Olah Raga

Sebastian Vettel Tutup Musim Dengan Sempurna

SAO PAULO-SBN.

Pebalap Grand Prix Formula 1 (GP F1), Sebastian Vettel dari Red Bull-Renault Racing, Sebastian Vettel menutup perjalanan balap Formula 1 (F1) 2013 dengan sempurna setelah meraih kemenangan pada seri terakhir, GP Brasil, di Sirkuit Interlagos, Senin (25/11/2013) dini hari WIB. Kemenangan Sebastian Vettel disempurnakan dengan sukses rekan satu timnya, Mark Webber asal Australia finis kedua untuk Red Bull Racing.

Kendati gelar dunia sudah diraih sejak di India, pada 27 Oktober lalu, dia tak pernah membiarkan tiga seri tersisa lepas dari tangannya.

Di seri penutup, pebalap Red Bull juga mengulang kisah sukses lainnya di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, dan Austin, Texas. Tampil di seri ke-19 di Autodromo Jose Carlos Pace, Sao Paulo, Sebastian Vettel kembali mengunci podium pertama. Pebalap asal Jerman ini mencatat waktu terbaik 1 jam 32 menit 36.300 detik. Mengungguli rekan satu timnya, Mark Webber, dan pebalap Ferrari, Fernando Alonso. "Kawan, saya bangga pada kalian. Saya mencintai kalian. Ingat ini, nikmati momen ini. Ya. Kami melakukannya. Ini luar biasa," ucap Sebastian Vettel saat mobil RB9 miliknya menginjak garis finis, Senin (25/11/2013) dini hari WIB.

Mendung menggelayut di langit Interlagos saat balapan dimulai. Di awal balapan, seluruh pebalap memakai ban medium, kecuali Jenson Button dan Esteban Gutierrez yang memilih ban keras.

Sebastian Vettel yang menempati pole position melakukan start dengan kurang bagus. Nico Rosberg yang start dari posisi dua memimpin rombongan saat memasuki tikungan pertama. Lewis Hamilton juga melakukan start dengan baik. Dari posisi lima, dia naik dua tempat ke urutan tiga, di belakang Sebastian Vettel.

Genap satu putaran berjalan, Sebastian Vettel berhasil merebut tempatnya dari Nico Rosberg.

Pebalap Ferrari, Fernando Alonso yang tergeser ke posisi empat merebut tempat ketiga dari Lewis Hamilton. Tak berselang lama Mark Webber juga melewati Lewis Hamilton dan mendapatkan tempat di urutan empat.

Pada lap keempat, asap keluar dari mobil pebalap Lotus, Romain Grosjean. Pebalap Prancis ini harus menghentikan balapan karena kerusakan mesin. Masih di putaran yang sama, pebalap Ferrari, Fernando Alonso berhasil melewati Nico Rosberg dan berada di posisi dua.

Memasuki putaran enam, Sebastian Vettel unggul 4,9 detik dari pebalap Ferrari, Fernando Alonso.

Pebalap asal Australia, Mark Webber melengkapi dominasi Red Bull dengan melewati Nico Rosberg dan naik ke urutan tiga.

Rekan satu tim Sebastian Vettel, Mark Webber akhirnya berhasil melewati pebalap Ferrari, Fernando Alonso pada lap 12.

Sementara itu, Nico Rosberg, yang semakin kesulitan, mendapat instruksi lewat radio untuk memberi jalan Lewis Hamilton melewatinya. Lewis Hamilton naik ke urutan empat, di belakang Sebastian Vettel, Mark Webber, dan Fernando Alonso.

Memasuki lap 23, Red Bull memanggil pebalap mereka untuk masuk pit. Mark Webber masuk lebih dulu ke pit dan keluar dengan ban medium kompon. Pada lap berikutnya, Sebastian Vettel juga mengganti ban mobilnya dengan jenis yang sama.

Pebalap Ferrari, Felipe Massa mendapat instruksi dari timnya untuk menjalani penalti melewati jalur pit pada akhir lap 23. Felipe Massa dikenai penalti karena melewati garis putih saat melakukan pit stop. Felipe Massa yang tengah berada di posisi empat, di depan Lewis Hamilton, marah dan berkata, "Ini tidak bisa diterima. Tidak bisa dipercaya! Tidak bisa dipercaya!". Tak hanya marah lewat kata-kata, pebalap Ferrari ini bahkan tidak mau masuk jalur pit di akhir lap 23. Dia baru melakukannya setelah menyelesaikan putaran 24 dengan kemarahan.

