Hukum

Rekanan Korlantas Polri Siap Dengarkan Tuntutan 764 Halaman

Thursday, 02 Januari 2014 | View : 786

JAKARTA-SBN.

Terdakwa dugaan korupsi pengadaan alat simulator SIM roda dua dan empat di Korlantas Polri, Direktur Utama (Dirut) PT. Citra Mandiri Metalindo Abadi (CMMA) Budi Susanto siap mendengarkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Kamis (2/1/2014).

Jaksa KPK, Medi Iskandar mengatakan bahwa berkas tuntutan pemilik PT. Citra Mandiri Metalindo Abadai (CMMA) ini setebal 764 halaman.

Meski begitu, Jaksa Medi Iskandar enggan membeberkan berapa tahun timnya akan menuntut Budi Susanto yang disangka memperkaya diri sendiri senilai Rp 88,446 miliar ini. Menurutnya, hal itu akan diungkapkan dalam persidangan nantinya. "Nanti aja. Dengerin pas pembacaan tuntutan saja," tuturnya lagi.

Sedianya sidang bakal digelar pada pukul 14.00 WIB. Namun hingga berita ini diturunkan sidang belum juga dimulai.

Budi Susanto sendiri sudah hadir di Pengadilan Tipikor pukul 14.30 WIB. Begitu juga Jaksa pada KPK juga sudah siap untuk melangsungkan persidangan. Namun, Majelis Hakim yang menangani perkara ini belum nampak di ruang persidangan. "Sidangnya ditunda habis salat ashar," ujarnya.

Dalam surat dakwaan Jaksa disebutkan, Budi Susanto bersama-sama dengan Inspektur Jenderal Polisi Djoko Susilo, Brigadir Jenderal Polisi Didik Purnomo, Direktur PT. Inovasi Teknologi Indonesia Sukotjo Sastronegoro Bambang (masing-masing penuntutan dalam berkas terpisah), serta Ajun Komisaris Besar Polisi Teddy Rusmawan, dinyatakan turut melakukan tindak pidana korupsi dalam pengadaan simulator kemudi uji klinik SIM Roda dua (R2) dan Roda empat (R4).

Budi Susanto bersama AKBP Teddy Rusmawan juga dianggap mengatur proses lelang simulator seolah-olah memenangkan PT. CMMA dalam proyek itu. Padahal, sambung Jaksa, PT. CMMA mensubkontrakkan pekerjaan ke PT. Inovasi Teknologi Indonesia milik Sukotjo Sastronegoro Bambang.

Dalam dakwaan, Budi Susanto juga dianggap telah memperkaya pihak lain yaitu Primer Koperasi Polri (Primkoppol) senilai Rp 15 miliar, anggota tim Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Wahyu Indra Pramugari sebesar Rp 500 juta, Bagian Keuangan Mabes Polri Darsian Rp 50 juta, dan anggota tim Itwasum Gusti Ketut Gunawa Rp 50 juta, serta Warsono Sugantoro alias Jumadi sebesar Rp 20 juta.

Budi Susanto didakwa dengan Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Atas tuntutan tersebut, Budi Susanto dan kuasa hukumnya menyatakan akan mengajukan pledoi dan nota pembelaan atas tuntutan pada Kamis (9/1/2014) pekan depan.

Terkait perkara ini, Irjen Pol. Djoko Susilo sudah lebih dulu divonis bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dan pencucian uang sehingga dijatuhi hukuman 10 tahun penjara dan pidana denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan. Selain itu, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor juga memerintahkan perampasan harta Irjen Pol. Djoko Susilo sekitar Rp 200 miliar. (ant)

See Also

Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.802.853 Since: 05.03.13 | 0.1283 sec