Nasional

Kasus Century, Boediono Akui Lakukan Tindakan Mulia

JAKARTA-SBN.

Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. DR. H. Boediono, M.Ec. yang sebelumnya mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) mengaku telah melaksanakan tugasnya dengan baik dan benar terkait pemberian bailout kepada Bank Century pada tahun 2008. Ketika itu, Boediono bertindak sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). "Saya telah melakukan tanggung jawab saya pada waktu itu sebagai gubernur BI, dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, juga telah melakukan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya," papar Wakil Presiden dalam jumpa pers di Istana Wapres, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Sabtu (23/11/2013). Penjelasan itu disampaikan Boediono seusai diperiksa sebagai saksi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Istana, Sabtu (23/11/2013).

Boediono yang pada tahun 2008 menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia mengemukakan, yang dia lakukan pada saat itu merupakan tindakan yang mulia. “Saya ingin sampaikan, apa yang kami lakukan pada waktu krisis itu menurut pandangan kami adalah suatu kebijakan, suatu tindakan yang mulia, upaya yang mulia untuk menangani krisis negara kita,” terang Boediono.

Boediono menyatakan telah melakukan tanggung jawabnya dengan segala ketulusan hati dan memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia. Karena pada waktu itu ekonomi dunia sedang terguncang, sambung dia, untuk menyelamatkan ekonomi nasional, Bank Indonesia perlu mengeluarkan kebijakan pengambilalihan Bank Century. “Saya hanya bisa mengatakan, saya melaksanakan tanggung jawab itu dengan segala ketulusan hati saya. Tujuannya mempersembahkan yang terbaik bagi bangsa Indonesia pada waktu mengalami tantangan luar biasa,” lanjut Boediono. "Waktu itu kita menghadapi tantangan luar biasa. Bagi saya, itu kehormatan, ada pada waktu dan posisi untuk bisa berkontribusi bagi bangsa saya," tambah dia.

Boediono menegaskan proses yang dilalui dalam pemberian dana talangan Bank Century tak pernah disesalinya. Proses tersebut menurutnya terhormat, terbukti pada tahun 2009, menurut dia, ekonomi Indonesia membaik. Boediono menjelaskan setelah memasuki tahun 2009, Indonesia melewati krisis global. Hal tersebut menurut dia tidak lepas dari langkah yang dilakukan mereka dalam hal penyelamatan Bank Century pada tahun 2008. menurutnya, sekecil apa pun krisis bank, bisa menyebabkan benturan terhadap ekonomi negara pada masa krisis.

Boediono meyakini jika krisis Bank Century tidak ditangani segera, dapat berdampak sistemik pada sistem perbankan dan ekonomi nasional keseluruhan. "Saya rasakan apa yang kami lakukan, kemudian apa yang kami lakukan bersama Menkeu dalam KSSK (Komite Stabilitas Sistem Keuangan), pada waktu keadaan begitu darurat, sehingga Bank Century kalau dibiarkan akan rontok dan akan menimbulkan systemic crisis, berupa domino terhadap bank-bank lain, kita lakukan pengambilalihan bailout dari Bank Century," tambah Boediono.

Boediono menilai bahkan saat ini Indonesia menjadi negara G-20 dan pertumbuhan ekonominya relatif tinggi dibanding negara-negara lain tak lepas dari penyelamatan bank pada masa krisis tersebut. “Saya telah melakukan tanggung jawab saya pada waktu itu sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) kemudian Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani telah melakukan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya,” imbuh Boediono.

Soal banyaknya tudingan ataupun penilaian negatif terhadap kebijakan yang diambil BI, menurut Boediono, hal itu terserah evaluasi masing-masing. "Mengenai evaluasi dan penilaiannya, itu kita serahkan kepada siapa pun, tapi saya pribadi, saya sangat terhormat dapat peran pada waktu itu. Apa yang kami lakukan pada waktu krisis itu, menurut pandangan kami, adalah suatu kebijakan, suatu tindakan, yang mulia, upaya yang mulia untuk menangani krisis negara kita," tegas dia. (ant)

See Also

Banjir Yang Melanda Di Demak, Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Prajurit Kodim 0716/Demak Menyerbu Desa Sayung
Al Mawaddah Gelar Hypno Motivasi Untuk Mengisi Liburan Sekolah
Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Ajari Anak-Anak Di Desa TMMD Tentang Kebersihan Lingkungan
Permudah Media Akses Berita, Dirikan Posko Penerangan Di Lokasi TMMD
Balai Desa Kalikondang Disiapkan Sebagai Poskotis TMMD Reguler Ke-105
Sosok Tenaga Teknis Yang Akan Menyukseskan TMMD
Maturnuwun Pak Tentara, Jalan Beton Ini Sudah Ditunggu Warga
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.785.078 Since: 05.03.13 | 0.1366 sec