Nasional

Wapres Sudah Terima Surat Undangan DPR RI

Wednesday, 11 Desember 2013 | View : 1061

JAKARTA-SBN.

Wakil Presiden (Wapres) Boediono sudah menerima surat undangan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI agar hadir memberikan penjelasan di depan anggota tim pengawas (timwas) Century DPR RI.

Atas surat undangan tersebut, Juru Bicara Wapres, Yopie Hidayat katakan, mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) itu akan mengirimkan jawaban secara tertulis pula sebagaimana semestinya sesuai kepatutan. "Kita tunggu saja nanti jawaban tertulisnya. Kan undangannya masih untuk tanggal 18 Desember 2013," ungkap Yopie Hidayat, Rabu (11/12/2013).

Lebih lanjut menurut Yopie Hidayat, sikap Boediono atas pemanggilan timwas Century DPR RI masih belum berubah. Yakni tidak akan hadir memenuhi panggilan pada 15 Desember mendatang. "Sejauh yang saya tahu, sikap Pak Boediono mengenai hal ini tidak berubah," ucap Yopie Hidayat.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Presiden Beodiono tidak akan memenuhi panggilan tim pengawas (timwas) kasus Bank Century DPR RI karena berpotensi mengganggu proses hukum yang kini tengah berjalan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Saya tidak akan hadir memenuhi panggilan timwas,” tulis Wapres dalam akun jejaring sosial Twitternya @boediono, Rabu (4/12/2013) malam.

Alasan Boediono menolak panggilan itu adalah karena bisa mengganggu proses penegakan hukum di KPK. Boediono mengatakan sudah berkomitmen membantu KPK dalam kasus ini. “Dan tak ingin proses penegakan hukum yang sedang berlangsung terganggu oleh intervensi politik apapun,” kata dia.

Menurut Boediono, jika timwas melakukan pemanggilan di luar lembaga penegak hukum bertentangan dengan keputusan paripurna DPR RI. Apalagi, dia sudah pernah memberikan keterangan kepada panitia khusus (pansus) angket Century.

Juru Bicara Wapres, Yopie Hidayat, dalam pesan singkatnya mengungkapkan hal yang sama. “Pak Boediono tidak akan hadir memenuhi panggilan timwas masalah Century DPR RI,” kata Yopie Hidayat.

Menurut Wapres, sambung Yopie Hidayat, proses politik di DPR RI sudah selesai dengan keputusan menyerahkan masalah ini kepada penegak hukum. “Tugas timwas, sesuai keputusan paripurna DPR RI, adalah mengawasi para penegak hukum,” kata dia.

Pemanggilan kepada pihak-pihak lain, apalagi yang sudah memberikan keterangan kepada KPK, adalah tindakan yang tidak sejalan dengan keputusan paripurna DPR RI dan berada di luar kewenangan timwas.

Ketika KPK memeriksa Boediono di Istana Wapres, Sabtu (23/11/2013), dia mengklarifikasi soal dana Rp 6,7 triliun adalah tanggung jawab Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) dan pengawas Bank sebagai pihak yang menghitung berapa dana yang dibutuhkan untuk menyelamatakan Bank Century.

Bahkan, Boediono merasa terhormat bisa menyelamatkan ekonomi nasional dengan memberikan FPJP kepada Bank Century.

Boediono dipanggil oleh timwas DPR RI terkait kasus dugaan korupsi dana talangan Bank Century, pada 18 Desember 2013. Hal itu merupakan keputusan rapat internal timwas Century.

Bahkan pimpinan DPR RI menyatakan tidak perlu menggelar rapat untuk melakukan pemanggilan mantan Gubernur Bank Indonesia (BI), Boediono meskipun saat ini Boediono menjabat Wakil Presiden RI. “Undangan ke Boediono segera dilayangkan,” kata Wakil Ketua DPR RI, Pramono Anung, Rabu (4/12/2013). (tri/ant)

See Also

63 Titik Penyekatan Di Jakarta Saat PPKM Darurat
Titik Penyekatan Di Jalan Tol Jasa Marga Group Dalam Rangka Mendukung PPKM Darurat
Daftar Exit Tol Yang Tutup Saat PPKM Darurat
Puan Menyatakan Berduka Atas Tenggelamnya KMP Yunicee Dan Meminta Pencarian Korban Terus Dilakukan
Di Sesko AU, Puan Sampaikan Pentingnya Kekuatan Pertahanan Dan Ancaman Serangan Cyber
Presiden Joko Widodo Tinjau Langsung Pelaksanaan PPKM Mikro Di Kelurahan Rawasari
Presiden Joko Widodo Sebut PPKM Mikro Kebijakan Paling Tepat Untuk Saat Ini
Puan Sebut Perempuan Berperan Penting Dalam Proses Perdamaian Afghanistan
Ketua DPR RI Minta Pemda Jangan Sembunyikan Kondisi Kasus Virus Corona
Dorong Percepatan Vaksinasi, Ketua DPR RI Bawa Tambahan Vaksin Untuk Warga Jateng
Megawati Sebut Ayah Saya Dilengserkan Namun Roda Kehidupan Berputar
Megawati Soekarnoputri Resmi Dikukuhkan Jadi Profesor Kehormatan Di Universitas Pertahanan
Megawati Soekarnoputri Tegaskan Perlu Amandemen Sekali Lagi Untuk Hadirkan Kembali PPHN
Megawati Bingung Dicap Komunis
Megawati Cerita Soekarno Dilengserkan
Megawati Minta Presiden Tambah Personel TNI-Polri
Bamsoet: Ibu Megawati Tegaskan Dukung MPR RI Miliki Kewenangan Menyusun Dan Menetapkan Haluan Negara
Ketua MPR RI Sebut Hari Lahir Pancasila Momentum Bangun Kembali Kebersamaan
Ketua DPR RI Minta Negara Hadir Lebih Nyata, Kebijakan Harus Tepat Dan Bermanfaat Untuk Rakyat
Presiden Joko Widodo Dorong Kerja Sama Daerah Untuk Bersama Tangani Pandemi Virus Corona
Presiden Joko Widodo Tinjau Vaksinasi Di Bintan
Presiden Joko Widodo Kunjungan Kerja Bertolak Menuju Provinsi Riau Dan Kepulauan Riau
Presiden Joko Widodo Tinjau Vaksinasi Massal Di Provinsi Riau
Presiden Beri Pengarahan Penanganan Pandemi Dan Vaksinasi Massal Di Provinsi Kepulauan Riau
PT. Jasa Marga (Persero) Tbk. Perbaiki Jalan Tol Jakarta-Cikampek
jQuery Slider
Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.212.364 Since: 05.03.13 | 0.2564 sec