Hukum

Kasus Suap SKK Migas, Sidang Perdana Rudi Rubiandini

Tuesday, 07 Januari 2014 | View : 722

JAKARTA-SBN.

Mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) yang juga mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya pada Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, Prof. Dr-Ing. Ir. Rudi Rubiandini R.S. (R.R.) hari ini, Selasa (7/1/2014) menjalani sidang perdana kasus dugaan penerimaan suap di SKK Migas di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta dengan agenda sidang perdana adalah pembacaan dakwaan.

Kuasa hukum mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Rudi Rubiandini, Rusdi A. Bakar mengatakan pula kliennya siap berlaku terbuka di pengadilan. “Dia (Rudi) akan terbuka, tak akan mempersulit, semua dilakukan dengan baik,” papar kuasa hukum Rudi Rubiandini, Rusdi A. Bakar, di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (6/1/2014).

Proses hukum kasus dugaan suap kepada Rudi Rubiandini memasuki tahap baru. Mulai pagi ini mantan Kepala SKK Migas tersebut akan menghadapi serangkaian sidang kasusnya di PN Tindak Pidana Korupsi dalam status sebagai terdakwa.

Seperti diketahui, Rudi Rubiandini dan pelatih golfnya Deviardi alias Ardi tertangkap tangan oleh KPK di kediaman rumah dinasnya Rudi Rubiandini, Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan pada Agustus 2013 dengan sangkaan menerima suap sebesar US$ 200 ribu  dari Widodo Ratanachaitong, petinggi Kernel Oil Pte. Ltd. (KOPL) dan Fossus Energy Ltd. Suap sebesar itu masih ditambah gratifikasi berupa motor gede model klasik merek BMW. KPK kemudian juga menangkap Komisaris PT. Kernel Oil Private Limited (PT. KOPL) Simon Gunawan Tanjaya yang diduga terlibat transaksi suap dengan barang bukti US$ 700.000, terkait tender proyek di SKK Migas.

Semuanya diberikan Widodo Ratanachaitong agar Rudi Rubiandini menggabungkan tender proyek minyak mentah Minas/SLC dengan kondensat Senipah untuk dimenangkan Fossus Energy Ltd.

Pada 4 Juli 2013 Tim Penunjukkan Penjual Minyak Mentah/Kondensat bagian negara melakukan pembukaan penawaran yang telah disampaikan ke perusahaan yang tercatat sebagai registered bidder di SKK Migas. Perusahaan itu di antaranya Fossus Energy Ltd, Kernel Oil Pte Ltd, Fortek Thailand Co. Ltf dan World Proteleum Energy. Tim kemudian mengusulkan kepada Rudi Rubiandini bahwa Fossus Energy Ltd sebagai pemenang lelang terbatas minyak mentah Minas dan Kondesat Senipah periode Agustus 2013.

Dalam pengembangannya, KPK menetapkan pula Rudi Rubiandini sebagai tersangka pencucian uang. Rudi Rubiandini diduga melanggar Pasal 3 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

KPK telah menyita sejumlah aset yang diduga berkaitan dengan pencucian uang Rudi Rubiandini, yakni rumah di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, uang sebesar SIN$ 60.000, US$ 200.000, dan kepingan emas seberat 180 gram dalam penggeledahan di ruangan Rudi Rubiandini di kantor SKK Migas. Selain itu, penyidik KPK menyita uang di dalam deposit box Rudi Rubiandini di Bank Mandiri, Jakarta, senilai total US$ 350.000 dan sebuah mobil Toyota Camry Hybrid dari sebuah dealer mobil.

Sebelum menjabat Wamen ESDM dan Ketua SKK Migas, Rudi Rubiandini adalah Direktur Operasi dan Keuangan PT. LAPI ITB (2007-2010). Di lingkungan birokrasi ITB, dia menjabat sebagai Sekretaris Jurusan Teknik Perminyakan ITB (1995-1998), General Manager Sasana Olahraga Ganesha ITB (2001-2005), Direktur Penerbit ITB (2005-2006), dan Direktur Utama PT. LAPI-ITB (2006-2007).

Pada tahun 2010 Rudi Rubiandini yang memegang gelar akademik bidang perminyakan ini adalah guru besar ITB. Pria murah senyum ini penerima penghargaan dosen teladan dan inspiratif ITB 1994 dan 1998, Inovator Nasional bidang Migas dari IATMI 2002. (ant/tem)

See Also

Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.802.595 Since: 05.03.13 | 0.1389 sec