Nasional

Menkopolhukam Harap Mendagri Tidak Dipersalahkan

JAKARTA-SBN.

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Djoko Suyanto berharap Mendagri Gamawan Fauzi tidak dipersalahkan dalam polemik pelantikan Bupati Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Hambit Bintih.

Menko Polhukam Djoko Suyanto menilai yang mengajukan izin untuk pelantikan terhadap Hambit Bintih adalah DPRD setempat, bukan Mendagri.

Sesuai dengan aturan, pelantikan bupati berada dalam wilayah kewenangan DPRD.

Mendagri hanya bertugas melaksanakan administrasi selaku kepanjangan tangan dari pemerintah pusat.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Djoko Suyanto meminta masyarakat untuk tidak menyalahkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi terkait pelantikan Hambit Bintih sebagai Bupati Gunung Mas.

Djoko Suyanto menjelaskan, pelantikan Hambit Bintih itu diusulkan oleh DPRD setempat atas persetujuan Gubernur Kalimantan Tengah. Sehingga, posisi Mendagri tidak bisa disalahkan terhadap rencana pelantikan Hambit Bintih, yang kini menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu. "Jangan dilarikan ke Mendagri. Mendagri hanya mengeluarkan keputusan bahwa yang bersangkutan menang dalam Pilkada. Yang melantik DPRD," tegas Djoko Suyanto saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (27/12/2013).

Untuk saat ini, sambung Djoko Suyanto, DPRD Gunung Mas serta gubernur Kalimantan Tengah sedang mencari jalan keluar untuk mengatasi polemik itu. "Sekarang sudah dicari mekanisme baik antara DPRD dan gubernur, bukan Mendagri," imbuh Djoko Suyanto.

Pada kesempatan yang sama, Djoko Suyanto juga berharap agar masyarakat tidak terlalu mengkhawatirkan permasalahan ini. Terlebih dulu KPK pernah memberikan izin atas pelantikan kepala daerah terpilih yang menjalani masa tahanan. "Saya tidak bicara masalah Hambit, tapi pelantikan-pelantikan dulu kan sudah dilaksanakan. Kenapa enggak ditanya dulu-dulu pelantikannya bagaimana?" heran Djoko Suyanto.

Seperti diketahui, Hambit Bintih saat ini telah menjadi tahanan KPK terkait dalam kasus dugaan suap penanganan sengketa Pemilukada Gunung Mas dan telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar.

Hambit Bintih adalah Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah, yang terpilih kembali sebagai bupati periode 2013-2018. Namun ia ditangkap tim penyidik KPK pada 2 Oktober 2013 lalu dalam rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Ketua MK saat Akil Mochtar. Rencana pelantikan Hambit Bintih pun mendapat penolakan keras.

KPK pun telah menolak pengajuan dan permohonan izin pelantikan Hambit Bintih yang dilayangkan oleh DPRD Gunung Mas. KPK sendiri akan mengirimkan surat resmi penolakan itu ke DPRD Gunung Mas.

Seperti diketahui, padahal dulunya KPK pernah memberi izin pelantikan terhadap kepala daerah terpilih, meskipun berada dalam tahanan.

Kasus seperti Hambit Bintih ini juga pernah terjadi pada pertengahan April 2012 lalu. Pasangan Khamamik dan Ismail Ishak resmi menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mesuji. Pasangan itu dilantik di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Bawanglatak, Menggala.

Pelantikan dilakukan oleh Gubernur Lampung Sjachroedin ZP atas nama Menteri Dalam Negeri. Khamamik/Ismail Ishak terpaksa dilantik di tahanan karena salah satu dari mereka terjerat kasus korupsi. Ismail Ishak diputus bersalah oleh pengadilan atas kasus korupsi dana BUMD Tuba tahun 2006. (ant/kom/tem)

See Also

Pesantren Al Mawaddah Kudus Ciptakan Rekor Prestasi Dunia
Total Pasien Positif Virus Corona Bertambah Jadi 134
Megawati Soekarnoputri Resmikan Patung Soekarno Di Akmil Magelang
Penyebab Kecelakaan Bus Damri Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Bus Damri Kecelakaan Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Banjir Yang Melanda Di Demak, Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Prajurit Kodim 0716/Demak Menyerbu Desa Sayung
Al Mawaddah Gelar Hypno Motivasi Untuk Mengisi Liburan Sekolah
Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.495.341 Since: 05.03.13 | 0.276 sec