Hukum

Mantan Kepala SKK Migas Terima Uang Dari PT. KPI

Tuesday, 07 Januari 2014 | View : 1103

JAKARTA-SBN.

Presiden Direktur PT. Kaltim Parna Industri (PT. KPI) Artha Meris Simbolon memberikan uang sebesar US$ 522.500 ribu ke mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) yang juga mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya pada Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, Prof. Dr-Ing. Ir. Rudi Rubiandini R.S. (R.R.).

Uang diberikan agar Rudi Rubiandini yang menjabat Kepala SKK Migas memberikan rekomendasi terkait formula harga gas. "Agar Rudi Rubiandini memberikan rekomendasi/persetujuan untuk menurunkan Formula Harga Gas (FHG) untuk PT KPI kepada Menteri Energi Sumber Daya Mineral," ujar Jaksa Riyono membacakan surat dakwaan, Selasa (7/1/2014).

Dalam dakwaan dipaparkan, Rudi Rubiandini pada awal tahun 2013 bertemu Marihad Simbolon selaku Presiden Komisaris PT. Kaltim Parna Industri (KPI) di kantor SKK Migas. Pada pertemuan itu, Marihad Simbolon menyampaikan keluhan mengenai tingginya formula harga gas untuk PT. KPI yang bisa mengakibatkan PT. KPI bangkrut.

Keluhan ini disampaikan kembali oleh Marihad Simbolon kepada Rudi Rubiandini saat bermain golf di Gunung Geulis. Saat itu Marihad Simbolon mengenalkan Artha Meris Simbolon kepada Rudi Rubiandini.

"Atas penyampaian tersebut terdakwa (Rudi) mengatakan akan mencarikan solusi dan akan berkoordinasi dengan bidang komersialisasi gas dan hasilnya akan direkomendasikan kepada Kementerian ESDM Cq Dirjen Migas sebagai bahan pengambilan putusan," urai Jaksa Riyono.

Uang US$ 522.500 dari Artha Meris Simbolon diterima melalui Deviardi alias Ardi atas perintah Rudi Rubiandini secara bertahap. Pertama, US$ 250.000 diterima sekitar Februari 2013. Kedua, US$ 22.500 dalam bulan yang sama. Ketiga, US$ 50 ribu pada 11 Juli 2013. Keempat, US$ 50 ribu pada 1 Agustus 2013. Kelima, US$ 200 ribu pada 3 Agustus 2013. Pemberian uang tersebut terkadang diserahkan Artha Meris Simbolon lewat sopirnya.

"Deviardi menerima juga penyerahan dokumen-dokumen dari Artha Meris untuk diserahkan kepada Rudi Rubiandini," ungkap Jaksa Riyono.

Pada dakwaan kesatu, Rudi Rubiandini disebut menerima SIN$ 200 ribu dan US$ 900 ribu dari Bos Kernel Oil Private Limited (KOPL) Widodo Ratanachaitong dan PT. KOPL Indonesia. Sedangkan duit US$ 522.500 diberikan Presiden Direktur PT. Kaltim Parna Industri, Artha Meris Simbolon.

Sedangkan dalam dakwaan kedua, Rudi Rubiandini disebut menerima uang SIN$ 600 ribu dari Wakil Kepala SKK Migas Yohanes Widjonarko, US$ 150 dan US$ 200 ribu dari Deputi Pengendalian Dukungan Bisnis SKK Migas, Gerhard Rumesser serta uang US$ 50 ribu dari Kepala Divisi Penunjang Operasi SKK Migas Iwan Ratman.

Total pencucian uang yang dilakukan Rudi Rubiandini yakni Rp 6,8 miliar, US$ 1,072 juta dan SIN$ 800 ribu pada 11 Januari 2013-13 Agustus 2013.

Mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) yang juga mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya pada Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, Prof. Dr-Ing. Ir. Rudi Rubiandini R.S. (R.R.) diancam pidana dalam Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No.20/2001 tentang perubahan atas UU No.31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana jo pasal 65 ayat (1) KUHPidana.

Rudi Rubiandini juga dijerat Pasal 12 huruf a UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 65 ayat 1 KUHP. Atau Pasal 12 huruf b jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 65 ayat 1 KUHP. (ant/tri)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.491.064 Since: 05.03.13 | 0.3335 sec