Hukum

Berkas Tuntutan Budi Mulya Akan Naik Pada Tahun 2014

Wednesday, 11 Desember 2013 | View : 861

JAKARTA-SBN.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad, mengatakan kasus bail out Bank Century kian menarik menyusul penahanan bekas Deputi Bidang IV Pengelolaan Devisa Bank Indonesia, Budi Mulya.

Ketua lembaga antirasuah tersebut Abraham Samad pun mengatakan penahanan Budi Mulya adalah awal drama pengusutan kasus Bank Century. "Budi Mulya awal drama kasus Century agar kita bisa tangkap aktor intelektualnya. Siapa aktor paling bertanggung jawab dalam kasus Century ini," cetus Ketua KPK, Abraham Samad saat mengisi acara Kompasianival bertajuk 'Berantas Korupsi Untuk Indonesia Lebih Baik' di Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (22/11/2013).

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, Abraham Samad pun mengatakan bisa memanggil bekas Gubernur Bank Indonesia yang kini menjabat Wakil Presiden RI Boediono dan bekas Menteri Keungan Sri Mulyani. Menurut Abraham Samad, Boediono akan dipanggil jika KPK sudah membuat kesimpulan untuk memeriksanya. "Prinsip kerja KPK, kita selalu melihat wakil presiden dengan rakyat biasa sama di mata hukum. Kita tidak ada hambatan. KPK belum mengambil kesimpulan soal itu," jelas Abraham Samad.

Ketua KPK Abraham Samad pun mempersilahkan kepada masyarakat untuk terus mengawasi kinerja KPK dalam mengusut korupsi khususnya kasus Bank Century. Abraham Samad berjanji KPK akan terus berjalan sesuai dengan mekanismenya. "Silakan mengikuti, mengeritik KPK dalam kasus Century. Saya yakin KPK tetap on the track dalam penanganan Century," terang dia lagi.

Diberitakan, KPK telah menahan Budi Mulya yang berstatus tersangka kasus Bank Century.  Budi Mulya diduga terlibat dalam dugaan korupsi pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Berkas pemeriksaan tersangka Budi Mulya dalam dugaan korupsi pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik belum juga dirampungkan KPK.

Namun, KPK menjamin berkas tuntutan terhadap Budi Mulya akan naik pada 2014 mendatang.

"Sampai hari ini masih pemeriksaan saksi, masih belum P21," ungkap Juru Bicara KPK Johan Budi Sapto Prabowo di kantor KPK, plaza Gedung KPK, Jl. HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2013).

Juru Bicara KPK, Johan Budi SP. sendiri memprediksi, berkas tuntutan Budi Mulya segera naik ke penuntutan. Namun, dia tak bisa memastikan kapan tepatnya berkas tuntutan BM naik. "Kalau penuntutan itu saya kira tidak sampai tahun 2014 habis," bebernya.

Disinggung ihwal peran Boediono yang disebut-sebut terlibat dalam perkara tersebut, Johan Budi SP. tak berani berspekulasi. Namun, dia bilang, penyidik bisa menyeret Boediono sebagai tersangka, jika menemukan dua alat bukti. "Penegakan hukum itu tidak menarget-nargetkan. Siapapun kalau ditemukan dua alat bukti yang cukup akan kita tetapkan. Tetapi sampai hari ini masih BM," jelasnya lagi. (ant)

See Also

KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.893.027 Since: 05.03.13 | 0.1621 sec