Nasional

Istri Ketiga Mantan Presiden PKS Kembali Jenguk Suaminya

Thursday, 09 Januari 2014 | View : 1597

JAKARTA-SBN.

Darin Mumtazah, istri mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq, kembali terlihat datang menyambangi kantor KPK guna menjenguk sang suami yang sedang menjalani masa tahanan di Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pomdam Guntur Jaya, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/1/2014). Darin Mumtazah adalah istri ketiga dari terpidana kasus suap impor daging sapi yang melibatkan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq.

Sesosok perempuan muda berkulit putih berjalan setengah tertunduk terlihat datang dan mulai melangkahkan kaki memasuki pelataran gedung KPK.

Perempuan yang diketahui adalah Darin Mumtazah itu terlihat datang dengan ditemani seorang pengawalnya dengan menumpang sebuah taksi sekitar pukul 09.40 WIB, Kamis (9/1/2014).

Mengetahui kedatangan istri ketiga tersangka kasus suap kuota impor sapi dan pencucian uang itu para awak media pun terlihat terkejut dan segera mengerumuninya dan mulai menanyakan kabar istri dari mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Terlihat lebih ceria dan menawan, Darin Mumtazah yang mengenakan gamis berwarna merah terang berpadu dengan jilbab warna coklat itu terlihat tidak canggung dan tersenyum ramah kepada para wartawan pada kedatangan kali ketiganya ini.

Sesaat sebelum menapaki tangga gerbang masuk KPK, dirinya pun menyempatkan diri untuk menjawab beberapa pertanyaan singkat dari para wartawan yang mengelilinginya.

Terdengar lembut, Darin Mumtazah mengungkapkan kalau kondisi suaminya dalam keadaan sehat dan baik saat ini.

Selain itu, dirinya pun menyampaikan kepada para wartawan kalau dirinya akan tetap setia kepada sang 'ustadz' (Luthfi Hasan Ishaaq), walaupun suaminya harus mendekam lama dalam tahanan dan didera banyak kabar miring tentang perceraian mereka. Meskipun saat ini Luthfi Hasan Ishaaq mendekam di dalam tahanan, Darin Mumtazah yang mengenakan gamis merah juga mengaku akan tetap setia menunggu mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera tersebut. “Sebagai seorang istri apapun yang terjadi sama ustadz (Luthfi), apa yang orang omongin tentang ustadz, saya tetap menunggu ustadz, tetap menemani ustaz," ungkapnya sembari tersenyum di kantor KPK, Jakarta, Kamis (9/1/2014).

Meski bakal tidak tinggal serumah dalam waktu yang lama, Darin Mumtazah, istri ketiga mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS)  Luthfi Hasan Ishaaq mengaku akan tetap menunggu hingga sang suami bebas.

Karena dirinya sangat berharap dapat memiliki anak dari suaminya yang telah divonis selama 16 tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 miliar subsider kurungan 1 tahun penjara itu.

"Oh iya dong, kita tawakal aja," katanya segera masuk ke dalam gedung KPK untuk mendaftarkan diri kemudian melangkahkan kaki meninggalkan Gedung KPK untuk menjenguk sang suami di Rutan Guntur, Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis (9/1/2013).

Selama sekitar satu setengah jam menemui sang suami, Darin Mumtazah pun akhirnya terlihat keluar gerbang rutan sekira pukul 11.45 WIB. Terlihat sedikit sedih, dirinya menegaskan kembali kalau kondisi suaminya dalam kondisi baik. "Bapak keadaannya sehat," jelasnya singkat.

Melanjutkan pertanyaan wartawan mengenai keinginannya untuk memiliki anak, Darin Mumtazah kembali terlihat tersenyum malu, apalagi saat dirinya ditanyakan mengenai apakah di dalam rutan terdapat bilik asmara.

Perempuan kelahiran Jakarta, 29 Maret 1994 itu tersipu malu saat awak media menanyakan keinginannya untuk memiliki anak. Bahkan, saat ditanya para pemburu berita, Darin Mumtazah mengaku sangat ingin memiliki anak dari pernikahannya dengan Luthfi Hasan Ishaaq. "Oh iya dong (ingin punya anak dari Luthfi)," ujarnya, Kamis (9/1/2014). "Yah, namanya juga suami-istri, masa nggak mau punya anak? Kalau itu (bilik asmara) nggak ada lah," jelasnya tersipu malu sembari berlalu meninggalkan Rutan dengan menumpang sebuah taksi berwarna putih.

Sebelumnya diberitakan juga, Darin Mumtazah yang mengenakan gamis dan jilbab hitam, serta dikawal beberapa ajudannya. Ia pun mengaku hanya membawa makanan saat menjenguk mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera itu di Rutan Pomdam Guntur Jaya, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (2/1/2014). "Iya mau besuk ke Guntur," kata Darin Mumtazah kepada wartawan di KPK. Saat disinggung alasan baru intens jenguk Luthfi Hasan Ishaaq, Darin Mumtazah hanya menjawab singkat. "Kan emang jarang ke Guntur," ujarnya.

