas untuk melakukan evakuasi. Pengamanan lokasi dilakukan bersama oleh petugas satpol PP dan kepolisian. Kendaraan warga kampung itu berderet tak terhitung di sekitar Rumah Sakit Hermina dan tepian jalan yang tak tergenang banjir, dengan sejumlah pemuda berjaga. (tem/ant/kom)

See Also

Pesantren Al Mawaddah Kudus Ciptakan Rekor Prestasi Dunia
Total Pasien Positif Virus Corona Bertambah Jadi 134
Megawati Soekarnoputri Resmikan Patung Soekarno Di Akmil Magelang
Penyebab Kecelakaan Bus Damri Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Bus Damri Kecelakaan Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Banjir Yang Melanda Di Demak, Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Prajurit Kodim 0716/Demak Menyerbu Desa Sayung
Al Mawaddah Gelar Hypno Motivasi Untuk Mengisi Liburan Sekolah
Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.496.365 Since: 05.03.13 | 0.3058 sec