Internasional

Istana Presiden Afghanistan Diserang Militan Taliban

Wednesday, 26 Juni 2013 | View : 783

KABUL-SBN.

Sekelompok militan Taliban secara mengejutkan melakukan penyerangan terhadap kompleks istana kepresidenan Afghanistan, Selasa pagi waktu setempat (25/6/2013). Aksi penyerangan dilakukan dengan menempatkan sejumlah iring-iringan bom mobil di dekat kompleks istana kepresidenan Afghanistan.

“Serangan terhadap istana kepresidenan itu terjadi selama satu setengah jam. Serangan meletup pada pukul 06.30 pagi waktu setempat dan dengan cepat membuat suasana kepanikan, terlebih ketika asap tebal dari letusan bom-bom mobil tampak mulai membubung tinggi,” lapor saksi mata.

Suasana semakin penuh ketegangan karena wilayah di sekitar istana kepresidenan Afghanistan tersebut berdekatan dengan kantor-kantor kedutaan besar dan gedung-gedung pusat pemerintahan.

Dua orang polisi yang menjadi saksi mata mengatakan beberapa saat sebelum aksi penyerangan tersebut terjadi, ada dua kendaraan yang diyakini menggunakan pelat nomor polisi palsu dari International Security Assistance Force (ISAF) NATO. Kedua kendaraan itu berusaha menerobos pos pemeriksaan yang merupakan gerbang utama untuk memasuki kawasan istana kepresidenan Afghanistan.

“Kendaraan pertama sudah dicek dan lolos. Lalu, pada mobil kedua, terlihat sopir berupaya menerobos para petugas keamanan sehingga menimbulkan kecurigaan dan petugas mencoba mencegah mobil itu masuk. Namun, ketika adu mulut mulai terjadi antara petugas keamanan dan pengendara mobil, tiba-tiba serangan terjadi. Bom-bom yang dipasang di mobil-mobil tersebut serentak meledak, sejumlah pelaku penyerangan pun ikut menjadi korban dalam peristiwa itu,” papar Wakil Kepala Polisi Afghanistan, Mohammad Daud Amin, Selasa (25/6/2013).

“Kendaraan-kendaraan yang dipasangi bom tersebut telah diperlengkapi dengan antena radio sehingga memberikan kesan kendaraan itu betul-betul seperti mobil dinas ISAF. Bukan hanya itu, kecurigaan terhadap iring-iringan kendaraan tersebut semakin mengendur karena ada tiga sampai empat penyerang yang menyamar dengan menggunakan seragam militer,” ungkap Kepolisian Afghanistan. “Tidak ada warga sipil yang menjadi korban walau sempat terjadi rentetan serangan senjata api, sedangkan aparat penjaga istana kepresidenan yang menjadi korban luka dan tewas masih dirahasiakan jumlahnya,” jelas pihak kepolisian Afghanistan.

Kepolisian Afghanistan masih mendalami motif penyerangan teroris itu. Namun, kuat dugaan, aksi penyerangan itu ditujukan sebagai upaya untuk membunuh Presiden Afghanistan, Hamid Karzai. Aksi gerilyawan militan Taliban itu terbilang sangat nekat dan tercatat sebagai serangan paling berani terhadap Pemerintah Afghanistan sejak kepala pemerintahan negara Islam itu dipegang oleh Presiden Hamid Karzai. Terakhir kali Hamid Karzai lolos dari serangan pembunuhan pada April 2008. Ketika itu kelompok teroris menyerang iring-iringan parade militer tahunan yang diselenggarakan di Kabul. Presiden Afghanistan Hamid Karzai, yang tinggal disekitar wilayah istana kepresidenan, karena peristiwa penyerangan tersebut, segera membatalkan acara konferensi pers dengan wartawan yang sedianya akan dilaksanakan pada Selasa pagi (25/6/2013). Tak hanya itu, jalan-jalan menuju istana kepresidenan Afghanistan pun ikut-ikutan ditutup oleh pihak keamanan setempat karena pengamanan berlapis di sekitar kompleks istana kepresidenan Afganistan segera diterapkan oleh pihak keamanan setempat untuk menghalangi masuknya masyarakat sipil dan mencegah terjadinya peristiwa serupa di kemudian harian. (AFP/kj)

See Also

Boris Johnson Terpilih Sebagai PM Inggris Baru
Menlu Inggris Ancam Iran
Laut China Selatan Tegang
Presiden AS Pecat Direktur Dinas Rahasia
Kapal China Dekati Pulau Filipina
Thailand Dilanda Badai Pabuk
Warga Kelas Menengah Australia Akan Kian Sulit Dapat Kredit Perumahan
Donald Trump Kunjungi Militer AS Di Irak
Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
Suriah Berhasil Usir ISIS
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Polri Benarkan Penangkapan WNI Isteri Tokoh ISIS Marawi
Sultan Selangor Kecewa Terhadap Mahathir Mohamad Soal Bugis
China Meminjamkan Sepasang Panda Ke Indonesia
Spanyol Buru Sopir Pelaku Teror Di Barcelona
Serangan Teror Di Barcelona
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.650.627 Since: 05.03.13 | 0.1666 sec