Hukum

Wakil Ketua Umum Kadin Dibekuk Terjerat Narkoba

Monday, 02 Desember 2013 | View : 1151
Tags : Narkoba

JAKARTA-SBN.

Wakil Ketua Umum Bidang Pembangunan Kawasan Perbatasan Republik Indonesia (RI) Kadin Indonesia, H. Endang Kesumayadi dibekuk aparat penyidik Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya atas dugaan tersangkut kasus narkoba, pada Senin (2/12/2013) pukul 01.00 WIB. Salah satu pimpinan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia itu, Endang Kesumayadi diciduk aparat petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya di lobi Hotel Mercure, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, dini hari tadi.

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap H Endang Kesumayadi, Wakil Ketua umum Bidang Pembangunan Perbatasan RI, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia lantaran kedapatan membawa narkoba. Narkoba yang dibawa pengusaha tersebut adalah jenis sabu ‘madu’. Barang haram jenis ini dikenal berkualitas terbaik untuk kalangan penggunanya.

Sabu adalah salah satu bentuk psikotropika. Sedangkan pengertian psikotropika adalah zat buatan (tidak mengandung narkotika) yang mempengaruhi/mengubah keadaan mental dan tingkah laku pemakainya. Psikotropika juga sering dikaitkan dengan istilah amphetamin.

Saat dikonfirmasi ke pihak kepolisian, Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Nugroho Aji membenarkan adanya penangkapan tersebut. Kombes Pol. Nugroho Aji menjelaskan, Endang Kesumayadi ditangkap di lobi Hotel Mercure, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Senin (2/12/2013) dini hari tadi pukul 01.00 WIB.

Dalam penangkapan itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Nugroho Aji menjelaskan penangkapan Endang Kesumayadi berawal dari informasi masyarakat tentang sering terjadinya penyalahgunaan narkoba di salah satu hotel di Jakarta Barat. Informasi tersebut diterima kepolisian dua hari yang lalu. "Petugas Direktorat Narkoba kemudian melakukan silent operation ke lokasi. Ternyata informasi tersebut benar, kemudian tim menangkap tersangka," ujar dia. “Kami dapat info dari SMS on Line 1717 ke Dit Narkoba PMJ, mengatakan di hotel tersebut sering terjadi penyalahgunaan Narkoba. Lalu dilakukan penyelidikan dan operasi secara silent dan tertangkaplah EK (Endang Kesumayadi),” lanjut Kombes Pol. Nugroho Aji. “Dia (Endang) kami tangkap berdasarkan pengaduan dari SMS online ke 1717 yang diterima penyidik. Lalu kita tangkap saat dia hendak memakai sabu," sambung Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Nugroho Aji saat dihubungi, Senin (2/12/2013).

Kasubdit II Psikotropika Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Parulian Sinaga, mengatakan tersangka diketahui sering mengonsumsi narkotika. "Informasinya seperti itu. Tapi kita mendalami semua informasi yang kita terima, termasuk mengungkap jaringan yang terkait dengan tersangka. Tersangka sendiri kami tangkap saat masuk Hotel Mercure," ujar dia.

Dalam penggeledahan di tempat kejadian perkara, polisi juga menyita barang bukti berupa 1 gram narkoba sabu-sabu jenis sabu madu atau Yellow Ice dari tersangka dan seperangkat alat sabu, satu bong. “Benar, dia (Endang) kami tangkap beserta barang bukti berupa satu gram narkoba jenis sabu madu (Yellow Ice) dan seperangkat alat pengisap sabu,” terang  Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Nugroho Aji, Senin (2/12/2013) di Mapolda Metro Jaya.

Kasubdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Parulian Sinaga, menuturkan, dari tangan Endang Kesumayadi, penyidik menemukan narkoba jenis sabu madu atau ‘Honey Ice’ atau juga biasa disebut ‘Yellow Ice’ atau sabu kuning seberat satu gram serta peralatan isap sabu.

Endang Kesumayadi membawa sabu-sabu di Hotel Mercure Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Senin (2/12/2013) dini hari. Endang Kesumayadi ditangkap ketika tergesa-gesa masuk ke lobi dengan membawa tas. "Setelah dilakukan penggeledahan, ternyata benar ada bong sabu di dalam tasnya dan satu gram sabu di dalam dompet," papar Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Nugroho Aji, Senin (2/12/2013) di Mapolda Metro Jaya.

Saat dibekuk hanya Endang Kesumayadi seorang diri dan pihaknya belum melihat adanya keterlibatan orang lain. "Tapi tetap saja kita akan periksa intensif tentang kemungkinan adanya pelaku lain yang ikut serta (konsumsi narkoba)," tambahnya.

Polisi telah melakukan tes urine terhadap Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, H. Endang Kesumayadi, yang ditangkap atas dugaan memiliki narkoba jenis sabu. Setelah dilakukan test urine, dalam test urine, hasilnya menunjukkan Endang Kesumayadi diketahui positif mengandung dan menggunakan amphethamine, methyl dioxymethamphetamine (MDMA), dan H5. Ketiga zat tersebut umumnya biasa ditemukan dan berasal dari pil ekstasi dan happy five. “Artinya saat ditangkap dan sebelum dia berencana mengisap sabu, dia sudah mengkonsumsi narkoba lain. Hal itu kita buktikan dari uji urin di laboratorium," pungkas AKBP Parulian Sinaga.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Nugroho Aji mengiyakan pernyataan AKBP Parulian Sinaga dan mengatakan, pihaknya telah melakukan tes urine terhadap Endang Kesumayadi, dan hasilnya positif.

Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Nugroho Aji mengatakan hasil tes urine Endang Kesumayadi positif amphetamin, MDMA, dan H5 (Happy Five). "Setelah dites urine, terbukti menggunakan ekstasi dan sabu-sabu walaupun barang bukti yang ditemukan hanya sabu,” jelas Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Nugroho Aji, di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (2/12/2013). “Tes urine sudah dilakukan, hasilnya positif (mengandung) amphetamin, MDMA, dan H5 (Happy Five),” tambah Kombes Pol. Nugroho Aji di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (2/12/2013).

Ketika ditangkap, Endang Kesumayadi seorang diri. Polisi masih menelusuri apakah ia merupakan jaringan pengedar atau hanya pemakai. Hingga Senin (2/12/2013) siang, Endang Kesumayadi kini sedang masih menjalani pemeriksaan intensif di Direktorat Narkoba Mapolda Metro Jaya, untuk mengetahui darimana dirinya mendapat barang haram, berupa sabu 'madu' kualitas terbaik.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Nugroho Aji menambahkan saat ini anggota di lapangan sedang menelusuri darimana Endang Kesumayadi mendapatkan barang haram tersebut. Penyidik kepolisian berusaha mengetahui dari mana pengusaha batu bara asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan, itu mendapatkan sabu madu atau ‘Yellow Ice’ yang di kalangan pengguna narkoba dikenal sebagai sabu berkualitas terbaik.

Penyidik Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menetapkan Wakil Ketua umum Bidang Pembangunan Perbatasan RI Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Endang Kesumayadi, sebagai tersangka dalam kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu. “Karena kedapatan bawa sabu dan hasil tes urine positif, dia resmi ditetapkan sebagai tersangka," cetus Kombes Pol. Nugroho Aji di Mapolda Metro Jaya.

Atas kepemilikan narkoba itu, tersangka yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Pembangunan Perbatasan RI Kadin, Endang Kesumayadi dijerat dengan Pasal 112 UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dan ditahan di tahanan narkoba Polda Metro Jaya. (mer/tri)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.271.910 Since: 05.03.13 | 0.1832 sec