Hukum

KPK Tidak Tahu 45 Perempuan Terima Aliran Dana Ahmad Fathanah

SUKABUMI-SBN.

Kasus dugaan suap dan pencucian uang terkait penentuan proyek kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kementan) dengan tersangka Ahmad Fathanah terus menyita perhatian publik karena tak hanya menyeret mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), LHI, bahkan juga ke puluhan perempuan yang menerima aliran dana Ahmad Fathanah dengan total transaksi Rp 9,9 miliar.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menegaskan bahwa data 45 perempuan menerima aliran dana dari Ahmad Fathanah bukan data yang dimiliki KPK. Data itu, bukan yang diberikan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait penyidikan suap impor daging sapi dan TPPU Ahmad Fathanah. “PPATK tidak berikan data-data soal itu,” ujar Ketua KPK, Abraham Samad, menjawab pertanyaan di sela-sela Lokakarya “Jurnalis Antikorupsi” di Citarik, Sukabumi, Jumat (24/5/2013) malam. Samad sendiri mengaku baru mengetahui soal data itu setelah data-data tersebut marak diberitakan oleh media. “Saya saja baru dengar dari kalian (media),” jelas Samad.

Sebelumnya, ketika dikonfirmasi masalah kebenaran data tersebut, Juru Bicara KPK Johan Budi senada dengan Samad mengaku bahwa tidak pernah menyebarkan Laporan Hasil Analisis (LHA) dari PPATK. “Saya tidak tahu data yang diberikan PPATK itu seperti apa. Data yang beredar itu belum tentu benar,” papar Johan Budi ketika dikonfirmasi, Kamis (23/5/2013). “Pemeriksaan terhadap perempuan yang ada dalam daftar tersebut tidak dapat dilakukan, sebab data yang beredar tersebut belum tentu benar,” tambah Johan Budi. (mi/kj/id)

See Also

Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.594.731 Since: 05.03.13 | 0.1848 sec