Hukum

Kasus Suap SKK Migas, Sidang Perdana Rudi Rubiandini

Tuesday, 07 Januari 2014 | View : 784

JAKARTA-SBN.

Mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) yang juga mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya pada Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, Prof. Dr-Ing. Ir. Rudi Rubiandini R.S. (R.R.) hari ini, Selasa (7/1/2014) menjalani sidang perdana kasus dugaan penerimaan suap di SKK Migas di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta dengan agenda sidang perdana adalah pembacaan dakwaan.

Kuasa hukum mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Rudi Rubiandini, Rusdi A. Bakar mengatakan pula kliennya siap berlaku terbuka di pengadilan. “Dia (Rudi) akan terbuka, tak akan mempersulit, semua dilakukan dengan baik,” papar kuasa hukum Rudi Rubiandini, Rusdi A. Bakar, di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (6/1/2014).

Proses hukum kasus dugaan suap kepada Rudi Rubiandini memasuki tahap baru. Mulai pagi ini mantan Kepala SKK Migas tersebut akan menghadapi serangkaian sidang kasusnya di PN Tindak Pidana Korupsi dalam status sebagai terdakwa.

Seperti diketahui, Rudi Rubiandini dan pelatih golfnya Deviardi alias Ardi tertangkap tangan oleh KPK di kediaman rumah dinasnya Rudi Rubiandini, Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan pada Agustus 2013 dengan sangkaan menerima suap sebesar US$ 200 ribu  dari Widodo Ratanachaitong, petinggi Kernel Oil Pte. Ltd. (KOPL) dan Fossus Energy Ltd. Suap sebesar itu masih ditambah gratifikasi berupa motor gede model klasik merek BMW. KPK kemudian juga menangkap Komisaris PT. Kernel Oil Private Limited (PT. KOPL) Simon Gunawan Tanjaya yang diduga terlibat transaksi suap dengan barang bukti US$ 700.000, terkait tender proyek di SKK Migas.

Semuanya diberikan Widodo Ratanachaitong agar Rudi Rubiandini menggabungkan tender proyek minyak mentah Minas/SLC dengan kondensat Senipah untuk dimenangkan Fossus Energy Ltd.

Pada 4 Juli 2013 Tim Penunjukkan Penjual Minyak Mentah/Kondensat bagian negara melakukan pembukaan penawaran yang telah disampaikan ke perusahaan yang tercatat sebagai registered bidder di SKK Migas. Perusahaan itu di antaranya Fossus Energy Ltd, Kernel Oil Pte Ltd, Fortek Thailand Co. Ltf dan World Proteleum Energy. Tim kemudian mengusulkan kepada Rudi Rubiandini bahwa Fossus Energy Ltd sebagai pemenang lelang terbatas minyak mentah Minas dan Kondesat Senipah periode Agustus 2013.

Dalam pengembangannya, KPK menetapkan pula Rudi Rubiandini sebagai tersangka pencucian uang. Rudi Rubiandini diduga melanggar Pasal 3 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

KPK telah menyita sejumlah aset yang diduga berkaitan dengan pencucian uang Rudi Rubiandini, yakni rumah di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, uang sebesar SIN$ 60.000, US$ 200.000, dan kepingan emas seberat 180 gram dalam penggeledahan di ruangan Rudi Rubiandini di kantor SKK Migas. Selain itu, penyidik KPK menyita uang di dalam deposit box Rudi Rubiandini di Bank Mandiri, Jakarta, senilai total US$ 350.000 dan sebuah mobil Toyota Camry Hybrid dari sebuah dealer mobil.

Sebelum menjabat Wamen ESDM dan Ketua SKK Migas, Rudi Rubiandini adalah Direktur Operasi dan Keuangan PT. LAPI ITB (2007-2010). Di lingkungan birokrasi ITB, dia menjabat sebagai Sekretaris Jurusan Teknik Perminyakan ITB (1995-1998), General Manager Sasana Olahraga Ganesha ITB (2001-2005), Direktur Penerbit ITB (2005-2006), dan Direktur Utama PT. LAPI-ITB (2006-2007).

Pada tahun 2010 Rudi Rubiandini yang memegang gelar akademik bidang perminyakan ini adalah guru besar ITB. Pria murah senyum ini penerima penghargaan dosen teladan dan inspiratif ITB 1994 dan 1998, Inovator Nasional bidang Migas dari IATMI 2002. (ant/tem)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.491.288 Since: 05.03.13 | 0.304 sec