Sebelumnya juga Darin Mumtazah, istri ketiga Luthfi Hasan Ishaaq, menyambangi suaminya di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (30/12/2013) pagi.

Perempuan yang selama ini diburu pewarta untuk mengonfirmasi sejumlah kasus yang menjerat suaminya itu datang bersama sejumlah kerabatnya, berbaju Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Darin Mumtazah datang ke KPK sekitar pukul 08.45 WIB untuk meminta izin besuk sang suami. Setelah meminta izin, Darin Mumtazah langsung menuju Rutan KPK yang berada di Pomdam Guntur Jaya, tempat Luthfi Hasan Ishaaq menjalani penahanan.

Pejabat KPK membenarkan kedatangan Darin Mumtazah tersebut. Bahkan terdaftar di permohonan jenguk Rutan. "Benar, dia datang untuk izin besuk," kata pejabat tersebut.

Dikabarkan, saat dinikahi Luthfi Hasan Ishaaq, Darin Mumtazah dulu masih duduk di bangku SMK. Meski menjadi istri ketiga Luthfi Hasan Ishaaq, Darin Mumtazah kerap mendapat barang-barang. Dalam surat dakwaan menyebut Luthfi Hasan Ishaaq memberikan Mitsubishi Grandis kepada Darin Mumtazah setelah keduanya menikah. Namun, belakangan terungkap dalam persidangan bahwa barang-barang itu sebagian diduga berasal dari hasil tindak pidana pencucian uang Luthfi Hasan Ishaaq.

Luthfi Hasan Ishaaq sempat mengajak Darin Mumtazah beserta ayah dan ibunya berbulan madu ke Malaysia. Tiket diberikan oleh sahabat karib mantan Presiden PKS tersebut, Ahmad Fathanah.

Seperti diketahui, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan pidana vonis 16 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 1 tahun kurungan terhadap terdakwa kasus dugaan suap pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian dan tindak pidana pencucian uang, mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq karena terbukti terlibat dalam kasus suap kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian. Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, Luthfi Hasan Ishaaq dianggap bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang yang dilakukan secara bersama-sama. Sebelumnya Luthfi Hasan Ishaaq dituntut 18 tahun kurungan dan denda Rp 1,5 miliar oleh Jaksa Penuntut Umum.

Selain Darin Mumtazah, sejumlah istri tahanan KPK terlihat datang berkunjung antara lain, Sefty Sanustika istri Ahmad Fathanah, Airin Rachmi Diany istri Tubagus Chaery Wardana alias Wawan, Ratu Rita Akil istri Akil Mochtar, dan Vitri Cahyaningsih istri Andi Alfian Mallarangeng. Namun, seluruhnya hanya terlihat tertunduk diam dan enggan menanggapi berbagai pertanyaan yang diajukan wartawan.

Diberitakan sebelumnya, istri kedua Luthfi Hasan Ishaaq, Lusi Tiarani Agustin mengaku akrab dengan Darin Mumtazah, perempuan yang diketahui sebagai istri ketiga Luthfi Hasan Ishaaq. Menjadi bagian keluarga, hal itu pun yang membuat Lusi Tiarani Agustin sering bertemu Darin Mumtazah. "Ya sering bertemu karena keluarga, nanti di Guntur kan juga ketemu," kata Lusi Tiarani Agustin di KPK, Kamis (2/1/2014) siang.

Lusi Tiarani Agustin yang datang bersama tiga anaknya. Sebelumnya, Darin Mumtazah lah yang datang ke KPK untuk meminta izin jenguk ke tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rutan Guntur di Jakarta Selatan.

Dikonfirmasi soal isu rencana perceraian Luthfi Hasan Ishaaq dan Darin Mumtazah, Lusi Tiarani Agustin mengaku tak tahu. Dia juga tak pernah mendengar kabar itu. "Saya tidak tahu, tidak pernah dengar juga. Tapi mungkin itu kabarnya salah," cetus Lusi Tiarani Agustin. (ant/tri)

See Also

Penyebab Kecelakaan Bus Damri Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Bus Damri Kecelakaan Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Banjir Yang Melanda Di Demak, Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Prajurit Kodim 0716/Demak Menyerbu Desa Sayung
Al Mawaddah Gelar Hypno Motivasi Untuk Mengisi Liburan Sekolah
Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Ajari Anak-Anak Di Desa TMMD Tentang Kebersihan Lingkungan
Permudah Media Akses Berita, Dirikan Posko Penerangan Di Lokasi TMMD
Balai Desa Kalikondang Disiapkan Sebagai Poskotis TMMD Reguler Ke-105
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.802.869 Since: 05.03.13 | 0.1452 sec