Internasional

Dunia Berduka Untuk Nelson Mandela

Friday, 06 Desember 2013 | View : 896

WASHINGTON-SBN.

Dunia memberikan penghormatan terakhir untuk tokoh pembebasan Afrika Selatan, Nelson Mandela.

Tidak ada tokoh, baik itu penggerak Hak Asasi Manusia (HAM), ahli pidato, penerima Nobel, yang berhasil menyatukan dunia saat meninggal seperti yang dilakukan Nelson Mandela saat ini.

Semua orang dari bidang politik, agama, olahraga, dan budaya, memberikan penghormatan terakhir untuk ikon anti-apartheid di negaranya itu.

Nelson Mandela meninggal pada Kamis (5/12/2013) setelah lama menderita penyakit. Dia sempat dirawat di rumah sakit berulang kali.

Upacara pemakaman Nelson Mandela yang meninggal dunia di usia 95 tahun, diperkirakan akan menjadi yang paling penting abad ini. Para pemimpin dunia ‘telah mengantre’ memberikan ucapan bela sungkawa.

“Dia tidak lagi bersama kita. Dia milik semua abad,” kata Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama yang juga merupakan presiden kulit hitam pertama di negaranya. Barack Obama memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang di Gedung Putih dan bangunan publik lainnya hingga Senin (9/12/2013). Ini jarang dilakukan untuk pemimpin asing.

Seperti kata mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Bill Clinton yang berkuasa ketika Nelson Mandela berkuasa di Afrika Selatan. Dia menyebut Nelson Mandela sebagai ‘pembela martabat dan kebebasan manusia’.

“Hari ini dunia kehilangan salah seorang pemimpin paling pentingnya dan salah seorang manusia paling mulia,” kata Bill Clinton. “Sejarah akan mengenang Nelson Mandela sebagai seorang pembela untuk martabat dan kebebasan manusia untuk perdamaian dan rekonsiliasi,” ucap Bill Clinton.

Nelson Mandela dipenjara selama 27 tahun dalam perjuangannya melawan segregasi dan apartheid di negaranya. Setelah bebas, dia kemudian menjadi Presiden pertama Afrika Selatan dan menerima Hadiah Nobel pada tahun 1993.

Para pemimpin dunia lain juga memberikan tribute untuk Nelson Mandela yang dipenjara selama 27 tahun karena memperjuangkan kesetaraan kulit hitam dan kulit putih di Afrika Selatan.

Sekjen PBB asal Korea Selatan, Ban Ki Moon mendeklarasikan bahwa Nelson Mandela adalah ‘raksasa keadilan’.

“Banyak orang di seluruh dunia dipengaruhi oleh perjuangannya tanpa egoisme untuk martabat kemanusiaan, persamaan, dan kebebasan. Dia telah menyentuh hidup kita dengan cara yang sangat personal,” ucap Ban Ki Moon.

Presiden Palestina, Mahmud Abbas memberikan ucapan bela sungkawa dan penghormatan untuk komitmen Nelson Mandela bagi warga Palestina.

“Ini adalah kehilangan terbesar untuk manusia di seluruh dunia dan untuk Palestina,” kata Mahmud Abbas yang menyamakan Nelson Mandela sebagai simbol kemerdekaan dari kolonialisme dan pendudukan.

Nelson Mandela yang pernah mengunjungi teritori Israel dan Palestina pada tahun 1999, adalah pendukung setia kemerdekaan Palestina dan perdamaian di Timur Tengah.

“Warga Palestina tidak akan lupa pernyataannya yang bersejarah bahwa revolusi Afrika Selatan tidak akan tercapai selama rakyat Palestina tidak bebas,” ujar Mahmud Abbas. Dia mendeskripsikan Nelson Mandela sebagai tokoh yang paling berani dan paling penting yang mendukung kemerdekaan Palestina.

Di pihak lain, sejumlah pejabat Israel juga memberikan bela sungkawanya untuk Nelson Mandela yang menyebutnya sebagai tokoh perdamaian Timur Tengah, kendati lebih memihak ke Palestina.

Ungkapan kesedihan dan penghormatan juga datang dari China. Negara yang kerap disorot karena kasus-kasus pelanggaran HAM itu menyatakan Nelson Mandela sebagai tokoh yang memberikan ‘kontribusi bersejarah’ untuk Afrika Selatan dan dunia.

“Mandela adalah ahli pidato hebat,” puji Presiden China, Xi Jinping dalam pesan bela sungkawanya yang dikirim ke Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma.

Dengan upaya yang keras dan tak kenal lelah, sambung Xi Jinping, Mandela telah memimpin rakyat Afrika Selatan mencapai kesuksesan atas perjuangan melawan apartheid.

Nelson Mandela berkunjung ke China dua kali dan secara aktif mempromosikan kerja sama bersahabat antara China dan Afrika Selatan dalam berbagai bidang. “Rakyat China akan menjaga kenangan atas kontribusinya yang luar biasa dalam hidupnya untuk kemanusiaan,” kata Xi Jinping.

Pemimpin Tibet, Dalai Lama yang memperjuangkan otonomi penuh dari China, mengatakan, dirinya akan merindukan sahabatnya itu. “Tribute terbaik yang bisa kita berikan padanya adalah dengan melakukan apapun untuk memberikan kontribusi yang sama bagi kemanusiaan, dan bekerja untuk perdamaian dan rekonsiliasi,” kata Dalai Lama di pengasingannya.

Dalai Lama adalah tokoh spiritual yang dianggap separatis oleh Beijing dan kerap diredam kritik-kritik politiknya.

Pendiri Microsoft, Bill Gates yang kini aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan menghibahkan banyak kekayaannya untuk membasmi penyakit di Afrika, mengatakan, dirinya dan istri secara pribadi sangat terinspirasi oleh Nelson Mandela. “Tiap kali saya bertemu Mandela, kami semakin terinspirasi. Kebaikan dan keberaniannya telah mengubah dunia. Ini adalah haru yang menyedihkan,” ujar Bill Gates.

Selamat jalan Nelson Mandela! (bbc/rtr/afp)

See Also

Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
7 Fakta Rumah Sakit Kilat Pasien Korban Virus Corona Wuhan
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi
Penembakan Dalam Bus Greyhound Di California
Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 362
TNI Siap Bantu Kebakaran Hutan Di Australia
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.406.224 Since: 05.03.13 | 0.2128 sec