Nasional

DPR RI Layangkan Surat Undangan Ke Wapres

Wednesday, 11 Desember 2013 | View : 879

JAKARTA-SBN.

DPR RI tetap mengirimkan surat pemanggilan kepada mantan Gubernur Bank Indonesia, yang kini menjadi Wakil Presiden, Boediono, terkait kasus bailout Bank Century, meski yang bersangkutan menegaskan menolak dipanggil Tim Pengawas (Timwas) Century DPR RI.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Pramono Anung, mengaku telah menandatangani surat undangan yang ditujukan kepada Wakil Presiden RI, Boediono agar hadir memberikan penjelasan di depan anggota Timwas Century DPR. “Ini keputusan Timwas Century yang sudah memutuskan untuk mengundang Pak Boediono. Yang tanda tangan pimpinan Timwas DPR kebetulan pimpinan DPRnya yah saya," ujar Pramono Anung di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (11/12/2013).

Pramono Anung mengatakan surat undangan itu telah dikirim ke kantor Wapres namun belum ada jawaban apakah Boediono akan hadir di depan Timwas. "Rencananya diundang Rabu depan 18 Desember 2013," beber Pramono Anung.

Menurut politisi PDIP ini pemanggilan Boediono sama sekali tidak terkait dengan proses penegakan hukum di KPK. "Tetapi Timwas ingin penjelasan Boediono terkait apa yang disampaikan dalam keterangan persnya soal Century," kata Pramono Anung.

"Kami sadar ini tidak masuk dalam wilayah hukum tetapi sekadar menggali pandangan dan pendapat soal bailout dan siapa sebenarnya yang bertanggungjawa terkait hal tersebut," ucap Pramono Anung.

Lalu bagaimana jika Boediono menolak hadir. "Kalau kemudian Pak Boediono hadir atau tidak hadir itu nanti tetapi yang jelas setelah diputuskan di Timwas maka pimpinan DPR wajib mengundang dan menandatangani undangan itu," tegasnya.

Dikabarkan sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI, Priyo Budi Santoso dari fraksi Partai Golkar menjelaskan bahwa saat ini surat undangan untuk Boediono sedang dipersiapkan Setjen DPR RI dan Sekretariat Timwas Century DPR RI. “Kami masih menunggu dan belum teken,” kata Priyo Budi Santoso di Jakarta, Kamis (5/12/2013).

Ditambahkan bahwa DPR RI berharap Boediono akan membalas surat pemanggilan tersebut secara resmi.

Ketika ditanya apakah DPR RI bersedia mendatangi Boediono di kantornya, apabila tetap menolak memenuhi pemanggilan DPR RI, Priyo Budi Santoso menjawab kemungkinan demikian sangat kecil.

Bahkan Priyo Budi Santoso cenderung untuk menolak bila ada opsi seperti itu. “Timwas tidak akan berkunjung ke kantor Wapres untuk meminta penjelasan Pak Boediono,” kata Priyo Budi Santoso.

Sebelumnya, Boediono melalui Jubirnya, sudah menyatakan penolakan untuk hadir dalam pemanggilan Timwas Century.

Pihak Boediono menilai pemanggilan itu akan mengganggu proses hukum kasus itu di KPK.

Para anggota Timwas Century DPR RI sendiri menilai alasan demikian adalah alasan yang dibuat-buat, dan terkesan Boediono berlindung di balik jabatannya sebagai Wapres.

Anggota Tim Pengawas (Timwas) Bank Century DPR RI, Bambang Soesatyo menyatakan bahwa Wakil Presiden Boediono tidak memiliki hak imunitas akan hukum, meskipun jabatannya selaku orang nomor dua di Indonesia. “Dia hanyalah warga biasa sehingga tidak ada hak imunitas,” tegas Bambang Soesatyo.

Boediono menolak panggilan tersebut dengan alasan khawatir bahwa pemanggilan itu akan mengganggu jalannya proses hukum yang tengah dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Lebih lanjut, Bambang Soesatyo mengemukakan bahwa dalam Undang-undang dan peraturan tidak tertulis bahwa DPR RI dilarang untuk memanggil warga negara yang sedang terlibat kasus hukum. Anggota Timwas Century dari Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo mengingatkan bahwa Boediono harus memenuhi panggilan Timwas Century. Jika tidak memenuhi dua kali panggilan, Boediono dapat dipanggil paksa. “Undang-undang MDDD No.72, itu jelas menyatakan bahwa setiap warga negara wajib hukumnya hadir dalam panggilan DPR RI untuk kepentingan masyarakat dan bangsa. Manakala tidak hadir ya panggil paksa,” tegas Bambang Soesatyo lagi. “DPR akan panggil paksa sesuai ketentuan. Kalau tidak datang, itu mengonfirmasi bahwa Boediono tidak ksatria. Kalau merasa benar, kenapa harus takut,” tukas dia.

Bambang Soesatyo menjelaskan, setiap warga negara yang dipanggil DPR RI untuk kepentingan rakyat wajib datang. “Dua kali pemanggilan secara patut tidak hadir tanpa alasan yang dibenarkan oleh hukum, panggilan ketiganya tentu dijemput paksa,” tegasnya.

Bambang Soesatyo juga menyatakan sedih karena atas penolakan Boediono yang kemudian tidak tampak menunjukkan sebagai negarawan yang adil.

Kata Sekjen PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo, Partai Demokrat seharunya memahami bahwa kalau sekarang Boediono dimintai keterangan oleh KPK dan oleh Timwas DPR RI pada posisi sebagai mantan Gubernur BI di era pemerintahan SBY.

Diberitakan sebelumnya, Ketua DPR RI, Marzuki Alie mengungkapkan, seharusnya Timwas Century membuka lagi keputusan rapat paripurna terkait tugas dan kewenangan Timwas sebelum memutuskan memanggil kembali Boediono.

Timwas seharusnya, menurut Marzuki Alie, harus membuka lagi keputusan paripurna, apakah keputusan paripurna itu masih menugaskan kepada Timwas untuk melakukan tugas-tugas pansus yang sebelumnya sudah selesai.

“Saya minta itu satu saja, buka hasil keputusan paripurna. Timwas itu melakukan pengawasan terhadap proses penegakan hukum, tidak ada bicara politik lagi. Kalau manggil-manggil itu kan bisa bicara politik, digeret-geret terus ke politik. Ini kan tidak sehat, dan ini akan membuat kegaduhan politik,” tegasnya. (sp/id/tri)

See Also

Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Ajari Anak-Anak Di Desa TMMD Tentang Kebersihan Lingkungan
Permudah Media Akses Berita, Dirikan Posko Penerangan Di Lokasi TMMD
Balai Desa Kalikondang Disiapkan Sebagai Poskotis TMMD Reguler Ke-105
Sosok Tenaga Teknis Yang Akan Menyukseskan TMMD
Maturnuwun Pak Tentara, Jalan Beton Ini Sudah Ditunggu Warga
Excavator Menjadi Pusat Perhatian Anak-Anak Pada TMMD Kodim 0716/Demak
Pedagang Es Tebu Raup Untung, Berkat TMMD
Dibalik Layar TMMD Reg Ke-105 Kodim 0716/Demak
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.539.991 Since: 05.03.13 | 0.1592 sec