Internasional

Krisis Thailand Belum Berakhir

Friday, 20 Desember 2013 | View : 760

BANGKOK-SBN.

Komisi Pemilihan Umum Thailand memperingatkan potensi kerusuhan dalam pemilu tahun 2014 depan.

Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum Thailand memutuskan menunda Pemilu yang sedianya digelar pada 2 Februari 2014.

Lembaga independen itu menyerukan diadakan dialog antara pemerintah Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra dan massa anti pemerintah Yingluck Shinawatra.

Ribuan orang diperkirakan masih akan turun ke jalan menuntut Perdana Menteri wanita pertama negeri Gajah Putih itu untuk mundur.

PM Thailand Yingluck Shinawatra yang merupakan adik PM terguling Thaksin Shinawatra telah menyerukan diadakan Pemilu sela pada 2 Februari tahun 2014 depan, menyusul demo menuntut agar dirinya mundur.

Pemerintahan Yingluck Shinawatra dituding korup dan rakyat bosan dengan pemerintahan keluarga Thaksin Shinawatra yang populis.

Dalam seruannya itu, Yingluck Shinawatra mengatakan jika dirinya menang maka massa harus menghormati keputusan Pemilu.

Tapi tawaran itu tampak tidak digubris oleh kelompok anti Shinawatra yang kebanyakan dari kalangan elite terpelajar.

Kelompok massa pendemo tetap menuntut Yingluck Shinawatra mundur dan diganti oleh pemerintah lain yang dipilih ‘dewan rakyat’.

“Komisi Pemilu memperkirakan Pemilu 2 Februari akan bergejolak. Dengan demikian, tetap menggelar Pemilu pada tanggal itu tidak seharusnya dilakukan,” kata Komisioner Komisi Pemilu Somchai Srisutthiyakorn pada Kamis (19/12/2013). Meski demikian, Komisioner Komisi Pemilu Somchai Srisutthiyakorn mengatakan bahwa pihaknya akan tetap menggelar Pemilu jika semua pihak menuntut itu dilakukan. (afp)

See Also

Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
7 Fakta Rumah Sakit Kilat Pasien Korban Virus Corona Wuhan
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi
Penembakan Dalam Bus Greyhound Di California
Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 362
TNI Siap Bantu Kebakaran Hutan Di Australia
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.388.920 Since: 05.03.13 | 0.2617 sec