Pada lap 42, pebalap Sauber Ferrari asal Jerman, Nico Hulkenberg melaporkan bahwa hujan turun di tikungan lima.

Di akhir lap ini, Sebastian Vettel memastikan memimpin balapan dengan keunggulan 12,9 detik di depan Mark Webber.

Pada lap 47 terjadi senggolan antara Valtteri Bottas dan Lewis Hamilton. Valtteri Bottas kehilangan ban kiri belakang dan tidak bisa melanjutkan balapan. Sementara itu, Lewis Hamilton mengalami kebocoran pada ban kanan belakang dan berhasil menuju pit untuk berganti ban baru.

Lewis Hamilton dikenai penalti melewati pit lane karena jadi penyebab kecelakaan dengan Valtteri Bottas. Meski mempertanyakan keputusan tersebut karena tidak merasa melakukan kesalahan, Lewis Hamilton menjalani hukumannya pada akhir lap 52.

Lima putaran sebelum akhir, Sebastian Vettel masih stabil di depan disusul Mark Webber dan pebalap Ferrari Fernando Alonso di posisi dua dan tiga. Jenson Button berada di urutan empat.

Sebastian Vettel akhirnya menyelesaikan 71 putaran GP Brasil dengan finis pertama.

Seri terakhir di Brasil juga menjadi perpisahan manis bagi pebalap Red Bull asal negeri kangguru, Mark Webber dengan menempati posisi kedua. Mark Webber yang finis kedua melepas helm dan melakukan putaran terakhirnya di Interlagos dengan mobil Formula 1. Sebagai salam perpisahannya seusai melewati garis finis, Mark Webber langsung mencopot helmnya dan memperlambat laju mobil. Dia menunjukkan wajahnya untuk fans dan para marshal yang memberinya dukungan. “Di olah raga ini tak harus ada sentuhan pribadi. Kami menggunakan helm setiap waktu, jadi mereka tak selalu bisa melihat pebalap F1 tanpa helm," ungkap Mark Webber. "Finis bersama dua orang pebalap itu, terbaik pada generasinya, sangat berarti bagiku dan menunjukkan saya bisa bersaing hingga akhir karierku," tandas dia.

Rekan setimnya (Sebastian Vettel), Mark Webber, GP Brasil adalah balapan terakhir dalam karirnya di F1. Laga seri terakhir di Brasil ini menjadi penampilan Mark Webber ke-215 di lintasan jet darat. Ketika balapan, Mark Webber banyak mendapat dukungan dari timnya, termasuk bos Red Bull, Christian Horner, lewat radio tim. "Satu lap lagi Mark, nikmati itu," ucapnya ketika pebalap Australia itu beradu cepat dengan pebalap Ferrari Fernando Alonso menuju garis finis.

Pebalap Australia ini sudah memastikan akan pensiun usai musim balap 2013. "Ini akhir yang luar biasa bagi karir saya dengan para pembalap yang selalu saya temui dalam beberapa tahun terakhir. Seperti Sebastian, Fernando atau Lewis," cetus Mark Webber.

Mark Webber memutuskan pensiun dari dunia balap F1 karena dia merasa sudah kehilangan tantangan. Pebalap Australia berusia 37 tahun itu akan beralih ke balapan Le Mans dan memulai tantangan baru di balapan Porsche Supercars mulai tahun depan.

Sepanjang berkarier di F1, Mark Webber telah memenangi 9 gelar, 37 podium, dan 11 kali pole position. Sebelum bergabung bersama Red Bull pada tahun 2007, Mark Webber mengawali kiprahnya pada tahun 2002 bersama Minardi. Setelah itu, dia melanjutkan kariernya bersama Jaguar dan Williams. Sayangnya, Mark Webber selalu gagal meraih gelar dunia. Prestasi terbaiknya finis di posisi ketiga gelar dunia pada tahun 2010 dan 2011.

