Ekonomi

Dana Bantuan 2,5 Miliar Euro Bagi Yunani

Tuesday, 30 Juli 2013 | View : 901

ATHENA-SBN.

Yunani segera menerima kucuran dana bantuan 2,5 miliar euro dari zona euro. “Dana itu bisa dikeluarkan setelah Yunani mengurangi jumlah pegawai negeri sehingga memenuhi syarat terakhir dari 22 persyaratan yang disodorkan oleh para kreditor,” kata Juru Bicara Komisi Eropa, Simon O’Connor akhir pekan lalu, Athena, Yunani.

“Begitu prosedur persetujuan di Yunani rampung, dana itu bisa mengucur Senin (29/7/2013) dari Fasilitas Stabilitas Keuangan Eropa (EFSF), ditambah 1,5 miliar euro dari keuntungan bank-bank sentral zona euro,” sebut Simon O’Connor.

Parlemen Jerman dijadwalkan melangsungkan pemungutan suara pada Senin (29/7/2013) untuk menyetujui kontribusi negara terhadap kucuran dana tersebut.

Yunani dijadwalkan menerima tambahan dana sebesar 500 juta euro dari EFSF dan keuntungan bank-bank sentral zona euro dari kepemilikan surat utang Yunani. Pembayarannya berlangsung pada Oktober 2013 dengan ketentuan Yunani memenuhi semua persyaratan tambahan. Yunani juga dijadwalkan menerima kucuran 1,8 miliar euro dari Dana Moneter Internasional (IMF).

Sebelumnya, dikabarkan selama ini kebanyakan pertokoan di kota-kota utama Yunani tutup pada hari Minggu, kecuali untuk pusat-pusat perbelanjaan besar, kios-kios pinggir jalan, dan sejumlah kecil apotek. Pengecualiaan ada untuk hari Minggu menjelang Natal dan selama musim belanja, tatkala aktivitas perdagangan memuncak. Mayoritas kelompok perdagangan di ibu kota Athena menginginkan kondisi seperti itu dipertahankan dan menolak membuka toko-toko pada hari Minggu guna melawan resesi dan lonjakan pengangguran.

Pemerintah Yunani sudah mengajukan Rancangan Undang-undang (RUU) kepada parlemen mengenai tujuh hari belanja Minggu dalam setahun ditambah hari-hari Minggu lain yang diputuskan oleh pemerintah daerah. “Pemerintah percaya bahwa langkah tersebut akan mendorong persaingan bebas dan sejalan dengan inisiatif Uni Eropa untuk meningkatkan usaha kecil,” bunyi RUU tersebut. Pemerintah Yunani sejak tahun 2005 berusaha meningkatkan jumlah hari kerja pada Minggu berarti upaya ini ditempuh bertahun-tahun sebelum krisis ekonomi melanda Negeri Para Dewa tersebut.

Inisiatif terbaru muncul pada saat rakyat tengah marah-marahnya akibat empat tahun langkah-langkah penghematan tanpa henti. Yunani sudah beberapa tahun terakhir mengalami resesi dan tingkat pengangguran melonjak ke level rekor 27%.

Pemangkasan anggaran menjadi syarat keluarnya dana bantuan dari Uni Eropa (UE) dan Dana Moneter Internasional (IMF) senilai total 240 miliar Euro. Kreditor internasional mendesak pemerintah Yunani untuk meliberalkan perekonomiannya. Upaya menambah hari kerja pada hari Minggu adalah bagian dari liberalisasi tersebut. (afp/bloomberg)

See Also

Pengangguran Di Amerika Serikat Menurun
Bursa Asia Ditutup Menguat
Harga Emas Berbalik Menguat Didukung Data Ekonomi AS
Dow Jones Dan S&P Melemah, Nasdaq Menguat
Merger Peugeot Dan Fiat-Chrysler Jadi Pabrikan Mobil Ke-4 Terbesar Dunia
Turunkan Angka Pengangguran, BLKK Al Mawaddah Melatih 48 Tenaga Kompeten
Ditunggu Warga, Pensertifikatan Tanah Massal Di TMMD Kalikondang
Bursa Asia Ditutup Bervariasi
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun
Bursa Asia Dan AS Menguat
Menko Maritim Sebut Bandara Kulonprogo Mulai Layani Penerbangan April 2019
Kodim 0716/Demak Buka Stand Pasar Murah
Babinsa Kodim 0716/Demak Perkuat Alsintan Dengan Diklat
Mengoptimalkan LTT Dengan Pemanfaatan Alsintan
Awas Tamu Tak Diundang Di Saat Panen Tiba
Demak Panen Raya Perdana Jagung Hibrida
Dandim 0716/Demak Jamin Demplot Kodim Kualitas Dan Produktivitasnya Panen Bagus
Generasi Muda Didorong Untuk Kreatif
Bursa Nikkei Dibuka Menguat
Menteri Perindustrian Bertemu Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss, Bahas Kerja Sama Dua Negara
Presiden Joko Widodo Terima Kunjungan Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.266.624 Since: 05.03.13 | 0.2244 sec