Nasional

Mabes Polri Jelaskan Kasus Diamankannya Dua Perwira Menengah Kepolisian

Tuesday, 25 Juni 2013 | View : 2237

JAKARTA-SBN.

Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) akhirnya angkat bicara terkait kabar ditangkapnya dua perwira menengah kepolisian yang diduga akan melakukan suap jabatan. 

Kepala Divisi Humas Mabes Polri (Kadiv Humas) Irjen. Pol. Drs. Ronny Franky Sompie, S.H., M.H. menuturkan peristiwa diamankannya dua perwira menengah yang berasal dari Polda Jawa Tengah dan Polda Metro Jaya.

Pada hari Jumat (21/6/2013) sekitar pukul 14.00 WIB di Gedung Utama Mabes Polri, tim Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri mencurigai adanya dua orang polisi yang menunjukan gerak-gerik mencurigakan yang belakangan diketahui Kompol. J.A.P. dari Polda Metro Jaya dan AKBP. E.S. dari Polda Jawa Tengah.

"Perwira Menengah ini adalah tamu bukan anggota atau staf yang bertugas di gedung utama Mabes Polri," ungkap Irjen. Pol. Drs. Ronny Franky Sompie, S.H., M.H. di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (25/6/2013).

Saat diamankan, kedua perwira menengah tersebut menggunakan seragam lengkap kepolisian. Kemudian tim Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) yang memang ditugaskan untuk melakukan pengawasan di sekitar gedung utama Mabes Polri melihat AKBP. E.S. membawa tas hitam. “AKBP. E.S. membawa tas hitam mencurigakan, kemudian tim Tipikor memeriksanya, sehingga sebelum masuk lift, petugas meminta AKBP E.S. membuka tas yang dibawa AKBP E.S.," papar Irjen. Pol. Ronny Franky Sompie. Saat tas tersebut dibuka, petugas kaget melihat ada dua bundalan uang pecahan Rp 100 ribu yang diikat dengan benang. Curiga membawa uang cash dalam jumlah besar akhirnya AKBP. E.S. dan Kompol. J.A.P. dibawa ke Gedung Bareskrim untuk dilakukan interogasi lebih jauh.

“Ada dua ikatan, ditanya ini uang untuk apa dan sebagainya, karena mencurigakan akhirnya AKBP E.S. dan Kompol. J.A.P. dibawa ke gedung Bareskrim untuk dilakukan pendalaman dan interogasi. Berkaitan dengan temuan uang, pengakuan dari AKBP. E.S. jumlahnya Rp 200 juta," terang Irjen. Pol. Ronny Franky Sompie. Setelah hampir dua hari dilakukan pendalaman terhadap AKBP E.S. dan Kompol. J.A.P., penyidik Tipikor Bareskrim Polri belum menemukan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut. “Hanya aja ada fakta kedua perwira menengah tersebut membawa uang cash Rp 200 juta, apakah uang tersebut untuk suap atau untuk apa belum diketahui,” lanjut mantan Kapolwiltabes Surabaya tersebut.

Kedua perwira menengah tersebut kini diserahkan ke Divisi Propam Mabes Polri untuk diketahui adanya dugaan pelanggaran disiplin karena keduanya berada di luar tempat kerjanya pada saat jam kerja. Walaupun belum jelas status kedua perwira tersebut, pihak Dittipikor Bareskrim Polri tetapi uang Rp 200 juta masih berada ditangan Dittipikor untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. “Uang tersebut masih disimpan penyidik Dittipikor, belum dihitung kembali kebenarannya apakah betul Rp 200 juta seperti pengakuan AKBP. E.S. Dari fakta yang kita lihat bahwa uang Rp 200 juta yang berada dalam tas masih dibawa AKBP. E.S. dan belum diserahkan pada siapapun juga,” tandas mantan Kepala Perpustakaan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK). (tri)

See Also

Total Pasien Positif Virus Corona Bertambah Jadi 134
Megawati Soekarnoputri Resmikan Patung Soekarno Di Akmil Magelang
Penyebab Kecelakaan Bus Damri Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Bus Damri Kecelakaan Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Banjir Yang Melanda Di Demak, Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Prajurit Kodim 0716/Demak Menyerbu Desa Sayung
Al Mawaddah Gelar Hypno Motivasi Untuk Mengisi Liburan Sekolah
Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Ajari Anak-Anak Di Desa TMMD Tentang Kebersihan Lingkungan
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.183.001 Since: 05.03.13 | 0.2197 sec