Kata perpisahan pun terlontar dari mulut Sebastian Vettel. “Terima kasih Mark, kami tidak memiliki hubungan baik, tapi kami selalu menghormati satu sama lain dan kami sangat sukses sebagai rekan dalam tim,” tutur Sebastian Vettel.

Pebalap Ferrari, Fernando Alonso finis ketiga disusul Jenson Button keempat. Bagi Jenson Button ini adalah finis terbaiknya tahun ini, tetapi tetap tidak ada podium untuk McLaren.

GP Brasil kali ini juga jadi momen mengharukan bagi pebalap Ferrari, Felipe Massa yang finis ketujuh. Ini adalah balapan terakhirnya bersama Ferrari. Musim depan dia akan membalap untuk Williams. Tempatnya di Ferrari akan diisi Kimi Raikkonen.

Hasil GP Brasil Senin (25/11/2013) dini hari WIB adalah gambaran dari musim balapan 2013. Pembalap Jerman Sebastian Vettel memang sempat tertinggal dari Nico Rosberg, tapi tidak lama. Sebastian Vettel meninggalkan semua pesaingnya dengan mudah di Sao Paulo. Tak hanya menutup manis perjalanan musim 2014 dengan kemenangan, di sirkuit yang dikenal dengan sebutan Interlagos itu, Sebastian Vettel menuai rekor baru dalam sejarah F1.

Sebastian Vettel merayakan kemenangan ke-13 musim ini dan ini juga merupakan kemenangan yang kesembilan secara berturut-turut musim ini.

Kemenangan beruntun sembilan kali yang direngkuhnya sejak di Sirkuit Spa, Belgia, membuatnya melewati rekor dua legenda F1 di masa lalu, yang dibuat oleh Michael Schumacher pada tahun 2004, dan pebalap Italia, Alberto Ascari (1952-1953), yang sama-sama mengoleksi tujuh kemenangan beruntun.

Lebih dari itu, Sebastian Vettel juga menyamai panutannya, ‘Schumi’ julukan untuk Michael Schumacher. Sebanyak 13 gelar raihannya sepanjang musim ini sama dengan torehan milik mantan pebalap Ferrari itu yang dibuat sembilan tahun lalu.

Meski begitu, pebalap berusia 26 tahun yang sudah meraih 39 gelar sepanjang kariernya tidak mau dibandingkan dengan kedua pebalap tersebut. "Kau tidak bisa membandingkan. Pada era ‘50-an balapan lebih panjang dan banyak hal yang bisa menghentikan balapan. Rekor mereka tetap luar biasa. Jadi, pada akhirnya, seperti yang saya liat sekarang, itu hanya soal angka," ucap Sebastian Vettel.

"Baby Schumi", julukan Sebastian Vettel, mengatakan akan mengingat rekornya itu. "Satu hari nanti, saat rambutku mulai botak dan menjadi gendut, pastinya itu sesuatu yang menyenangkan untuk dilihat lagi," cetus dia.

Ternyata Sebastian Vettel merasa tidak puas dan tak kenyang kemenangan, ini terlontar dari ucapannya usai balapan. “Saya sedikit sedih musim ini sudah berakhir,” kata Sebastian Vettel saat diwawancarai di podium. “Mobil ini fenomenal dan akan menarik untuk melihat kelanjutannya,” bilangnya lagi.

Lawan Sebastian Vettel memang Mark Webber tidak punya peluang. Tapi Mark Webber berhasil unggul dari Fernando Alonso. Ini artinya, tim Ferrari harus menyerahkan posisi dua klasemen konstruktor kepada Mercedes. Nico Rosberg berhasil membawa Mercedes ke peringkat dua. Enam juta Euro menjadi milik tim Nico Rosberg dan Lewis Hamilton. “Mudah-mudahan musim depan berjalan lebih baik bagi kami,” harap pebalap Ferrari Fernando Alonso yang di klasemen akhir pembalap tepat berada di belakang Sebastian Vettel.

