Hukum

KPK Panggil Ulang Komisaris Utama KOPL

Monday, 18 Nopember 2013 | View : 679

JAKARTA-SBN.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap memanggil ulang Komisaris Utama PT. Kernel Oil Pte Ltd. (KOPL), Widodo Ratanachaitong, terkait kasus dugaan korupsi di SKK Migas karena surat panggilan yang dikirimkan oleh KPK ke Singapura ternyata salah alamat. “Dia tidak hadir karena suratnya kembali ke KPK,” ungkap Juru Bicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo di plaza Gedung KPK, Jl. Rasuna Said, Kuningan Jakarta Selatan, Senin (18/11/2013).

Juru Bicara KPK, Johan Budi SP. menyebutkan KPK segera memanggil kembali Widodo yang diduga terlibat kuat dalam perkara dugaan korupsi di SKK Migas. "Akan dipanggil lagi, tetapi tentu alamatnya pasti beda," tukas Juru Bicara KPK, Johan Budi SP.

Juru Bicara KPK, Johan Budi SP. juga tidak menampik apabila ada upaya dari KPK untuk melakukan pemeriksaan di Singapura.

Widodo Ratanachaitong merupakan petinggi dari empat perusahaan di Indonesia, yakni Fossus Energy Ltd, Kernel Oil Pte Ltd, Fortek Thailand Co Ltd, dan World Petroleum Energy Pte Ltd yang berasal dari Singapura. Widodo Ratanachaitong merupakan atasan dari Manajer Operasional dan Komisaris PT. Kernel Oil Pte Limited (KOPL) Indonesia, Simon Gunawan Tanjaya, yang kini sudah menjadi terdakwa.

Dalam surat dakwaan terhadap Komisaris PT. Kernel Oil Pte Ltd (KOPL), Simon Gunawan Tanjaya, terungkap bahwa mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) juga mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya pada Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, Prof. Dr-Ing. Ir. Rudi Rubiandini R.S. (R.R.) diduga menerima uang sebesar SIN$ 200 ribu dan US$ 900 ribu atau Rp 10,38 miliar dari Widodo Ratanachaitong untuk mengatur pelaksanaan lelang terbatas minyak mentah dan kondensat bagian negara di SKK Migas.

Seperti diberitakan sebelumnya, KPK telah memeriksa Direktur Utama PT. Surya Parna Niaga Artha Merish Simbolon untuk memperoleh keterangan soal kasus korupsi di Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Rabu (13/11/2013). Sejak Agustus lalu, Artha Merish Simbolon dicegah bepergian ke luar negeri karena perusahaannya diketahui kerap menjadi rekanan SKK Migas, bahkan sejak lembaga itu masih bernama BP Migas. (ant)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.183.005 Since: 05.03.13 | 0.2328 sec