Olah Raga

Sebastian Vettel Jadi Legenda

AUSTIN-SBN.

Pebalap Grand Prix Formula 1 (GP F1), Sebastian Vettel dari Red Bull-Renault Racing memimpin sepanjang balapan hingga akhirnya finis pertama pada GP F1 Amerika Serikat, di Sirkuit The Americas, Austin, Texas, Minggu (17/11/2013) siang waktu setempat atau Senin (18/11/2013) dini hari WIB.

Pebalap asal Jerman tersebut mengukir rekor baru, Sebastian Vettel meraih kemenangan pertama di Amerika Serikat (AS). Tim balapan Formula 1 Red Bull dan pebalapnya Sebastian Vettel terus memecahkan rekor demi rekor. Mereka tidak hanya meraih semua gelar dalam empat tahun terakhir. Tahun ini dominasi Red Bull berada di tingkat yang sama sekali baru.

Grand Prix Amerika Serikat di Circuit of The Americas akan dikenang dalam sejarah. Di sana, Minggu waktu setempat (Senin dini hari WIB), pebalap Red Bull-Renault Sebastian Vettel muncul sebagai orang pertama yang merengkuh victory untuk melengkapi catatan kemenangan beruntunnya di angka delapan.

Ini merupakan kemenangan ke-12 Sebastian Vettel dalam satu musim. Setelah tampil sebagai pebalap tercepat dalam GP F1 AS di Circuit of Americas, Austin, Senin (18/11/2013) dini hari, kemenangan ini juga jadi yang kedelapan secara beruntun bagi pebalap Red Bull Renault Racing tersebut, atau rekor baru, melewati catatan Michael Schumacher yang meraih tujuh kemenangan beruntun.

Delapan kemenangan beruntun itu memecahkan dan mengalahkan rekor Michael Schumacher yang menang tujuh kali beruntun pada tahun 2004. Capaian Michael Schumacher itu sama dengan Alberto Ascari. Namun, Alberto Ascari membukukannya dalam dua musim pada 1952 sampai 1953.

Dengan pencapaian hebat seperti itu, Sebastian Vettel sangat layak dinobatkan sebagai legenda. Dia adalah salah seorang pebalap terhebat yang pernah ada. Sejajar dengan Michael Schumacher, Alberto Ascari, bahkan Ayrton Senna. Layak disejajarkan karena banyak rekor pembalap legendaris itu yang dipecahkan Sebastian Vettel. Dengan usia yang masih 26 tahun, rekor-rekor lain siap dia tumbangkan.

Sebastian Vettel berpeluang mempertajam rekornya itu pada balapan penutup di Brazil pekan depan. Tidak hanya mempertajam rekor sendiri, kemenangan di Brazil akan membuat Sebastian Vettel menyamai rekor kemenangan terbanyak Michael Schumacher dengan 13 kemenangan yang dibukukan pada tahun 2004. Sebastian Vettel musim ini sudah mengoleksi 12 kemenangan.

Meski sudah banyak memecahkan rekor, Sebastian Vettel menyatakan belum bosan untuk terus menuai kemenangan. Bahkan, bisa saja kemenangannya makin panjang apabila musim depan, saat Formula 1 menerapkan regulasi baru, Red Bull tetap perkasa seperti ini.

Soal apakah pemecahan rekor itu akan membuat Michael Schumacher kecewa, Sebastian Vettel menyatakan hal itu tidak akan terjadi. "Saya bertemu dengan dia beberapa pekan lalu. Saya sependapat dengan dia, bahwa kita tidak masuk mobil untuk memecahkan rekor. Ada periode yang lama setelah kita pensiun nanti. Untuk saat ini, kami akan menikmati sukses ini,” papar Sebastian Vettel.

Sebastian Vettel berjanji tidak akan "terbiasa" untuk selalu menang. Bahkan setelah menang delapan kali berturut-turut. Usai GP di Texas, Sebastian Vettel sukses mematahkan rekor idolanya Michael Schumacher.

Start dari pole position, Sebastian Vettel menjalani lomba di COTA dengan sempurna. Sejak lap pertama dia langsung memimpin. Sebastian Vettel yang memegang pole position sejak awal balapan tidak tertahankan untuk mengunci posisinya tersebut hingga garis finis. Membuat lomba "boring" lalu mengamankan kemenangan dengan cukup mudah.

Memulai balapan dari posisi terdepan, Sebastian Vettel melakukan start dengan baik dan bertahan di posisinya. Romain Grosjean juga melakukan start dengan baik dari posisi tiga, dan langsung melejit ke urutan dua, melewati Mark Webber. Sempat di tempat ketat Romain Grosjean dari Lotus-Renault, namun Sebastian Vettel menjauh pada pertengahan lomba.

Lewis Hamilton dari tempat start kelima juga loncat dua posisi, dengan melewati Nico Hulkenberg dan  Mark Webber.