Di Brasil, Mark Webber berhasil menempati peringkat ke-2 dan dengan demikian memperbaiki posisinya di klasemen akhir pembalap ke peringkat tiga. 397 poin yang dikumpulkan Sebastian Vettel hingga balapan terakhir di Brasil, disusul pebalap Ferrari Fernando Alonso dengan 242 poin, dan pebalap Australia, Mark Webber 199 poin. Pebalap Jerman lainnya berada di peringkat enam, Nico Rosberg dari Mercedes dengan 171 poin, berada di peringkat sepuluh, pebalap Sauber Ferrari, Nico Hülkenberg dengan 51 poin dan menempati peringkat ke-13, pebalap Force India Mercedes, Adrian Sutil dengan 29 poin.

Hasil balapan GP F1 Brasil:

1. Sebastian Vettel Germany Red Bull-Renault 71 laps 1hr 32m 36.300s

2. Mark Webber Australia Red Bull-Renault +00m 10.4s

3. Fernando Alonso Spain Ferrari-Ferrari +00m 18.9s

4. Jenson Button Britain McLaren-Mercedes +00m 37.3s

5. Nico Rosberg Germany Mercedes-Mercedes +00m 39.0s

6. Sergio Perez Mexico McLaren-Mercedes +00m 44.0s

7. Felipe Massa Brazil Ferrari-Ferrari +00m 49.1s

8. Nico Hulkenberg Germany Sauber-Ferrari +01m 04.2s

9. Lewis Hamilton Britain Mercedes-Mercedes +01m 12.9s

10. Daniel Ricciardo Australia Toro Rosso-Ferrari +1 lap

11. Paul di Resta Britain Force India-Mercedes +1 lap

12. Esteban Gutierrez Spain Sauber-Ferrari +1 lap

13. Adrian Sutil Germany Force India-Mercedes +1 lap

14. Heikki Kovalainen Finand Lotus-Renault +1 lap

15. Jean-Eric Vergne France Toro Rosso-Ferrari +1 lap

16. Pastor Maldonado Venezuela Williams-Renault +1 lap

17. Jules Bianchi France Marussia-Cosworth +2 laps

18. Giedo van der Garde Holland Caterham-Renault +2 laps

19. Max Chilton Britain Marussia-Cosworth +2 laps

Rtd Charles Pic France Caterham-Renault 58 laps completed

Rtd Valtteri Bottas Finland Williams-Renault 45 laps completed

Rtd Romain Grosjean France Lotus-Renault 2 laps completed

Fastest lap:

Mark Webber Australia Red Bull-Renault 1m 15.436s lap 51

(reuters/autosport/crashnet/jos)

See Also

Menpora Kunjungi Unesa Yang Mempunyai Fasilitas Olahraga Lengkap
Menpora Sebut Unesa Jadi Pusat Sports Science Nasional
Taekwondoin Kakak Beradik Tambah Koleksi Medali
Tim Jiti C Rajawali Sakti Tambah Pundi Medali
Bernard Gregory Susilo Rebut Medali Perak Jian Shu C Di Kejuaraan Wushu Antar Perguruan
Bernard Gregory Susilo Raih Perak Qiang Shu C Di Kejuaraan Wushu Antar Perguruan
Berawal Dari Hobi, Bernard Gregory Susilo Toreh Prestasi Cabor Wushu
The Reds Juara Piala Super Eropa 2019
Santoso Nahkodai Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kudus 2019-2024
Manny Pacquiao Rebut Gelar Dunia WBA Super Kelas Welter
All Indonesian Final Di Indonesia Terbuka 2019
Manchester United Tunjuk Ole Gunnar Solskjaer Gantikan Jose Mourinho
Manchester United Pecat Pelatih Jose Mourinho
Persija Jakarta Juara Liga 1 Tahun 2018
Maroko Menahan Spanyol 2-2
Uruguay Juara Grup A Libas Tuan Rumah Rusia 3-0
Asa Jerman Terbuka, Jerman Tundukkan Swedia 2-1
Meksiko Kirim Pulang Korea Selatan 2-1
Belgia Bantai Tunisia 5-2
Swiss Atasi Perlawanan Serbia 2-1
Nigeria Hempaskan Islandia 2-0
Brazil Pupus Harapan Kosta Rika 2-0
Ryan Giggs Jadi Direktur Akademi Sepakbola Di Vietnam
SEA Games 2017, Indonesia-Thailand Imbang 1-1
Tumbuhkan Kebersamaan, Dandim 0716/Demak Ikuti Jalan Sehat
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.997.161 Since: 05.03.13 | 0.3837 sec