Ekonomi

The Fed Setujui Rencana Modal Goldman Sachs Dan JPMorgan Chase

Tuesday, 03 Desember 2013 | View : 577

WASHINGTON-SBN.

The Federal Reserve (The Fed) atau bank sentral Amerika Serikat (AS), Senin (2/12/2013) waktu setempat menyetujui revisi rencana permodalan JPMorgan Chase dan Goldman Sachs Group, Inc. Delapan bulan lalu, The Fed mengembalikan rencana tersebut karena dinilai masih mengandung beberapa kelemahan. The Federal Reserve, Senin (2/12/2013), menyatakan telah menyetujui rencana permodalan JPMorgan Chase dan Goldman Sachs, delapan bulan setelah permintaan revisi atas temuan kelemahan dalam rencana kerja kedua bank investasi itu.

Pada Maret 2013, bersamaan uji ketahanan (stress test) atas industri perbankan di Amerika Serikat, The Fed mengajukan pertanyaan soal rencana alokasi modal. Di dalamnya harus tercakup program terkait pembagian deviden untuk para pemilik saham maupun mekanisme pembelian kembali saham untuk mengapresiasi investor.

Dalam uji ketahanan itu JPMorgan dan Goldman hanya mendapatkan persetujuan bersyarat. Mereka mendapatkan waktu sampai akhir kuartal ketiga 2013 untuk mengatasi kelemahan dalam proses perencanaan permodalan mereka.

"Kelemahan mereka cukup signifikan untuk mendapatkan perhatian segera," ujar pernyataan The Fed pada Maret. Bila tak ditangani dengan tepat, kelemahan itu akan menjadi alasan keberatan persetujuan perencanaan dan distribusi modal kedua perusahaan.

Adapun dalam pernyataan Senin, The Fed hanya menulis singkat. "Tidak keberatan dengan rencana ulang yang disampaikan." Saat ini Bank Sentral Amerika sudah memulai putaran baru uji ketahanan industri perbankan yang hasilnya akan diumumkan pada Maret 2014.

Pada uji ketahanan Maret 2013 terhadap bank-bank papan atas AS, The Fed mempertanyakan rencana pengalokasian modal dua bank tersebut. Hal ini mencakup program pembagian dividen dan pembelian kembali saham.

JPMorgan Chase dan Goldman Sachs hanya mendapatkan persetujuan bersyarat sehingga diwajibkan menyerahkan rencana permodalan baru pada akhir kuartal III-2013. Tujuannya untuk mengatasi kelemahan-kelemahan dalam proses perencanaan permodalannya.

Kelemahan itu, kata The Fed ketika itu, cukup besar sehingga harus segera mendapatkan perhatian. Pada pernyataan singkatnya, The Fed tidak menolak rencana permodalan hasil revisi itu.

The Fed segera menggelar putaran baru uji ketahanan terhadap bank-bank papan atas. Hasilnya diperkirakan keluar pada Maret 2014. (afp)

See Also

Ditunggu Warga, Pensertifikatan Tanah Massal Di TMMD Kalikondang
Bursa Asia Ditutup Bervariasi
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun
Bursa Asia Dan AS Menguat
Menko Maritim Sebut Bandara Kulonprogo Mulai Layani Penerbangan April 2019
Kodim 0716/Demak Buka Stand Pasar Murah
Babinsa Kodim 0716/Demak Perkuat Alsintan Dengan Diklat
Mengoptimalkan LTT Dengan Pemanfaatan Alsintan
Awas Tamu Tak Diundang Di Saat Panen Tiba
Demak Panen Raya Perdana Jagung Hibrida
Dandim 0716/Demak Jamin Demplot Kodim Kualitas Dan Produktivitasnya Panen Bagus
Generasi Muda Didorong Untuk Kreatif
Bursa Nikkei Dibuka Menguat
Menteri Perindustrian Bertemu Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss, Bahas Kerja Sama Dua Negara
Presiden Joko Widodo Terima Kunjungan Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss
Babinsa Pendampingan Nyemprot Tanaman Padi
7,23 Juta Wajib Pajak Yang Sudah Lapor SPT
Koperasi Kodim 0716/Demak Ikuti Pasar Murah
Babinsa Koramil 10/Kradenan Bersama Petani Panen Jagung
Babinsa Koramil 05/Cepu Bantu Petani Bajak Sawah
Persit Ranting 9/Kedungtuban Semangati Suami Tanam Padi
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.445.503 Since: 05.03.13 | 0.1756 sec