Bendera kuning berkibar di awal sesi selama beberapa detik. Tak lama kemudian, Adrian Sutil mengalami kecelakaan yang mengakhiri balapannya. Kali ini tak hanya bendera kuning, untuk kali pertama safety car keluar di Austin.

Saat safety car meninggalkan lintasan pada akhir putaran keempat, para pebalap segera menambah kecepatan mobil mereka. Mark Webber yang terus menempel Lewis Hamilton akhirnya bisa naik ke posisi tiga pada lap ke-13. Sementara di depan, Sebastian Vettel dan Romain Grosjean semakin sulit dikejar pebalap lain.

Di belakang empat pebalap tersebut, Fernando Alonso masih harus berjuang untuk memperbaiki posisi. Pebalap Ferrari ini akhirnya bisa naik ke urutan lima, setelah melakukan manufer terhadap Nico Hulkenberg, pada lap 43. Kini dia mengejar Lewis Hamilton yang ada di depannya.

Di depan, Romain Grosjean menghadapi tekanan hebat dari Mark Webber. Kedua pebalap ini tertinggal 10 detik lebih dari Sebastian Vettel yang memimpin balapan. Hingga balapan genap menyelesaikan 56 putaran, Sebastian Vettel unggul sekitar enam detik lebih dari Romain Grosjean yang finis di posisi kedua. Sebastian Vettel masih bertahan di urutan pertama. Finis kedua adalah Romain Grosjean dan disusul Mark Webber dari Red Bull Racing di urutan ketiga.

Hasil Balapan:

1. Sebastian Vettel Germany Red Bull-Renault 56 lap 1hr 39m 17.148s

2. Romain Grosjean France Lotus-Renault +00m 06.2s

3. Mark Webber Australia Red Bull-Renault +00m 08.3s

4. Lewis Hamilton Britain Mercedes-Mercedes +00m 27.3s

5. Fernando Alonso Spain Ferrari-Ferrari +00m 29.5s

6. Nico Hulkenberg Germany Sauber-Ferrari +00m 30.4s

7. Sergio Perez Mexico McLaren-Mercedes +00m 46.6s

8. Valtteri Bottas Finland Williams-Renault +00m 54.5s

9. Nico Rosberg Germany Mercedes-Mercedes +00m 59.1s

10. Jenson Button Britain McLaren-Mercedes +01m 17.2s

11. Daniel Ricciardo Australia Toro Rosso-Ferrari +01m 21.0s

12. Jean-Eric Vergne France Toro Rosso-Ferrari +01m 24.5s

13. Felipe Massa Brazil Ferrari-Ferrari +01m 26.9s

14. Esteban Gutierrez Spain Sauber-Ferrari +01m 31.7s

15. Heikki Kovalainen Finand Lotus-Renault +01m 35.0s

16. Paul di Resta Britain Force India-Mercedes +01m 36.8s

17. Pastor Maldonado Venezuela Williams-Renault +1 lap

18. Jules Bianchi France Marussia-Cosworth +1 lap

19. Giedo van der Garde Holland Caterham-Renault +1 lap

20. Charles Pic France Caterham-Renault +1 lap

21. Max Chilton Britain Marussia-Cosworth +2 laps

Rtd Adrian Sutil Germany Force India-Mercedes +56 laps

Fastest lap:

Sebastian Vettel Germany Red Bull-Renault 1m 39.856s lap 54

Dengan kemenangan ini, Sebastian Vettel menduduki puncak klasemen sementara dengan nilai 372 poin. Peringkat kedua direbut pebalap Ferrari, Fernando Alonso dengan nilai 227 poin. Urutan ketiga diduduki pebalap Mercedes, Lewis Hamilton dengan koleksi nilai 187 poin. Peringkat keempat diduduki pebalap Lotus, Kimi Raikkonen dengan nilai 183 poin. Dan, posisi kelima dikuasai pebalap Red Bull Racing, Mark Webber dengan nilai 181 poin.

Usai memastikan gelar keempat juara dunia di India bulan lalu dan menjadi pebalap termuda dengan empat gelar, Sebastian Vettel sepertinya masih mampu menemukan motivasi baru. Ia masih terkesan haus kemenangan. Ini ia buktikan di "Circuit of the Americas" (17/11/13) dan dua minggu sebelumnya saat ia menyamakan rekor Michael Schumacher tahun 2004 dengan menang tujuh kali berturut-turut dalam satu musim.

"Menurut saya di saat kita tidak lagi merasa ingin menang, saatnya untuk mempertanyakan apa yang ingin dilakukan selanjutnya. Mungkin sudah waktunya untuk melakukan hal lain", ujar Sebastian Vettel. "Saya masuk ke mobil dan hanya ingin menjadi yang tercepat. Perasaan ini masih ada, sama seperti dua tahun yang lalu," sambungnya.

Sebastian Vettel merasa bahagia bisa menang pada delapan seri terakhir. Sebastian Vettel terlihat sangat bangga dengan pencapaiannya itu. “Saya hampir tidak percaya bagaimana bisa membukukan delapan kemenangan beruntun. Ini legend," kata Sebastian Vettel dalam konferensi pers di COTA. "Sejujurnya, saya tidak tahu harus berkata apa. Yang jelas, rasanya luar biasa membukukan kemenangan hebat ini di hadapan lebih dari 100 fans," lanjutnya.

