Ekonomi

AirAsia Raih Award Maskapai LCC Terbaik

Tuesday, 03 Desember 2013 | View : 737

JAKARTA-SBN.

Di tengah gonjang ganjing Malaysia Airlines yang dikabarkan akan dijual, ternyata maskapai penerbangan murah kebanggaan Negeri Jiran juga tengah di dera masalah. Laba bersih maskapai penerbangan asuhan Tony Fernandes ini anjlok 62%  jika dibandingkan net profit tahun 2012 lalu. Namun, maskapai penerbangan AirAsia memenangkan penghargaan World Leading Low Cost Airline, atau maskapai berbiaya rendah atau Low Cost Carrier (LCC) terbaik dalam ajang World Travel Awards (WTA) 2013.

“Penghargaan ini menjadi sebuah tonggak sejarah penting bagi Grup AirAsia yang akan merayakan hari jadinya ke-12 tahun,” kata Chief Executive Officer (CEO) Grup AirAsia, Tony Fernandes dalam siaran persnya, Selasa (3/12/2013).

Dalam perjalanan bisnisnya, AirAsia telah mengembangkan armada dari hanya dua pesawat dan 250 pegawai menjadi 147 pesawat dan telah mempekerjakan kurang lebih 12.000 karyawan dari berbagai negara.

AirAsia sebelumnya juga telah memenangkan penghargaan World’s Best Low Cost Airline dari Skytrax lima tahun berturut-turut, mulai dari tahun 2009 hingga 2013.

Selain itu, pendiri maskapai penerbangan AirAsia, Tony Fernandes telah meraih Commander of the Legion d’Honneur. Itu merupakan penghargaan tertinggi yang bisa diberikan Pemerintah Prancis kepada warga negara asing. “Merupakan sebuah kehormatan mendapatkan penghargaan Commander of the Legion d’Honneur, dan saya sangat berterima kasih kepada pemerintah Prancis,” kata Tony Fernandes sebelumnya.

Menurut Tony Fernandes, aviasi atau industri penerbangan merupakan sebuah industri penting yang tidak hanya memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi sebuah negara, tetapi juga menyediakan lapangan pekerjaan, menghubungkan komunitas, dan meningkatkan mata pencarian.

Pada Q2 tahun 2012 lalu, AirAsia membukukan keuntungan bersih RM 153,13 juta dibandingkan tahun ini yang hanya membukukan keuntungan sebesar RM 58,35 juta di periode yang sama. Nilai tukar mata uang asing untuk pelunasan pinjaman dan juga batalnya joint venture antara AirAsia Jepang dengan ANA Holdings Inc. disebut-sebut sebagai pemicu utama kemerosotan ini.

AirAsia Jepang mencatatkan kerugian sebesar RM 53,6 juta di Q2 tahun 2013 ini. Diluar kerugian yang dikarenakan nilai tukar mata uang, budget airline ini dilaporkan masih untung RM 148,83 juta di Q2, naik 21% dibandingkan tahun lalu yang sebesar RM 122,58 juta

AirAsia akan menambah 4 pesawat A320S di Q3 untuk menambah armadanya di Indonesia dan Thailand. Sementara di Q4 AirAsia berencana menambah 12 A320S yang akan disebar di Malaysia, Thailand, Indonesia, India dan Filipina.

Sementara itu, maskapai yang tergabung dalam Grup AirAsia telah menerapkan kebijakan single fleet dengan menggunakan hanya armada Airbus untuk kegiatan operasionalnya yang berbasis di Malaysia, Thailand, Indonesia, dan Filipina. Airbus merupakan perusahaan manufaktur Eropa yang berbasis di Prancis.

Dengan demikian, Grup AirAsia telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Prancis dan Eropa dengan memesan 475 Airbus A320 untuk AirAsia, 25 Airbus A330-300, dan 10 Airbus A350-900 untuk AirAsia X dari pabrik Airbus di Toulouse, Prancis. (id/sp)

See Also

Ditunggu Warga, Pensertifikatan Tanah Massal Di TMMD Kalikondang
Bursa Asia Ditutup Bervariasi
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun
Bursa Asia Dan AS Menguat
Menko Maritim Sebut Bandara Kulonprogo Mulai Layani Penerbangan April 2019
Kodim 0716/Demak Buka Stand Pasar Murah
Babinsa Kodim 0716/Demak Perkuat Alsintan Dengan Diklat
Mengoptimalkan LTT Dengan Pemanfaatan Alsintan
Awas Tamu Tak Diundang Di Saat Panen Tiba
Demak Panen Raya Perdana Jagung Hibrida
Dandim 0716/Demak Jamin Demplot Kodim Kualitas Dan Produktivitasnya Panen Bagus
Generasi Muda Didorong Untuk Kreatif
Bursa Nikkei Dibuka Menguat
Menteri Perindustrian Bertemu Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss, Bahas Kerja Sama Dua Negara
Presiden Joko Widodo Terima Kunjungan Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss
Babinsa Pendampingan Nyemprot Tanaman Padi
7,23 Juta Wajib Pajak Yang Sudah Lapor SPT
Koperasi Kodim 0716/Demak Ikuti Pasar Murah
Babinsa Koramil 10/Kradenan Bersama Petani Panen Jagung
Babinsa Koramil 05/Cepu Bantu Petani Bajak Sawah
Persit Ranting 9/Kedungtuban Semangati Suami Tanam Padi
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.657.337 Since: 05.03.13 | 0.164 sec