Dalam GP F1 AS, Senin (18/11/2013), pebalap Ferrari asal Spanyol, Fernando Alonso mengaku sangat bangga bisa merebut posisi runner up. Fernando Alonso menyebut posisi runner up sebagai sebuah penghargaan kecil untuknya.

Fernando Alonso dipastikan tidak akan tergusur dari posisi kedua dalam klasemen sementara pebalap setelah finis kelima dalam GP F1 AS di Circuit of the Americas, Senin (18/11/2013) dini hari.

Lomba GP F1 masih menyisakan satu seri lagi yaitu GP F1 Brasil di Sirkuit Autodromo Jose Carlos Pace, Sao Paulo, Minggu (24/11/2013).

Lomba musim ini yang tinggal menyisakan satu seri yakni GP F1 Brasil membuat Fernando Alonso masih aman dari kejaran Lewis Hamilton.

“Finis di posisi lima besar merupakan hasil yang sangat positif. Satu hal lagi, saya sangat bangga dengan posisi kedua dalam klasemen pebalap. Ini adalah sebuah penghargaan kecil buat saya, sama halnya dengan menjadi orang pertama di belakang Red Bull,” ujar Fernando Alonso seusai balapan seperti dikutip ESPN F1.

Satu sisa balapan di Brasil pekan depan, bos Red Bull Christian Horner yakin timnya akan terus memburu gelar. Jika kembali menang di Sao Paulo, Sebastian Vettel akan menyamai rekor Schumacher yang menang 13 kali dalam satu musim.

"Usai balapan GP di Texas, Vettel sangat emosional. Karena ia baru saja mematahkan rekor salah satu idolanya. Dulu rekor semacam itu sepertinya tidak akan pernah terpatahkan. Ia berhasil menang setiap balapan sejak Juli. Ini luar biasa. Apalagi mengingat kualitas pesaing,” jelas Christian Horner.

Musim depan, dijamin akan ada perubahan besar pada semua mobil balap F1. Ini bisa mengancam dominasi Red Bull. Bos Red Bull Christian Horner sepakat akan pentingnya menikmati kesuksesan yang terjadi saat ini. "Di olahraga, baik Roger Federer atau Ferrari, Williams atau McLaren, ada fase di mana seorang atlet sangat dominan dan suatu saat fase itu berakhir. Saat itu terjadi, kita harus memikirkan strategi baru dan mulai berjuang lagi,” imbuhnya.

Soal musim depan, di mana akan banyak perubahan dalam regulasi khususnya mobil, Sebastian Vettel tidak mau berkoar-koar bahwa dia akan melanjutkan dominasi. "Kami tidak tahu apa yang akan terjadi nanti. Yang jelas, saya akan berjuang dengan sangat keras," tandasnya. (autosport/crashnet/espn)

See Also

Menpora Kunjungi Unesa Yang Mempunyai Fasilitas Olahraga Lengkap
Menpora Sebut Unesa Jadi Pusat Sports Science Nasional
Taekwondoin Kakak Beradik Tambah Koleksi Medali
Tim Jiti C Rajawali Sakti Tambah Pundi Medali
Bernard Gregory Susilo Rebut Medali Perak Jian Shu C Di Kejuaraan Wushu Antar Perguruan
Bernard Gregory Susilo Raih Perak Qiang Shu C Di Kejuaraan Wushu Antar Perguruan
Berawal Dari Hobi, Bernard Gregory Susilo Toreh Prestasi Cabor Wushu
The Reds Juara Piala Super Eropa 2019
Santoso Nahkodai Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kudus 2019-2024
Manny Pacquiao Rebut Gelar Dunia WBA Super Kelas Welter
All Indonesian Final Di Indonesia Terbuka 2019
Manchester United Tunjuk Ole Gunnar Solskjaer Gantikan Jose Mourinho
Manchester United Pecat Pelatih Jose Mourinho
Persija Jakarta Juara Liga 1 Tahun 2018
Maroko Menahan Spanyol 2-2
Uruguay Juara Grup A Libas Tuan Rumah Rusia 3-0
Asa Jerman Terbuka, Jerman Tundukkan Swedia 2-1
Meksiko Kirim Pulang Korea Selatan 2-1
Belgia Bantai Tunisia 5-2
Swiss Atasi Perlawanan Serbia 2-1
Nigeria Hempaskan Islandia 2-0
Brazil Pupus Harapan Kosta Rika 2-0
Ryan Giggs Jadi Direktur Akademi Sepakbola Di Vietnam
SEA Games 2017, Indonesia-Thailand Imbang 1-1
Tumbuhkan Kebersamaan, Dandim 0716/Demak Ikuti Jalan Sehat
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.997.221 Since: 05.03.13 | 0.21 sec